News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inter Milan Punya Masalah di Liga Champions, Legenda Italia Sebut Nico Paz Bisa Jadi Jawaban atas Kekurangan Nerazzurri

Inter Milan mendapat sorotan setelah kalah dari Real Madrid di Liga Champions. Legenda Italia, Beppe Bergomi, menilai Nerazzurri memiliki celah untuk diperkuat.
Jumat, 11 September 2026 - 20:24 WIB
Bintang Como FC, Nico Paz
Sumber :
  • comofootball.com

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan kembali mendapat sorotan setelah kalah dari Real Madrid di Liga Champions. Legenda Italia, Beppe Bergomi, menilai Nerazzurri masih memiliki celah untuk diperkuat.

Menurut Bergomi, Inter kini mencoba memainkan sepak bola yang lebih berani di level Eropa. Namun, pendekatan tersebut juga membuat permainan tim asuhan Cristian Chivu memiliki risiko besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keyakinan saya tentang Inter masih sama. Mereka sedang berusaha mengambil langkah maju dengan memainkan sepak bola yang sangat berisiko di Eropa," ujar Bergomi kepada Sky Sport.

Bergomi melihat Inter tidak cocok menerapkan permainan bertahan seperti Real Madrid. Nerazzurri dinilai tidak memiliki cukup pemain cepat di lini depan untuk mengandalkan serangan balik.

"Inter tidak bisa bermain dengan blok rendah seperti Real Madrid lalu melakukan serangan balik cepat. Mereka tidak memiliki pemain depan yang cukup cepat untuk melakukan itu," katanya.

Karena itu, Inter harus berani mengambil risiko ketika membangun serangan dari belakang. Banyak pemain harus naik melewati garis bola sehingga lini pertahanan kerap menghadapi situasi satu lawan satu.

"Inter harus mengambil risiko dalam membangun serangan dan membawa banyak pemain melewati garis bola. Di belakang, mereka harus menghadapi situasi satu lawan satu," jelas Bergomi.

Kondisi tersebut menjadi tantangan ketika Inter berhadapan dengan tim elite Eropa. Kesalahan kecil dalam skema permainan bisa langsung dihukum oleh lawan yang memiliki kualitas individu tinggi.

Bergomi kemudian menyoroti kebutuhan Inter terhadap sosok nomor 10. Menurutnya, klub tersebut sebenarnya sudah lama mencari pemain dengan karakter seperti Nico Paz.

"Dalam beberapa tahun terakhir, klub selalu mencoba mencari pemain nomor 10 seperti Nico Paz. Musim panas ini mereka juga berusaha mendapatkannya," ungkap Bergomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Nico Paz akhirnya memilih bergabung dengan Como. Pemain tersebut kini tampil impresif bersama klub yang dimiliki pengusaha Indonesia.

Bergomi menilai keberadaan pemain kreatif saja belum cukup untuk membuat Inter lebih kuat. Lini tengah juga membutuhkan sosok dengan karakter berbeda dan kemampuan fisik yang lebih kokoh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
Selengkapnya

Viral