Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian
- Wawan Sugiarto/tvOne
Lumajang, tvOnenews.com - Memasuki hari kedua operasi pencarian (H.2), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Semeru, Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu (8/11/2026).
Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
"Pencarian dibagi menjadi beberapa sektor. SRU I melakukan penyisiran dari Gerbang Pendakian Gunung Semeru di Ranu Pani menuju Ranu Kumbolo dengan estimasi waktu tempuh empat jam," kata Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa.
- wawan sugiarto
"Sementara SRU II melakukan penyisiran dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati dengan waktu tempuh sekitar 3 jam 45 menit. Selanjutnya, kedua SRU melaksanakan penyisiran dari Kalimati menuju kawasan puncak dengan estimasi waktu tempuh enam jam. Kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dengan suhu berkisar 11–21 derajat celsius," imbuhnya.
Lebih lanjut Made menyampaikan bahwa operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD Kabupaten Lumajang, Pos Pengamatan Gunung Semeru, pemandu pendakian terdaftar, TNI-Polri, potensi SAR, serta masyarakat setempat.
Untuk mendukung operasi, tim mengerahkan kendaraan operasional, drone thermal, peralatan mountaineering, jungle rescue, medis, evakuasi, serta alat komunikasi.
Adapun dua pendaki yang masih dalam pencarian masing-masing berinisial BKW (19) asal Kabupaten Sidoarjo dan MWF (19) asal Kota Surabaya.
"Disampaikan, kedua korban masih berstatus dalam pencarian (DP). Kantor SAR Banyuwangi bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat, serta berharap kedua pendaki dapat segera ditemukan," terangnya. (wso/muu)
Load more