Himpun 65 Juta Pelaku Usaha, Pengurus Pusat APKLI Merah Putih 2026-2031 Segera Dikukuhkan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Usaha Kecil, Mikro dan Pedagang Kaki Lima Indonesia atau APKLI Merah Putih dijadwalkan akan melaksanakan pelantikan pengurus pusat periode 2026-2031 pada 17 Oktober 2026 mendatang di Jakarta.
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) VI yang telah sukses diselenggarakan pada akhir Agustus lalu di Asrama Haji Jakarta Timur.
Acara pengukuhan ini diprediksi akan menjadi momentum besar karena menghadirkan ribuan pengurus dari tingkat wilayah hingga cabang yang tersebar di seluruh pelosok tanah air, mulai dari Sabang sampai Merauke, guna mewakili kepentingan 65,4 juta lebih anggota pedagang kaki lima dan pelaku UKM.
Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Panitia Pelantikan APKLI, Saiful Chaniago, memberikan penekanan bahwa agenda ini memiliki nilai yang lebih mendalam daripada sekadar perayaan organisasi.
Ia menyatakan bahwa pelantikan ini adalah langkah nyata dalam melakukan konsolidasi revolusioner pada infrastruktur organisasi demi memperkokoh fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.
“APKLI Merah Putih kini bukan hanya pedagang kaki lima. Kami menghimpun seluruh kekuatan ekonomi rakyat di sektor hulu - petani, nelayan, peternak, home industry, industri rumah tangga, warung kelontong, pasar rakyat, pasar malam, bazar. Inilah kekuatan 65,4 juta UMKM dan 16 juta pasar rakyat yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia," tegas Saiful Chaniago.
Pelantikan kali ini mengusung tema besar yang selaras dengan visi pemerintah, yakni "APKLI Merah Putih Bersama Usaha Kecil Menengah dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8% Presiden Prabowo Subianto".
Melalui semangat tersebut, APKLI Merah Putih telah menyiapkan serangkaian agenda strategis yang akan langsung dilaksanakan setelah prosesi pelantikan usai.
Salah satu fokus utamanya adalah melakukan konsolidasi kelembagaan secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat hingga ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Selain penguatan internal, organisasi ini berkomitmen penuh untuk mengawal lima program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program-program tersebut mencakup penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), inisiasi Sekolah Rakyat, hingga penyediaan 3 juta rumah bagi rakyat.
Upaya ini akan diperkuat dengan pembentukan Tim Percepatan Badan Perekonomian UMKM RI, penyediaan Modal Usaha Produktif dan Pendampingan (MUPP), serta pendirian Yayasan Dana Sosial PKL UKM Indonesia dan pusat grosir nusantara.
Dalam visi jangka panjangnya, APKLI Merah Putih juga menargetkan pembangunan Big Data PKL-UKM Indonesia yang diharapkan dapat rampung pada semester pertama tahun 2028.
Langkah digitalisasi ini akan dibarengi dengan sinergi intensif bersama berbagai lembaga seperti Koperasi Merah Putih, Danantara, serta dukungan terhadap kebijakan hilirisasi nasional melalui Gerakan Revolusi Pasar Rakyat Indonesia (GERPAS RI).
Saiful Chaniago juga menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) RI demi mendongkrak pendapatan negara dan mewujudkan kedaulatan ekonomi.
"Kami yakin, dengan kerja kolaboratif, base time strategy and management, ekonomi tumbuh 8% Presiden Prabowo Subianto pasti terwujud. APKLI Merah Putih siap menjadi adrenalin baru ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045 dan puncak bonus demografi 2030," pungkasnya. (dpi)
Load more