News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Pemerintah Didesak Beri Jaminan Keamanan

Insiden penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memicu reaksi keras dari Koordinator Nasional (Kornas) Kawan Indonesia, Arief Darmawan. 
Jumat, 11 September 2026 - 19:23 WIB
Koordinator Nasional (Kornas) Kawan Indonesia, Arief Darmawan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memicu reaksi keras dari Koordinator Nasional (Kornas) Kawan Indonesia, Arief Darmawan. 

Selain mengutuk tindakan tersebut, Arief juga menyoroti kebisuan berbagai lembaga pegiat hak asasi manusia (HAM) dalam merespons tragedi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden berdarah ini berlangsung pada Rabu (9/9) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. 

Tercatat tiga orang meregang nyawa akibat kejadian tersebut, yaitu Kepala Bidang Peternakan berinisial AR (49), seorang dokter hewan berinisial AAM (35), serta WB (24) yang merupakan pegawai Dinas Pertanian setempat. 

Dua dari korban menghembuskan napas terakhir di lokasi, sedangkan satu lainnya wafat setelah sempat dilarikan ke RSUD Wamena.

Menurut Arief, pembunuhan terhadap abdi negara yang sedang turun ke lapangan demi melayani warga adalah perbuatan yang sangat keji.

"Ini kebiadaban yang tidak bisa ditoleransi lagi. Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya ditembak mati ketika sedang menjalankan tugas untuk masyarakat. Mereka datang untuk melayani, membantu masyarakat, dan menjalankan program pemerintah, bukan untuk berkonflik dengan siapa pun," kata Arief dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Tragedi ini dirasa sangat memilukan mengingat para korban sedang menjalankan tugas pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat pedalaman.

"Ini ironi yang sangat menyedihkan. Orang yang bekerja untuk menyediakan pangan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran kekerasan bersenjata," ujarnya.

Atas dasar itu, Arief mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada pemakluman terhadap tindak kekerasan terhadap pelayan publik.

"Pelakunya harus dikejar dan diproses secara hukum. Jangan sampai masyarakat mendapatkan pesan bahwa siapa pun yang bekerja melayani rakyat di Papua bisa menjadi sasaran penembakan tanpa ada konsekuensi," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Arief menyampaikan kekecewaannya terhadap kelompok masyarakat sipil dan instansi terkait yang seolah tutup mata terhadap insiden ini.

"Pertanyaan saya, ke mana suara Kementerian HAM, Komnas HAM, lembaga-lembaga bantuan hukum, dan koalisi masyarakat sipil? Tiga orang dibunuh ketika sedang bekerja untuk masyarakat. Ke mana mereka semua?" kata Arief.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Balsa Sekulic Punya Memori Manis Lawan Persija, Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK Bersama Persib

Balsa Sekulic Punya Memori Manis Lawan Persija, Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK Bersama Persib

Balsa Sekulic punya kenangan manis saat Persib mengalahkan Persija di Piala Presiden 2026. Kini striker Montenegro itu kembali mengincar gol di SUGBK.
Proyek Lebih Menjanjikan di Como Jadi Alasan Wonderkid Italia Tolak Gabung AC Milan dan Pilih Klub Milik Pengusaha Indonesia

Proyek Lebih Menjanjikan di Como Jadi Alasan Wonderkid Italia Tolak Gabung AC Milan dan Pilih Klub Milik Pengusaha Indonesia

Mattia Liberali sempat berada dalam radar AC Milan untuk kembali ke San Siro. Namun, gelandang muda Italia itu akhirnya memilih melanjutkan karier bersama Como.
Viral! Guru Pria Gunakan Gincu Saat Mengajar, Sosok Yasin Jadi Sorotan Karena Tampil Kemayu

Viral! Guru Pria Gunakan Gincu Saat Mengajar, Sosok Yasin Jadi Sorotan Karena Tampil Kemayu

Guru pria bernama Yasin viral setelah video dirinya menggunakan makeup dan lip serum saat mengajar menuai pro kontra. Ia kemudian memberikan klarifikasi
Proyek Masa Depan AC Milan, Transfer David Odogu Jadi Awal Perburuan Talenta Muda Rossoneri dari Klub Prancis

Proyek Masa Depan AC Milan, Transfer David Odogu Jadi Awal Perburuan Talenta Muda Rossoneri dari Klub Prancis

AC Milan buka jalur kerja sama dengan Toulouse setelah transfer David Odogu. Bek muda tersebut menjadi pemain pertama yang berpindah langsung musim panas ini.
Proyek Masa Depan AC Milan, Transfer David Odogu Jadi Awal Perburuan Talenta Muda Rossoneri dari Klub Prancis

Proyek Masa Depan AC Milan, Transfer David Odogu Jadi Awal Perburuan Talenta Muda Rossoneri dari Klub Prancis

AC Milan buka jalur kerja sama dengan Toulouse setelah transfer David Odogu. Bek muda tersebut menjadi pemain pertama yang berpindah langsung musim panas ini.
Kronologi Lengkap dari Polisi soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin, Barang Bukti Masih Menunggu Hasil Labfor

Kronologi Lengkap dari Polisi soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin, Barang Bukti Masih Menunggu Hasil Labfor

Sempat heboh kabar kepergian, seorang pria yang aktif bermedia sosial dan dermawan bernama Fajar Sahrudin. Kepolisian beri keterangan lengkap.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Jelang Duel Panas Kontra Persib di GBK, Persija Punya Permintaan Khusus Buat The Jakmania

Jelang Duel Panas Kontra Persib di GBK, Persija Punya Permintaan Khusus Buat The Jakmania

Kerim Memija meminta Jakmania memberikan dukungan penuh saat Persija menjamu Persib di GBK. Shin Tae-yong juga berharap suporter menjaga atmosfer laga.
Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Selengkapnya

Viral