News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual

Viral, seorang biksu senior Thailand ditangkap atas dugaan penggelapan dana kuil lebih dari Rp49 miliar. Kasus ini juga menyeret seorang perempuan dan
Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WIB
Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

tvOnenews.com - Skandal yang melibatkan seorang biksu senior viral di sosial media dan mengguncang Thailand. Sosok yang sebelumnya dipercaya memimpin sebuah kuil bersejarah kini menjadi tersangka dalam perkara dugaan penggelapan dana yang nilainya mencapai lebih dari 92 juta baht atau sekitar Rp49 miliar. 

Kasus tersebut langsung menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan dana keagamaan dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan semakin menjadi sorotan setelah penyelidikan kepolisian turut menemukan bukti yang berkaitan dengan hubungan pribadi sang biksu dengan seorang perempuan. Rekaman CCTV yang disebut menjadi bagian dari barang bukti kemudian beredar luas di media Thailand dan memperbesar kontroversi di tengah masyarakat.

Di balik pemberitaan mengenai skandal tersebut, terdapat persoalan yang jauh lebih besar, yakni dugaan penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan kuil. Polisi kini menelusuri aliran uang, aset yang telah disita, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Biksu Senior Ditangkap di Kuil Bersejarah

Polisi Thailand menangkap Phra Wachirayan Wi, 66 tahun, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala biara Wat Phutthaisawan di Ayutthaya, pada Kamis, 10 September 2026. Kuil tersebut merupakan biara kerajaan yang memiliki sejarah panjang sejak abad ke-14.

Penangkapan dilakukan berdasarkan surat perintah pengadilan yang diterbitkan pada 8 September. Ia menghadapi sejumlah tuduhan, termasuk dugaan penggelapan, penyalahgunaan kewenangan dan pencucian uang. 

Melansir dari Khaosod, seorang perempuan berusia 47 tahun yang disebut sebagai orang dekatnya juga ditangkap karena diduga membantu mengalihkan atau menyembunyikan dana tersebut.

Menurut laporan kepolisian, penyelidikan bermula setelah adanya laporan anonim mengenai dugaan pelanggaran hukum dan penyalahgunaan dana kuil. Penyelidikan kemudian menemukan adanya transaksi yang tidak masuk ke rekening resmi kuil.

Kasus ini juga berujung pada pelepasan jubah kebhikkhuan. Thai PBS melaporkan bahwa Phra Wachirayan kemudian menjalani proses pelepasan status sebagai biksu sebelum dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dana Renovasi dan Penjualan Benda Sakral Dipertanyakan

Salah satu temuan utama penyidik berkaitan dengan dua aliran dana. Polisi menyebut sekitar 89 juta baht berasal dari sumbangan yang diperuntukkan bagi renovasi kuil, sementara sekitar 2,8 juta baht lainnya berkaitan dengan pembayaran jimat Buddha dan benda-benda sakral.

Totalnya mencapai lebih dari 92 juta baht. Menurut kepala penyidik Pattanasak Bupphasuwan, dana tersebut tidak tercatat masuk ke rekening kuil.

"Uang dari kedua aliran dana tersebut tidak masuk ke rekening kuil -- tidak satu Baht pun," ucap Pattanasak.

Polisi juga menyita aset yang nilainya jauh lebih besar dari dugaan dana yang dialihkan. Aset tersebut mencakup uang tunai, emas batangan dan perhiasan, serta 28 sertifikat tanah. Nilai keseluruhan aset yang disita disebut mencapai sekitar 215 juta baht. 

Polisi masih memeriksa aset mana yang merupakan milik pribadi dan mana yang berkaitan dengan kepemilikan kuil.

Penyidik juga memperluas penelusuran terhadap rekening, individu, dan aset lain yang diduga berkaitan dengan aliran dana tersebut. Dengan demikian, jumlah kerugian maupun pihak yang terlibat masih dapat berubah seiring proses penyidikan.

Rekaman CCTV Ikut Memicu Kontroversi

Selain dugaan penggelapan dana, kasus ini menjadi perhatian luas karena adanya rekaman CCTV dari tempat tinggal sang biksu yang memperlihatkan hubungan intim dengan perempuan yang disebut sebagai orang dekatnya. Rekaman tersebut kemudian beredar di berbagai media Thailand.

Persoalan ini menjadi serius karena biksu Buddha terikat aturan kehidupan monastik, termasuk kewajiban menjalani kehidupan selibat dan melepaskan keterikatan terhadap kepemilikan duniawi.

Wat Phutthaisawan sendiri bukan kuil biasa. Biara kerajaan tersebut memiliki banyak pengikut dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah, pebisnis, serta personel kepolisian dan militer. 

Phra Wachirayan juga dikenal karena kemampuannya membuat jimat Buddha. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul bahkan disebut sebagai salah satu orang yang mengenakan jimat buatannya.

Kasus tersebut kini berkembang dari persoalan individu menjadi pertanyaan mengenai pengawasan pengelolaan dana di lingkungan kuil. Kepolisian masih menelusuri asal-usul aset dan aliran uang, sementara otoritas keagamaan berupaya memulihkan kepercayaan terhadap institusi yang terdampak.

Dengan proses hukum yang masih berlangsung, seluruh dugaan terhadap pihak-pihak yang ditangkap tetap harus dipandang sebagai bagian dari penyidikan sampai ada keputusan pengadilan. 

Namun, besarnya dana yang dipersoalkan, jumlah aset yang disita, serta keterlibatan seorang perempuan membuat kasus ini menjadi salah satu skandal keagamaan yang kembali memunculkan tuntutan terhadap transparansi dan pengawasan keuangan kuil di Thailand. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil DIY, Gandung Pardiman meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Selasa (27/10/2026) pagi hari.
Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata hal inilah yang membuat keluarga korban percaya bahwa ibu dan anak di Madiun menghilang, bukan dibunuh. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan terduga pelaku, yakni DBM ternyata ikut membuat laporan.
Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Lamine Yamal mendapatkan ejekan dari Thierry Henry setelah mendapatkan Kopa Trophy 2026. Itu menjadi gelar ketiganya di kategori ini dalam kariernya.
Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan 48.969 jemaah umrah Indonesia masih beribadah secara khusyuk di tengah perang Arab Saudi dan Houthi Yaman.
Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Sebelum diamankan kepolisian, pelaku pembunuhan terhadap istri dan anak di Madiun, Jawa Timur ternyata sempat dampingi keluarga korban buat laporan orang hilang

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral