Polres Bogor Jaga Perbatasan dan Stasiun Antisipasi Demo Hari Ini, Sebanyak 500 Personel Diturunkan
- Antara
Jakarta, tvonenews.com- Kepolisian mengawal aksi penyampaian aspirasi atau Demo hari ini, Selasa (20/10/2026) di Jakarta dan berbagai wilayah. Mencegah aksi massa ke Jakarta, Polres Bogor menurunkan 500 personel.
Demo hari ini dilakukan dalam memperingati memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Diduga akan tersebar di enam titik, yaitu Monas/Patung Kuda (Jalan Medan Merdeka Selatan), Tugu Proklamasi (Pagi hari), Tugu Tani (Sore hari), Gedung DPR/MPR RI (Senayan), UKI Cawang dan Bundaran Senayan.
Berbagai wilayah pun turut berjaga. Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kompol Wily Yulistiyo mengatakan kepolisian menyiapkan dua skenario pengamanan, yakni unjuk rasa di wilayah Kabupaten Bogor dan antisipasi pergerakan massa menuju Jakarta.
"Untuk hari ini kita ada dua skenario. Ada beberapa unjuk rasa lokal di Bogor yang kita laksanakan pengamanan secara maksimal karena isu-isunya berkaitan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran," kata Wily, dikutip dari antara, Selasa (20/10/2026).
Dia menjelaskan terdapat tiga titik unjuk rasa di Kabupaten Bogor, yakni di kawasan pusat pemerintahan daerah, Kantor Dinas Kesehatan, dan Basarnas.
Sehubungan dengan mengamankan lokasi demonstrasi, Polres Bogor juga akan menempatkan sejumlah personel di wilayah perbatasan, antara lain Cileungsi, Cibinong, Parungpanjang, Tenjo, dan Parung.
Pengamanan juga dilakukan, di stasiun kereta api untuk mengantisipasi keberangkatan massa, khususnya pelajar, menuju lokasi demonstrasi di Jakarta.
"Kami belum mendapat informasi elemen dari Bogor yang akan ke Jakarta, tetapi tetap harus diantisipasi. Personel disiapkan di perbatasan, stasiun, dan beberapa titik lainnya," ujarnya.
Kabar demo hari ini ramai diperbincangkan di media sosial. Pusatnya di Jakarta membuat sejumlah pihak berwajib berjaga.
Sehubungan dengan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap agar aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dapat berlangsung dengan tertib, aman dan nyaman.
“Hari ini adalah dua tahun pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wapres Gibran. Tentunya, saya sebagai Gubernur Jakarta bersama Pak Wagub berharap, berkeinginan bahwa aksi ataupun demonstrasi yang diadakan berlangsung dengan tertib, aman, dan nyaman,” kata Pramono saat dijumpai di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat, Selasa.
Dia berharap agar tuntutan dari para peserta aksi unjuk rasa, juga dapat didengarkan dengan baik oleh pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah Jakarta sendiri.
“Sehingga, dengan demikian saya berharap betul bahwa demonstrasi yang berlangsung hari ini mudah-mudahan berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan apa yang menjadi aspirasi bisa diantisipasi ataupun dijalankan oleh pemerintah yang ada,” sambungnya.(klw)
Load more