Viral! Guru Pria Gunakan Gincu Saat Mengajar, Sosok Yasin Jadi Sorotan Karena Tampil Kemayu
- Tangkapan layar Instagram ntv
Viral Disebut Gunakan Gincu, Yasin Beri Penjelasan
Ramainya perbincangan membuat Yasin akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @y.sin_9 pada Jumat, 11 September 2026.
Dalam pernyataannya, Yasin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atau tersinggung dengan video yang ia bagikan.
"Saya, ingin menyampaikan klarifikasi, dan permohonan maaf, kepada semua pihak yang merasa kurang nyaman atau tersinggung dengan video yang saya bagikan," ucapnya.
Ia menyadari bahwa statusnya sebagai guru membuat setiap konten yang diunggah ke media sosial dapat menjadi perhatian publik.
"Saya, menyadari sepenuhnya sebagai seorang guru, setiap hal yang saya tampilkan di media sosial, dapat menjadi perhatian. Dan juga dapat menimbulkan berbagai penilaian. Untuk itu, saya menerima kritikan dan masukan yang disampaikan kepada saya," imbuhnya.
Yasin juga meluruskan anggapan mengenai makeup yang digunakannya dalam video tersebut. Menurut dia, riasan itu hanya digunakan untuk menunjang penampilan ketika berada di depan kamera.
"Terkait penampilan saya dalam video tersebut, make up yang saya gunakan pada dasarnya hanyalah make up sederhana untuk menunjang penampilan agar wajah tidak terlihat pucat saat di depan kamera," katanya.
Ia juga membantah menggunakan gincu atau lipstik seperti yang ramai disebut warganet.
"Dan saya di situ tidak memakai gincu. Saya hanya memakai lip serum salah satu brand. Tidak ada maksud untuk merendahkan ataupun mengajak siapapun untuk meniru apa yang saya lakukan," imbuhnya.
Tegaskan Tetap Mengarahkan Siswa Sesuai Aturan Sekolah
Selain menjelaskan soal makeup, Yasin menegaskan bahwa penampilannya dalam video tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan profesi guru ataupun memberikan contoh yang buruk kepada peserta didik.
Ia mengatakan, selama menjalankan kegiatan belajar-mengajar, dirinya tetap mengarahkan siswa untuk berpenampilan dan berperilaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sekolah.
Kasus ini kemudian menjadi perbincangan bukan hanya karena penggunaan makeup oleh seorang guru pria, tetapi juga karena memperlihatkan bagaimana konten media sosial dapat dengan cepat mengubah penampilan seseorang menjadi bahan perdebatan publik.
Load more