News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengemudi Ojol Keluar dari Rute Perjalanan, Ini yang Perlu Dilakukan Penumpang

Pengemudi transportasi online atau ojek online (Ojol) tak jarang untuk mengambil jalan berbeda dari rute yang diperkirakan pada aplikasi.
Selasa, 22 September 2026 - 21:24 WIB
Ilustrasi ojek online (Ojol).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pengemudi transportasi online atau ojek online (Ojol) tak jarang untuk mengambil jalan berbeda dari rute yang diperkirakan pada aplikasi. 

Hal ini mungkin membuat penumpang merasa khawatir, apalagi jika jalan yang dilewati terasa asing, sepi, atau justru menjauh dari tujuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perubahan rute ini tidak selalu berarti ada masalah. Pengemudi dapat memilih jalan lain karena kemacetan, penutupan jalan, pengalihan arus, atau kondisi lalu lintas yang berubah.

Apabila menghadapi situasi seperti iyu, penumpang dapat memeriksa posisi kendaraan melalui aplikasi, menanyakan alasan perubahan rute apabila situasinya aman, serta memberi tahu orang terdekat mengenai perjalanan yang sedang berlangsung.

Namun, jika kendaraan terus menjauh dari tujuan, berhenti di lokasi yang tidak semestinya tanpa penjelasan, atau muncul perilaku lain yang membuat penumpang merasa terancam, sebaiknya segera mencari bantuan.

Sejumlah platform transportasi online juga telah mengembangkan fitur keselamatan untuk membantu penumpang selama perjalanan. Salah satunya adalah Grab yang memiliki fitur keselamatan, seperti Grab Trip Monitoring, Grab Bagikan Perjalanan atau Share My Ride, serta Grab Tombol Darurat.

Perubahan rute perlu lebih diperhatikan apabila disertai kondisi lain yang membuat penumpang merasa tidak aman atau terancam.

Misalnya, ketika ditanya, pengemudi tidak menjelaskan alasan perubahan arah. Lalu kendaraan terus bergerak makin jauh dari tujuan, berhenti di tempat sepi tanpa alasan yang jelas, atau perjalanan pada aplikasi diakhiri sebelum penumpang tiba.

Sebaliknya, jika pengemudi menjelaskan bahwa rute berubah karena kemacetan atau penutupan jalan, penumpang dapat menanyakan jalan mana yang akan dilewati dan mencocokkannya dengan peta. Penjelasan itu sangat membantu penumpang untuk memahami alasan di balik perubahan perjalanan.

Namun, apabila situasinya mulai terasa mengancam, penumpang tidak perlu menunggu hingga benar-benar yakin akan terjadi sesuatu sebelum mencari bantuan.

Ketika driver ojol mulai keluar rute, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan penumpang. Namun, apabila sudah merasa terancam, prioritaskan mencari bantuan tanpa harus mengikuti langkah-langkah berikut secara berurutan.

Penumpang harus membuka peta perjalanan melalui aplikasi jika kondisi memungkinkan. Lalup perhatikan posisi kendaraan, tujuan yang tertera, serta jalan yang sedang dilewati. Jangan hanya melihat garis rute pada peta. Perhatikan juga nama jalan, persimpangan, bangunan, SPBU, minimarket, atau penanda lain yang mudah dikenali.

Informasi tersebut dapat berguna jika penumpang perlu menjelaskan lokasi, baik kepada keluarga, platform, maupun petugas yang membantu.

Penumpang juga harus menanyakan alasan mengambil jalan berbeda Jika situasi aman, tanyakan dengan tenang alasan pengemudi menggunakan rute berbeda.

Jawaban pengemudi dapat membantu memastikan apakah perubahan terjadi karena kondisi lalu lintas, jalan alternatif, atau kekeliruan memahami tujuan. Namun, jangan memaksakan percakapan jika pengemudi menunjukkan perilaku agresif atau situasi terasa tidak aman.

Beritahu keluarga atau teman mengenai perjalanan yang sedang berlangsung. Jika aplikasi menyediakan fitur berbagi perjalanan, gunakan fitur tersebut agar orang terdekat dapat mengikuti posisi kendaraan.

Pada Grab, fitur Grab Share My Ride atau Bagikan Perjalanan memungkinkan penumpang membagikan informasi perjalanan kepada keluarga atau teman. Jangan hanya mengirimkan tautan perjalanan. Jika ada sesuatu yang membuat khawatir, sampaikan juga kondisi tersebut agar orang yang menerima informasi memahami situasinya.

Apabila merasa tidak nyaman untuk melanjutkan perjalanan, penumpang dapat meminta pengemudi berhenti di tempat ramai, seperti minimarket, SPBU, area publik, atau pos keamanan.

Tunggu kendaraan benar-benar berhenti sebelum turun.

Hindari berdebat atau melakukan gerakan mendadak ketika kendaraan masih berjalan karena dapat meningkatkan risiko.

Jika membutuhkan pertolongan segera, akses fitur darurat yang tersedia pada aplikasi transportasi online.

Pada aplikasi Grab, penumpang dapat menggunakan Grab Tombol Darurat untuk mengakses bantuan ketika dibutuhkan.

Selain itu, penumpang juga dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110.

Setelah berada di lokasi aman, laporkan kejadian melalui pusat bantuan aplikasi apabila terdapat hal yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Simpan informasi yang tersedia, seperti nomor pesanan, waktu perjalanan, lokasi kejadian, identitas pengemudi dan kendaraan yang tercantum di aplikasi, serta percakapan yang relevan.

Saat membuat laporan, ceritakan kronologi secara berurutan. Jelaskan kapan perubahan rute mulai terjadi, alasan yang diberikan pengemudi, serta kondisi apa yang membuat Anda merasa tidak aman.

Jika terdapat dugaan tindak pidana, penumpang juga dapat melaporkannya kepada kepolisian.

Untuk perjalanan berikutnya, biasakan mencocokkan identitas pengemudi dan kendaraan dengan informasi di aplikasi, membagikan perjalanan kepada orang terdekat bila diperlukan, serta mengenali letak fitur keselamatan sebelum perjalanan dimulai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Amalan Setelah Shalat Subuh Ini Bisa Mendatangkan Pahala Senilai Haji dan Umrah

Amalan Setelah Shalat Subuh Ini Bisa Mendatangkan Pahala Senilai Haji dan Umrah

Amalan setelah shalat Subuh ini bisa mendatangkan pahala senilai haji dan umrah, kata Ustaz Adi Hidayat, jangan sampai terlewat.
Jaksel dan Jaktim Hujan, Ini Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Senin 9 November 2026

Jaksel dan Jaktim Hujan, Ini Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Senin 9 November 2026

Menurut rilis yang dikeluarkan oleh BMKG, prakiraan cuaca untuk DKI Jakarta hari ini Senin 9 November 2026 adalah hujan ringan untuk wilayah Jaksel dan Jaktim.
Prabowo Tak Akan Pandang Bulu, Bakal Sikat Oknum Jenderal yang Terindikasi Makar

Prabowo Tak Akan Pandang Bulu, Bakal Sikat Oknum Jenderal yang Terindikasi Makar

Syahganda mengatakan, Presiden ingin mengingatkan seluruh pejabat dan birokrat bahwa seluruh fasilitas yang mereka nikmati berasal dari rakyat. 
Awal Mula Nenek 60 Tahun yang Viral Mencuri Sembako-Sandal hingga Nyaris Dihajar Warga di Pasar Saptu Bogor

Awal Mula Nenek 60 Tahun yang Viral Mencuri Sembako-Sandal hingga Nyaris Dihajar Warga di Pasar Saptu Bogor

Polsek Cibungbulang ungkap aksi pencurian nenek yang viral, RU (60) pertama kali diketahui usai korban merasa dagangan sembakonya di Pasar Saptu, Bogor hilang.
Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal keberangkatan kereta rel listrik atau KRL Commuter Line relasi Jogja-Solo untuk hari ini Senin 9 November 2026 tersedia secara lengkap pada artikel ini.
Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Kuat dugaan kalau korban berjenis kelamin perempuan itu adalah korban tindak pidana, namun Polisi membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

Trending

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda
Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Selengkapnya

Viral