News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejar Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Kirim 32 Aparatur ke China untuk Belajar Negosiasi

Sebanyak 32 aparatur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dikirim ke RRT untuk memperkuat kemampuan negosiasi ekonomi internasional agar dapat mencapai
Jumat, 11 September 2026 - 15:57 WIB
Kejar Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Kirim 32 Aparatur ke China untuk Belajar Negosiasi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 32 aparatur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dikirim ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk memperkuat kemampuan negosiasi ekonomi internasional agar dapat mencapai ekonomi 8 persen.

Penguatan kapasitas tersebut dinilai penting karena target pembangunan nasional tidak hanya membutuhkan investasi dalam jumlah besar, tetapi juga kemampuan pemerintah mengamankan akses pasar, mempercepat hilirisasi, serta memperoleh alih teknologi melalui berbagai kesepakatan dengan mitra internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program bertajuk Seminar on Enhancing Negotiation Capacity and Skills for Indonesian Officials itu dilepas Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso bersama Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong dan Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi di Jakarta.

Pelatihan selama 14 hari tersebut merupakan kerja sama Government-to-Government (G to G) antara Kemenko Perekonomian dan Ministry of Commerce RRT (MOFCOM), yang diselenggarakan Academy for International Business Officials (AIBO). Program ini menjadi bagian dari hibah bantuan teknis dan pengembangan kapasitas dari Pemerintah RRT.

Susiwijono menegaskan, kemampuan aparatur untuk keluar dari pola kerja rutin menjadi salah satu kunci agar koordinasi kebijakan ekonomi dapat menghasilkan terobosan konkret.

“Pelatihan ini kami siapkan agar para pegawai terbiasa berpikir non-business as usual, sehingga mampu menciptakan terobosan-terobosan untuk mempercepat program Pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkap Sesmenko Susiwijono, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).

Kemampuan tersebut akan berhadapan langsung dengan kepentingan ekonomi Indonesia di meja perundingan. Mulai dari penyusunan posisi runding, negosiasi perjanjian kerja sama ekonomi internasional, hingga memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi dalam setiap kesepakatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang dan investasi terbesar Indonesia. Dengan agenda kerja sama yang mencakup perdagangan, investasi, hilirisasi, transisi energi, hingga teknologi, kualitas negosiator pemerintah akan ikut menentukan seberapa besar manfaat ekonomi yang dapat dikunci Indonesia dalam setiap kesepakatan.

Susiwijono menilai negosiasi dengan Tiongkok juga tidak dapat dipahami hanya sebagai kemampuan teknis untuk mencapai kesepakatan. Ada aspek budaya, sejarah, dan pola komunikasi yang perlu dipahami oleh para aparatur yang terlibat dalam perundingan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja

Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya kesadaran geopolitik generasi muda untuk menghadapi perubahan global dan memperkuat ketahanan nasional.
Gojek Siap Patuhi Perpres Ojol, Dukung Kesejahteraan Mitra dan Ekosistem

Gojek Siap Patuhi Perpres Ojol, Dukung Kesejahteraan Mitra dan Ekosistem

Gojek siap mematuhi Perpres Ojol dengan komisi 8% dan menunggu aturan turunan. Simak komitmen Gojek mendukung kesejahteraan mitra driver dan ekosistem digital.
John Herdman Ungkap Unik Cara Latihan Adu Penalti Timnas Indonesia, Sudah Dibantu Suporter Sejak Awal

John Herdman Ungkap Unik Cara Latihan Adu Penalti Timnas Indonesia, Sudah Dibantu Suporter Sejak Awal

Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menyingkirkan Thailand lewat adu penalti. 
Di Hadapan Publik Korea, Megawati Hangestri Akhirnya Bicara soal Keputusannya Tinggalkan Red Sparks

Di Hadapan Publik Korea, Megawati Hangestri Akhirnya Bicara soal Keputusannya Tinggalkan Red Sparks

Megawati Hangestri akhirnya buka suara terkait keputusannya meninggalkan Red Sparks dan memilih bergabung dengan Hyundai Hillstate. Simak selengkapnya.
Tak Mau Muluk-muluk! Usai Max Verstappen Raih Kemenangan Pertama, Bos Red Bull Hanya Incar Podium di Sisa F1 2026

Tak Mau Muluk-muluk! Usai Max Verstappen Raih Kemenangan Pertama, Bos Red Bull Hanya Incar Podium di Sisa F1 2026

Max Verstappen akhirnya memberikan kemenangan pertama bagi Red Bull setelah menjadi yang tercepat di F1 GP Bahrain 2026 akhir pekan kemarin.
Intip Sumber Kekayaan Jennifer Coppen: Punya Bisnis Skincare, Kuliner hingga Studio Kreatif

Intip Sumber Kekayaan Jennifer Coppen: Punya Bisnis Skincare, Kuliner hingga Studio Kreatif

Jennifer Coppen punya banyak sumber kekayaan, mulai dari bisnis skincare Jennskin, kuliner Chewys Cafe, studio kreatif, endorsement, hingga dunia hiburan.

Trending

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

John Herdman memastikan telah menargetkan dua pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2026. 
Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Ole Romeny mendapatkan penghargaan dari game sepak bola ternama seiring dengan keberhasilan Timnas Indonesia menjadi juara. Dalam daftar tersebut, ada pula bintang sepak bola Inggris, Jude Bellingham.
Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor travel di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ditutup oleh sekelompok orang akibat diduga memiliki utang puluhan miliar. Kuasa hukum mengungkapkan kantor tersebut ditutup sejak Sabtu (3/10/2026) akibat permasalahan utang-piutang antara kliennya dengan sepupunya.
Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny menjelaskan target ambisius Timnas Indonesia kepada media Belanda. Hal ini disampaikan setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral