News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PAM JAYA Lakukan Mitigasi Adaptif Guna Menjaga Keberlangsungan Layanan Air

PAM JAYA memastikan stabilitas distribusi air bersih bagi pelanggan tetap aman dan terkendali. 
Jumat, 18 September 2026 - 16:43 WIB
PAM JAYA Lakukan Mitigasi Adaptif Guna Menjaga Keberlangsungan Layanan Air.
Sumber :
  • PAM Jaya

Jakarta, tvOnenews.com - PAM JAYA memastikan stabilitas distribusi air bersih bagi pelanggan tetap aman dan terkendali. 

Memanfaatkan keunggulan jaringan yang terintegrasi, BUMD penyedia air minum ini sigap melakukan penyesuaian pola operasional saat terjadi fluktuasi pada sumber air baku, salah satunya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai bentuk langkah mitigasi, PAM JAYA mengalihkan (merealokasi) suplai dari sistem pengolahan lainnya agar keberlangsungan layanan air bagi masyarakat tetap terjamin tanpa kendala berarti.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami kepada pelanggan PAM JAYA bahwa kami tetap memberikan value yang positif terkait kondisi ini,” kata Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, dalam konferensi pers Peningkatan Pelayanan Pelanggan PAM JAYA di kantor PAM JAYA, Jakarta, Jumat (18/9).

IPA Hutan Kota dikelola oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP). Keterlibatan JUP dalam pengelolaan IPA Hutan Kota telah berlangsung sejak pembangunan dan pengoperasian instalasi tersebut, saat PAM JAYA masih bekerja sama dengan PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) dan PT Aetra Air Jakarta (AETRA). 

Dalam skema penyediaan air minum curah tersebut, JUP berperan dalam mengelola dan memproduksi air hasil pengolahan di IPA Hutan Kota, sementara PAM JAYA berperan sebagai offtaker yang membeli air hasil pengolahan tersebut untuk selanjutnya disalurkan kepada pelanggan.

Sumber air baku IPA Hutan Kota berasal dari Kali Angke. Dalam kondisi saat ini, debit Kali Angke mengalami penurunan. Rendahnya muka air sungai menyebabkan intrusi air laut yang memengaruhi kondisi air baku untuk pengolahan di IPA Hutan Kota.

Melihat kondisi yang dapat memengaruhi kualitas air untuk pelanggan, PAM JAYA meminta PT JUP untuk menghentikan operasi sejak 15 September 2026. 

“Karena dalam kurun waktu 1-2 minggu ke belakang, kandungan Total Dissolved Solids (TDS) naik mencapai 10.000 ppm, sementara berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, batas TDS air bersih berkualitas sebesar 300 ppm, sehingga kami minta JUP untuk stop operasi,” kata Direktur Teknik PAM JAYA, Akhmad Santika dalam kesempatan yang sama.

Untuk mengantisipasi dampak dari penghentian operasi IPA Hutan Kota, PAM JAYA melakukan realokasi suplai dari instalasi dan sumber air lainnya sebagai bagian dari pengelolaan sistem secara adaptif. 

Realokasi suplai dilakukan untuk menjaga keseimbangan sistem distribusi sekaligus mengoptimalkan kapasitas air baku yang tersedia. 

Langkah ini merupakan bentuk respons PAM JAYA untuk menjaga ketersediaan air untuk pelanggan.

Sebagai konsekuensi dari proses realokasi dan penyesuaian pola operasi tersebut, sejumlah area terdampak akan mengalami penyesuaian layanan air sementara selama proses mitigasi berlangsung. Realokasi berlangsung maksimal 2x24 jam terhitung sejak 18 September 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak, PAM JAYA memberikan kompensasi sesuai Surat Keputusan Direksi PAM JAYA Nomor 264 Tahun 2026 tentang Pemberian Kompensasi kepada Pelanggan atas Gangguan Pelayanan PAM JAYA.

Kompensasi diberikan kepada pelanggan reguler pada kelas pelanggan 2A1 (Rumah Tangga Sangat Sederhana) dan 2A2 (Rumah Tangga Sederhana) yang berada di area terdampak. 

Besaran kompensasi ditetapkan sebesar 10% dari nilai tagihan, dengan minimum Rp 10.000 dan maksimum Rp 50.000. 

Kompensasi diberikan dalam bentuk potongan tagihan dan diperhitungkan secara otomatis pada tagihan bulan berikutnya. 

Total kompensasi yang diberikan mencapai Rp 555 juta kepada 44.872 pelanggan di 10 kelurahan di Jakarta.

Selain itu, untuk membantu memenuhi kebutuhan air di area terdampak yang terdiri dari 10 kelurahan yaitu Kapuk Muara, Kamal Muara, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Rawa Buaya, Kalideres, Pegadungan, Tegal Alur, Duri Kosambi, dan Kamal, PAM JAYA menyediakan sebanyak 72 mobil tangki air disiapkan secara gratis. 

“Bagi yang juga membutuhkan dapat menghubungi 1500223 selama 24 jam,” kata VP Commercial dan Marketing Strategy PAM JAYA, Irene Putri.

Sementara itu, PAM JAYA memastikan ketersediaan suplai air secara keseluruhan tetap aman, dengan sebagian besar pasokan air baku bersumber dari Waduk Jatiluhur. 

Usai konferensi pers, PAM JAYA juga mengajak wartawan untuk melihat secara langsung Integrated Command Centre untuk melihat kondisi suplai air di Jakarta. 

“Kita bisa lihat secara real time berapa jumlah air yang kami distribusikan air ke seluruh DKI Jakarta. Jadi Insyaa Allah ya teman-teman semua, kondisi yang lain Insya Allah aman,” kata Santika.

PAM JAYA juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam upaya rekayasa cuaca untuk mendukung peningkatan ketersediaan air baku. 

Penyesuaian pola operasi dan distribusi akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga keberlangsungan layanan air minum kepada masyarakat. (dpi)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Tragis Manchester United, Terperosok ke Zona Degradasi untuk Pertama Kalinya sejak 1986

Nasib Tragis Manchester United, Terperosok ke Zona Degradasi untuk Pertama Kalinya sejak 1986

Manchester United catatkan sejarah kelam usai terperosok ke zona degradasi Liga Inggris 2026/2027. Situasi tersebut menjadi catatan memalukan bagi Setan Merah.
Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Pria Serang Jemaah yang Sedang Salat di Masjid Jakarta Timur, Tiga Orang Alami Luka-luka

Pria Serang Jemaah yang Sedang Salat di Masjid Jakarta Timur, Tiga Orang Alami Luka-luka

Sejumlah jemaah mengalami luka-luka usai diduga diserang orang tak dikenal (OTK), saat tengah melakukan salat di Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Minggu (8/11).
5 Fakta Kasus Cucu Dibakar Nenek di Depok hingga Meninggal, Korban Alami Luka Bakar 80 Persen

5 Fakta Kasus Cucu Dibakar Nenek di Depok hingga Meninggal, Korban Alami Luka Bakar 80 Persen

Kasus kekerasan terhadap remaja perempuan berinisial LAA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat, berakhir tragis. Korban akhirnya meninggal dunia
Byeon Woo-seok Sukses Gelar Fanmeeting di Jakarta

Byeon Woo-seok Sukses Gelar Fanmeeting di Jakarta

Byeon Woo-seok mengobati kerinduan penggemat melalui fanmeeting bertajuk "2026 ByeonWooSeok Asia Fanmeeting Tour The Secret Library" di Beach City International Stadium, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Permata AC Milan Bikin Sensasi, Alphadjo Cisse Resmi Dipanggil Timnas Senior Italia usai Bersinar Bersama Rossoneri

Permata AC Milan Bikin Sensasi, Alphadjo Cisse Resmi Dipanggil Timnas Senior Italia usai Bersinar Bersama Rossoneri

Kabar membanggakan datang dari gelandang muda AC Milan, Alphadjo Cisse. Pemain berusia 20 tahun itu resmi mendapat panggilan pertamanya ke skuad senior Italia.

Trending

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Portugal mendapat banyak ucapan dari dunia sepak bola. Namun, absennya respons La Pulga Lionel Messi
Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi perhatian menjelang Pemilu 2029.
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Selengkapnya

Viral