News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pabrik Obat Ilegal di Sukoharjo Dibongkar, Polisi Temukan Bahan Baku untuk 492 Juta Butir

Polda Metro Jaya membongkar dua pabrik obat ilegal di Sukoharjo, menyita 7,8 juta butir tramadol dan trihexyphenidyl serta 69,27 ton bahan baku. Ternyata itu..
Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WIB
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto memberikan keterangan terkait pengungkapan pabrik obat keras ilegal di Sukoharjo, Jawa Tengah, di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi membongkar dua pabrik obat ilegal di Kecamatan Kartasura dan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari kedua lokasi, polisi menyita 7.862.500 butir tramadol dan trihexyphenidyl siap edar serta 69,27 ton bahan baku yang berpotensi menghasilkan 492 juta butir obat.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Dadang Hartanto, mengatakan pengungkapan tersebut melibatkan 16 tersangka. Sebanyak 11 orang diamankan di Kartasura dan lima lainnya di Gatak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"16 orang diamankan. Terdiri dari 11 orang di Kartasura dan 5 orang di Gatak. Berdasarkan pemeriksaan awal, mereka diduga menjalankan peran yang berbeda, mulai dari mengoordinasikan kegiatan produksi, mengoperasionalkan mesin, hingga mengemas hasil produksi termasuk memasarkannya," kata Dadang di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).

Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas menyita 7.862.500 butir tramadol dan trihexyphenidyl siap edar. Selain itu, ditemukan 69,27 ton bahan baku yang diperkirakan dapat menghasilkan 492.089.285 butir kedua jenis obat tersebut.

Kasus ini bermula ketika Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta menemukan 20 koli berisi tramadol di Pergudangan Kereta Api Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara, pada 7 Oktober 2026.

Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas memperoleh informasi mengenai dua lokasi mencurigakan di Kabupaten Sukoharjo pada 15 Oktober 2026.

Barang bukti obat keras ilegal jenis tramadol dan trihexyphenidyl hasil pengungkapan dua pabrik di Sukoharjo, Jawa Tengah, ditampilkan di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Barang bukti obat keras ilegal jenis tramadol dan trihexyphenidyl hasil pengungkapan dua pabrik di Sukoharjo, Jawa Tengah, ditampilkan di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

“Dari hasil penyelidikan pada tanggal 15 Oktober 2026, petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa ada dua lokasi yang mencurigakan di Kabupaten Sukoharjo, yaitu Kecamatan Kartasura ya, tempat produksi tramadol, dan kemudian Kecamatan Gatak, tempat produksi trihexyphenidyl,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, produksi trihexyphenidyl di Gatak diduga telah berlangsung sejak 2025. Sementara itu, produksi tramadol di Kartasura diketahui berjalan sejak Juli 2026.

Dalam penggeledahan dan pengembangan perkara, polisi juga menemukan uang tunai Rp9 miliar, sejumlah BPKB, serta surat berharga. Dadang mengatakan asal-usul dan keterkaitan barang-barang tersebut dengan perkara masih ditelusuri.

Dari pemeriksaan terhadap para tersangka, polisi mengungkap pembagian tugas dalam operasional kedua pabrik. Di Kartasura, tersangka MR dan ATM diduga menjadi penanggung jawab atau operator pabrik sekaligus pihak yang mengirimkan 20 koli obat ke Kampung Bandan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka lainnya diduga bertugas mengoperasikan mesin pencampur bahan, mencetak butiran obat, hingga mengemas produk. Sementara itu, di pabrik trihexyphenidyl di Gatak, tersangka DO diduga menjadi penanggung jawab atau operator pabrik, dibantu empat tersangka lain yang bertugas mengoperasikan mesin produksi.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026. Mereka terancam pidana hingga 12 tahun penjara dan denda Rp5 miliar. (ars)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP Muhammadiyah: Jadikan Kritik sebagai Jalan Perbaikan

Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP Muhammadiyah: Jadikan Kritik sebagai Jalan Perbaikan

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kritik merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Pemerintah perlu menerima sebagai masukan untuk memberikan dampak kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
32 Pendemo Sempat Diamankan saat Ricuh di DPRD DIY, Polda DIY: Sudah Dipulangkan

32 Pendemo Sempat Diamankan saat Ricuh di DPRD DIY, Polda DIY: Sudah Dipulangkan

Sebanyak 32 peserta aksi demonstrasi yang sempat diamankan oleh aparat kepolisian saat ricuh di kantor DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026) malam telah dipulangkan.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Hasil French Open 2026: Takluk dari Wakil Chinese Taipei, Langkah Fajar/Fikri Langsung Kandas di Babak Pertama

Hasil French Open 2026: Takluk dari Wakil Chinese Taipei, Langkah Fajar/Fikri Langsung Kandas di Babak Pertama

Hasil French Open 2026 sektor ganda putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin.
Reaksi KPK soal Kabar Nusron Wahid Berada di Malaysia Usai Mangkir Dua Kali Pemanggilan

Reaksi KPK soal Kabar Nusron Wahid Berada di Malaysia Usai Mangkir Dua Kali Pemanggilan

KPK memburu kebenaran informasi mengenai keberadaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, dikabarkan berada di
KUR BNI Pematangsiantar Salurkan Rp500 Juta untuk Bantu Pengusaha Mesin Kopi Naik Kelas

KUR BNI Pematangsiantar Salurkan Rp500 Juta untuk Bantu Pengusaha Mesin Kopi Naik Kelas

KUR BNI Pematangsiantar menyalurkan Rp500 juta untuk membantu pengusaha mesin kopi meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha lokal.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Selengkapnya

Viral