IPO Lintas Negara hingga Dual Listing, Peluang RI-Singapura Ini Bisa Buka Akses Modal Global bagi Perusahaan Indonesia
- Laman Resmi MPR RI
Menurutnya, konektivitas pasar tidak cukup dibangun melalui peningkatan transaksi saham. Perusahaan juga memerlukan akses terhadap riset, informasi pasar, jaringan investor, serta pilihan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.
Karena itu, kerja sama dapat mencakup edukasi investor, peningkatan kualitas tata kelola perusahaan, pengembangan teknologi, energi, infrastruktur, dan pembiayaan jangka panjang. Tujuannya adalah memperluas akses modal sekaligus membantu perusahaan meningkatkan kapasitas dan daya saing.
“Yang kita cari bukan sekadar bertambahnya transaksi. Kita ingin membangun hubungan pasar yang lebih kuat, memperluas pemahaman antara investor dan perusahaan, serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian kedua negara,” tambahnya.
Meski demikian, IPO lintas negara maupun dual listing bukan mekanisme yang otomatis memberikan pendanaan. Perusahaan tetap harus memenuhi ketentuan pencatatan bursa, persyaratan regulator, kewajiban keterbukaan informasi, serta mempertimbangkan biaya dan manfaat dari pencatatan di pasar tambahan.
Dual Listing, IPO Lintas Pasar, dan ETF Regional: Apa Peluangnya?
Salah satu peluang yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan konektivitas melalui dual listing, IPO lintas pasar, dan produk investasi yang memberikan akses terhadap perusahaan di kawasan Asia Tenggara.
Dual listing merupakan pencatatan saham suatu perusahaan di lebih dari satu bursa. Mekanisme ini dapat memperluas jangkauan investor, meningkatkan eksposur perusahaan, dan membuka peluang perdagangan saham di pasar berbeda.
Namun, pelaksanaannya membutuhkan pemenuhan aturan masing-masing bursa dan regulator, serta tidak menjamin kenaikan likuiditas atau valuasi saham.
Sementara itu, IPO lintas pasar dapat membuka jalur bagi perusahaan untuk menjangkau investor dari yurisdiksi berbeda melalui skema yang sesuai dengan aturan pasar terkait. Pelaksanaannya memerlukan kajian hukum, kesiapan laporan keuangan, tata kelola, keterbukaan informasi, dan biaya yang tidak sedikit.
Peluang lain datang dari pengembangan exchange-traded fund (ETF) berbasis kawasan. Produk ini memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap sekumpulan saham yang mengikuti indeks atau strategi tertentu. ETF regional, misalnya, dapat dirancang untuk mencakup perusahaan dari beberapa negara Asia Tenggara atau sektor tertentu.
Load more