Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla, Masifkan Patroli di Berbagai Daerah
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) bersama seluruh jajaran polres dan satuan kerja teknis kian mengintensifkan upaya mitigasi guna mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Sebagai wujud antisipasi dini terhadap munculnya titik api, aparat gabungan menggelar patroli berskala besar secara serentak pada Senin (21/9).
Langkah tersebut dilengkapi dengan sosialisasi langsung kepada masyarakat serta verifikasi lapangan (ground checking) ke sejumlah lokasi yang terdeteksi memiliki anomali suhu atau titik panas.
Langkah antisipasi proaktif ini terlihat jelas dari pergerakan jajaran Polres Musi Rawas Utara (Muratara) yang membagi patroli gabungannya ke dalam dua zona utama.
Melibatkan personel Polri, Babinsa TNI, BPBD, Satpol PP, hingga pemerintah kecamatan, tim menyisir area rawan di sepanjang jalan lintas Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Rawas Ulu, dan Nibung.
Hasilnya, situasi dipastikan aman terkendali, nihil temuan Karhutla, dan edukasi larangan membakar lahan berhasil tersampaikan kepada warga.
Upaya serupa juga dilaksanakan oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel yang melakukan patroli mitigasi bermotor menyusuri pedesaan di wilayah Kabupaten OKU Timur dan Ogan Ilir, dengan hasil pantauan nihil titik api.
Selain tindakan preventif, aparat juga menunjukkan kesiapsiagaan respons cepat dalam menindaklanjuti deteksi aplikasi pemantau hotspot.
Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), personel Polsek Ulu Ogan langsung melakukan ground checking terhadap pantauan satelit di Desa Pedataran.
Setibanya di lokasi, petugas memverifikasi bahwa lahan perkebunan warga seluas setengah hektar sempat terbakar, namun api telah dipastikan dalam keadaan padam total.
Di sisi lain, untuk menekan potensi kebakaran baru, jajaran dari Polres Empat Lawang turun langsung menemui para pekebun di Desa Lesung Batu dan Padang Titiran guna memberikan imbauan keras agar warga tidak membuka atau memperluas lahan dengan cara dibakar.
Menyikapi eskalasi pergerakan personel di berbagai wilayah tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa soliditas dan pergerakan serentak ini merupakan instrumen utama dalam melindungi ekosistem lingkungan.
"Mitigasi dan pencegahan adalah kunci utama keberhasilan penanganan Karhutla. Sesuai arahan Bapak Kapolda, seluruh jajaran operasional baik di tingkat Polres, Polsek, hingga Brimob harus terus merapatkan barisan dan bergerak di lapangan. Kami tidak hanya menggencarkan patroli dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga merespons cepat setiap kemunculan hotspot agar tidak meluas dan meminimalisir dampak lingkungan," tegas Kombes Pol Nandang.
Pengerahan kekuatan penuh yang membentang dari pelosok Muratara hingga Empat Lawang ini menjadi bukti nyata keseriusan institusi kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana kabut asap.
Melalui sinergi tanpa henti antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan kesadaran warga, Polda Sumsel terus mengukuhkan komitmennya untuk memastikan langit Sumatera Selatan tetap biru dan udara tetap bersih, selaras dengan semangat yang terus digelorakan: "Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!". (dpi)
Load more