Heboh Influenza A, Praktisi Kesehatan Ingatkan Minum Obat Antivirus "Oveltamivir" Perlu Dikonsultasikan sama Dokter
- dok.tvone/ ilustrasi influenza A by Farhan Erlangga
Jakarta, tvonenews.com- Kasus influenza A tengah menjadi perhatian. Sebab kasusnya umum meningkat di tengah cuaca ekstrem.
Sakit influenza ini umum dipahami sebagai flu. Faktanya, virus influenza diklasifikasikan menjadi empat tipe utama berdasarkan karakteristik protein internalnya: A, B, C, dan D.
Dalam laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), keempat dari tipe influenza tersebut, influenza A dan B bertanggung jawab atas epidemi musiman.
Virus influenza menular dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet ketika mereka berbicara, batuk, dan bersin.
- dok.tvone/ ilustrasi influenza A by Farhan Erlangga
Sehubungan dengan influenza A ini, muncul obat antivirus yang dianggap mampu menyembuhkan, bernama "Oseltamivir".
Praktisi Kesehatan, dr. Muhamad Fajri Adda'i, Sp.J.P yang dikenal juga sebagai dokter spesialis Jantung dan pembuluh darah mengingatkan agar masyarakat tidak secara sembarangan menggunakan obat antivirus tersebut.
"obat ini adalah obat anti flu yang bisa menyerang virus influenza tipe A dan B, dan memang lagi meningkat angkanya (kasus)," katanay kepada tvonenews.com, Jumat (2/10).
dr. Fajri menambahkan agar masyarakat tidak memutuskan sendiri soal seberapa banyak obat antivirus yang diminum.
Penggunaan obat antivirus Oseltamivir, dikatakan dr. Fajri Adda'i ini diperuntukkan untuk pasien atau seseorang yang sakit influenza dengan gejala berat.
Sehingga penggunaannya tidak bisa berdasarkan diagnosa sendiri. Dianjurkan berdasarkan konsultasi atau pemeriksaan dokter.
"biasa diberikan memang antivirus. Pada kondisi yang berat, bagusnya diberikan pada 48 jam pertama (sakit)," jelas dr.Fajri.
"permasalahannya adalah yang menentukan berat atau ringan bukan awam tapi harus dokter. Bisa dokter umum, dokter penyakit dalam atau dokter paru itu domainnya, jangan ditentukan sendiri ya," pesan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Gejala Influenza A
Perlu diketahui, gejala influenza A itu biasa ditandai dengan demam, batuk, nyeri tenggorokan, dan nyeri tubuh.
Juga disertai sakit kepala. Juga Kelelahan ekstrem yang terasa jauh lebih berat dari kelelahan biasa hingga batuk kering yang bisa menjadi sangat mengganggu
Sebab secara umum, sekitar 90 persen sakit influenza atau flu bisa sembuh dengan sendirinya. Sehingga tidak perlu panik berlebihan.
"memang sebesar 90 persen flu, itu bisa sembuh sendiri tapi memang ada beberapa populasi tertentu yang mana ia bisa agresif, yang klinisnya bisa berat," jelasnya.
Berdasarkan hasil surveilans sentinel yang diumumkan Kemenkes, menunjukkan positivity rate influenza sebesar 56% pada minggu ke-38.
Sementara surveilans di puskesmas, aktivitas influenza telah berada pada kategori sedang (medium), lalu pada surveilans rumah sakit masih berada pada kategori rendah (low).
Load more