News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua DPRD Surabaya Dorong Bantuan Warga Tepat Sasaran, Tak Hanya Mengacu Data Desil

Ketua DPRD Kota Surabaya, H Syaifuddin Zuhri mendorong agar penyaluran bantuan kepada warga tidak hanya mengacu pada data desil.
Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB
Ketua DPRD Kota Surabaya, H Syaifuddin Zuhri.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ketua DPRD Kota Surabaya, H Syaifuddin Zuhri mendorong agar penyaluran bantuan kepada warga tidak hanya mengacu pada data desil. Menurutnya, kondisi riil masyarakat di lapangan perlu menjadi pertimbangan agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Syaifuddin mengatakan persoalan dapat muncul ketika data administratif tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi warga. Perubahan status desil, kata dia, jangan sampai membuat warga yang sebelumnya mendapatkan bantuan kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, ia menilai pemerintah daerah perlu tetap melihat kondisi faktual masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

“Maka ketika kita sudah sepakat atas kebutuhan dasar baik pendidikan, kesehatan, ini betul-betul menjadi satu perhatian khusus,” ujar Kaji Ipuk sapaan akrabnya.

Persoalan data desil menjadi perhatian di Surabaya setelah sejumlah warga mengeluhkan ketidaksesuaian status kesejahteraan mereka. Dinsos Surabaya mencatat sekitar 3.283 keluhan terkait data desil hingga awal September 2026. Pemkot Surabaya kemudian melakukan verifikasi lapangan dan mengusulkan pemutakhiran data kepada pemerintah pusat.

Syaifuddin mengatakan DPRD Surabaya juga ikut mengawal persoalan tersebut, termasuk melalui pembahasan anggaran. Ia berpandangan, warga yang berdasarkan kondisi di lapangan memang membutuhkan bantuan tetap perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Syaifuddin menyebut bantuan pendidikan tidak seharusnya dibedakan berdasarkan jenis sekolah selama penerimanya memang membutuhkan.

“Sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah agama boleh, sudah sama. Bantu saja,” katanya.

Menurut Syaifuddin, pemerintah daerah juga perlu membenahi data apabila ditemukan ketidaksesuaian antara administrasi dengan kondisi warga. Pendataan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan sistem, tetapi perlu diperkuat dengan verifikasi langsung di lapangan.

“Kalau administrasinya salah ya benerin, gitu,” ujarnya.

Ia pun mendorong pemerintah kota lebih aktif melakukan pendataan dan tidak hanya menunggu warga mengajukan keberatan atas status desil mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena pemilik regulasi kan pemerintah, saranai, jangan menunggu, jemput bola,” lanjut Syaifuddin.

Sebagai Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin mengatakan pihaknya akan mengawal temuan terkait warga yang berdasarkan kondisi di lapangan memang membutuhkan bantuan. DPRD juga mendorong pemerintah kota melibatkan perangkat kewilayahan agar data yang digunakan dalam menentukan kebijakan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalang F1 GP Spanyol 2026, Williams Telah Luncurkan Livery Spesial untuk Balapan Perdana di Sirkuit Madring

Jalang F1 GP Spanyol 2026, Williams Telah Luncurkan Livery Spesial untuk Balapan Perdana di Sirkuit Madring

Williams akan tampil berbeda pada gelaran F1 GP Spanyol 2026 akhir pekan ini di Sirkuit Madring.
Resmi! Ai Ogura Absen di MotoGP San Marino 2026

Resmi! Ai Ogura Absen di MotoGP San Marino 2026

Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura resmi absen dari seri balapan MotoGP San Marino 2026 pada akhir pekan nanti karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Saham CUAN Melejit 7,98%, Transaksi Tembus Rp731 Miliar di Tengah Rencana Akuisisi SINI

Saham CUAN Melejit 7,98%, Transaksi Tembus Rp731 Miliar di Tengah Rencana Akuisisi SINI

Saham CUAN melonjak 7,98% ke Rp1.015 dengan transaksi Rp731,29 miliar, di tengah rencana pengambilalihan Singaraja Putra atau SINI.
Prabowo Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Prabowo Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Presiden Prabowo memerintahkan TNI AL mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput letusan Gunung Anak Krakatau.
3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

Setelah tujuh tahun penantian, pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung akan kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026).
Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Pertamina Enduro VR46, resmi mengumumkan rider Ducati di WorldSBK yakni Nicolo Bulega, akan menjadi salah satu pembalap mereka di MotoGP musim depan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral