News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Dukung Pilihan Presiden Prabowo pada Jenderal Suyudi untuk Kapolri

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengangkat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan dukungan dari kalangan akademisi.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:47 WIB
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Yuddy Chrisnandi.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengangkat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan dukungan dari kalangan akademisi. Pelantikan Jenderal Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis sore (1/10/2026), bersamaan dengan pelantikan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kapolri. 

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI/2026 dan Nomor 97/POLRI/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri. Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) periode 2014–2016, Prof. Yuddy Chrisnandi, menilai pilihan Presiden Prabowo tersebut merupakan bukti nyata ketegasan dan selektivitas dalam menempatkan pimpinan institusi strategis negara berdasarkan rekam jejak dan prestasi yang terukur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuddy menyampaikan bahwa dari perspektif hubungan sipil-militer dan tata kelola kekuasaan negara, keputusan Presiden Prabowo mengajukan Jenderal Suyudi ke DPR melalui Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 menunjukkan kematangan kepemimpinan yang berpijak pada legitimasi konstitusional.

"Keputusan Presiden Prabowo mengangkat Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri adalah hak prerogatif konstitusional yang dijalankan dengan sangat matang. Sebagai akademisi yang mendalami hubungan sipil-militer, saya melihat Presiden tidak sekadar menjalankan hak formalnya, tetapi memilih dengan pertimbangan rekam jejak yang jelas dan terukur. Ini adalah pola kepemimpinan yang kita harapkan dari seorang Kepala Negara — tegas, selektif, dan berorientasi pada kebutuhan institusi bangsa," ujar Yuddy Chrisnandi.

Yuddy juga menyoroti kekompakan Dewan Perwakilan Rakyat dalam memberikan persetujuan atas usulan Presiden. Hanya dalam hitungan jam sejak Surat Presiden diterima pagi hari, Komisi III DPR langsung menggelar uji kelayakan dan kepatutan, dan menyetujui secara aklamasi setelah melalui koordinasi dengan para Ketua Kelompok Fraksi, Mahkamah Kehormatan Dewan, dan pimpinan DPR. Konsensus politik seluas ini, menurut Yuddy, menandakan bahwa pilihan Presiden Prabowo benar-benar diterima lintas garis politik.

"Ketika delapan fraksi dengan latar politik berbeda bisa sepakat tanpa catatan dan tanpa perdebatan, itu bukan sekadar kebetulan. Itu adalah pengakuan bersama bahwa pilihan Presiden Prabowo memang tepat dan tidak menyisakan ruang keraguan. Dari sudut pandang ilmu politik, konsensus seperti ini adalah penguat legitimasi yang sangat berharga bagi seorang pemimpin institusi penegak hukum," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geruduk Polresta Bukittinggi, Massa dari UFDK Desak Kepastian Hukum dan Penangkapan Tersangka Kekerasan Kampus

Geruduk Polresta Bukittinggi, Massa dari UFDK Desak Kepastian Hukum dan Penangkapan Tersangka Kekerasan Kampus

Suasana di depan Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Bukittinggi mendadak riuh pada Kamis pagi. Ratusan sivitas akademika Universitas Fort de Kock (UFDK)
BREAKING
NEWS
Prabowo Lantik Wantimpres, Ada Rocky Gerung hingga Jusuf Hamka sebagai Anggota

Prabowo Lantik Wantimpres, Ada Rocky Gerung hingga Jusuf Hamka sebagai Anggota

Presiden Prabowo Subianto melantik Badan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/9/2026) siang.
Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026, Ini Kata Kapten Tim Sepak Takraw Putri Indonesia: Belum Rezeki

Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026, Ini Kata Kapten Tim Sepak Takraw Putri Indonesia: Belum Rezeki

Tim sepak takraw putri Indonesia kembali mempersembahkan medali perunggu pada Asian Games 2026 yang kali ini datang melalui nomor kuadran.
Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner: Saya Suka Shin Tae-yong tapi John Herdman Layak Diapresiasi

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner: Saya Suka Shin Tae-yong tapi John Herdman Layak Diapresiasi

Justin Hubner angkat bicara soal kritik yang diarahkan ke John Herdman. Bek Timnas Indonesia menilai sang pelatih layak mendapat apresiasi atas kerja kerasnya.
Pantas Tiba-tiba di Depan Gawang dan Cetak Gol Buat Timnas Indonesia, Kevin Diks Ternyata Minta Dijadikan Striker di Menit Krusial Lawan Bangladesh

Pantas Tiba-tiba di Depan Gawang dan Cetak Gol Buat Timnas Indonesia, Kevin Diks Ternyata Minta Dijadikan Striker di Menit Krusial Lawan Bangladesh

Kevin Diks punya cerita menarik di balik golnya ke gawang Bangladesh. Kapten Timnas Indonesia itu ternyata meminta John Herdman mengubah posisinya jadi striker.
Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Asapi Duo Aprilia untuk jadi yang tercepat di Sirkuit Motegi

Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Asapi Duo Aprilia untuk jadi yang tercepat di Sirkuit Motegi

Hasil latihan bebas 1 MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi yang langsung dikuasai oleh juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

‎Timnas Indonesia berjaya melibas Bangladesh dengan skor telak 9-2. Momen tersebut berlangsung dalam laga pamungkas babak penyisihan grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral