Usai Dicopot dari Menkeu, Purbaya Lempar Pesan Misterius: Udah Siap Belum?
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
tvOnenews.com - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perhatian publik setelah secara mendadak dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Suahasil Nazara dalam reshuffle kabinet pada Senin (14/9/2026).
Pergantian tersebut memunculkan beragam pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, sebelum kabar reshuffle mencuat, Purbaya masih menjalankan agenda resmi bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
Dalam rapat tersebut, Purbaya sempat menyampaikan sejumlah pesan kepada pemerintah daerah (Pemda), khususnya mengenai pengelolaan dan pemanfaatan dana daerah yang tersimpan di perbankan.
- istimewa
Purbaya meminta pemerintah daerah tidak terlalu banyak menyimpan dana di bank. Menurutnya, dana yang terlalu besar mengendap di perbankan berpotensi membuat dampak ekonomi dari anggaran daerah tidak dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
“Tapi tolong dipesankan ke daerah, jangan kebanyakan menaruh uang di bank karena dampak ke ekonominya menjadi tidak terlalu terasa,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI di Jakarta, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, anggaran daerah seharusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga setiap rupiah yang disalurkan mampu memberikan efek nyata terhadap aktivitas perekonomian.
"Optimalkan uangnya. Setiap rupiah yang kita salurkan ke daerah dampaknya optimal ke perekonomian," pesan dia.
Purbaya juga menyebut kondisi keuangan pemerintah daerah hingga 31 Agustus 2026 relatif baik. Namun, pada saat itu masih terdapat dana pemerintah daerah yang tersimpan di perbankan dengan nilai mencapai Rp195,2 triliun.
Purbaya Diganti Secara Mendadak
Kabar mengenai pergantian Purbaya sebagai Menteri Keuangan sebelumnya beredar di media sosial. Tak lama berselang, pemerintah mengumumkan Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya.
Reshuffle tersebut berlangsung secara tiba-tiba pada Senin siang (14/9/2026). Purbaya bahkan masih mengikuti rapat kerja bersama DPD RI sebelum kemudian mendapat panggilan telepon terkait perubahan posisinya.
Setelah itu, Suahasil resmi ditetapkan sebagai Menteri Keuangan dan menjalani agenda di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan merupakan salah satu pejabat yang pernah bekerja di bawah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
- antara
Selain dikenal sebagai ekonom dan akademisi, Suahasil dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Dalam posisi tersebut, Suahasil membantu Menteri Keuangan dalam menjalankan berbagai tugas di Kementerian Keuangan.
Kini, ia mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi Menteri Keuangan dan menggantikan Purbaya yang baru sekitar satu tahun menjabat sebagai Menkeu.
Unggahan TikTok Purbaya Jadi Sorotan
Setelah terkena reshuffle, Purbaya kembali menjadi perbincangan di media sosial. Salah satu yang menarik perhatian adalah unggahan TikTok miliknya dengan caption “udah siap belum?”
Unggahan tersebut langsung memancing rasa penasaran warganet. Sejumlah pengguna media sosial bahkan meninggalkan komentar yang menanyakan maksud pesan Purbaya.
"Mau ngasih kejutan apani pak," komen netizen.
Purbaya kemudian merespons komentar tersebut dengan singkat.
"he he he"
Komentar lain turut mengaitkan Purbaya dengan kemungkinan melakukan perubahan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
"Gua yakin bgt dia mau ngacak" bea cukai," komen netizen.
- Tangkapan layar TikTok Purbaya
Di tengah ramainya kabar pergantian tersebut, sejumlah warganet juga memberikan apresiasi terhadap perjalanan Purbaya selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
Salah satu pesan yang ditujukan kepada Purbaya berbunyi:
"Jabatan boleh berakhir, tetapi dedikasi dan jejak pengabdian tidak akan pernah hilang. Semoga setiap langkah dan pengabdian yang telah diberikan untuk negeri menjadi bagian dari perjalanan menuju karya-karya besar berikutnya.
Sehat selalu, Mas Purbaya. Tetap rendah hati, tetap mengabdi, dan terus memberi manfaat untuk Indonesia." (klw/ind)
Load more