News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerataan dan Keamanan Pangan Jadi Catatan Penting dalam Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMKRI, Aldoni F. Sinaga, memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:52 WIB
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Aldoni F. Sinaga, memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam diskusi publik bertajuk “Refleksi 2 tahun Prabowo-Gibran” di Jakarta, Selasa (20/10), ia mengapresiasi tujuan program tersebut untuk mencetak generasi unggul, namun menyoroti urgensi pembenahan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Aldoni adalah absennya regulasi yang melindungi siswa dari insiden keracunan massal. 

Menurutnya, jumlah siswa yang terdampak sangat mengkhawatirkan, yakni mencapai 43.833 kasus pada 2025 dan 15.735 kasus di tahun 2026.

"Di tahun 2025 keracunan MBG mencapai 43.833 siswa sedangkan di tahun 2026 siswa yang keracunaan mencapai 15.735 siswa. Dari banyaknya jumlah siswa yang mengalami keracunan tidak ada payung hukum yang pasti terhadap kasus keracunan yang terjadi di Indonesia, baik secara perlindungan korban sampai pemberian kompensasi terhadap korban keracunan MBG," kata Aldon.

Bagi Aldoni, insiden ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan isu serius terkait keselamatan generasi penerus. 

Tanpa adanya aturan khusus yang mengikat, ia mengkhawatirkan pihak Satuan Pelayanan Gizi (SPG) akan terus beroperasi tanpa rasa tanggung jawab hukum. 

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak pemerintah segera menerbitkan regulasi yang menjamin hak serta kompensasi bagi para korban.

Selain persoalan hukum, Aldoni juga menyoroti ketimpangan distribusi program MBG yang dinilai masih berfokus di Pulau Jawa. 

Ia mengkritik pemerintah yang dianggap belum serius menekan angka stunting secara nasional karena akses di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) masih sangat minim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun pemerintah mengeklaim telah menyediakan 980 dapur di wilayah 3T, Aldoni menilai operasionalnya belum optimal. 

“Program ini sebenarnya dapat diartikan bagaimana Negara hadir dalam memberikan kecukupan pangan, dalam arti untuk menekan pertumbuhan angka stunting di Indonesia. Namun realitas yang terjadi selama 2 tahun ini daerah 3T belum terjadi pemerataan SPPG, artinya pemerintah kurang serius dalam menekan angka stunting yang terjadi di Indonesia. Ini bisa dilihat focus pemerintah hanya di daratan Jawa," tegas Aldoni. (dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

The Jakmania Dilarang Away 6 Laga Persija, Shin Tae-yong Beri Reaksi Berkelas

The Jakmania Dilarang Away 6 Laga Persija, Shin Tae-yong Beri Reaksi Berkelas

Shin Tae-yong buka suara soal sanksi larangan away enam laga bagi The Jakmania. Pelatih Persija itu meminta suporter tak mengulangi kericuhan di laga mendatang.
Karya 100 Seniman dari Berbagai Daerah di Indonesia Dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta, Bentuk Dukungan terhadap Seni Kontemporer

Karya 100 Seniman dari Berbagai Daerah di Indonesia Dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta, Bentuk Dukungan terhadap Seni Kontemporer

Pameran seni rupa tahunan Nandur Srawung kembali dilaksanakan tahun ini untuk ketiga belas kalinya. Menghadirkan 100 seniman terpilih dari berbagai daerah.
Intip Cara Kerja Klinik Berjalan di Gerbong Kereta, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sergai

Intip Cara Kerja Klinik Berjalan di Gerbong Kereta, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sergai

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menggelar bakti sosial melalui Kereta Sehat (Rail Clinic) di Stasiun Lidah Tanah, Kabupaten
Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Berikut kisah Lu’lu Atunni’mah (38), warga Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang viral meninggal dunia di atas sepeda motor.
Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Kematian Bharatu Valdo Fernandez Lawai di Markas Polairud Baharkam Polri masih menyisakan tanda tanya. Sang ibunda, Ida Seran, meminta Presiden turun tangan.
Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan 11 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat sepak bola Tanah Air, Binder Singh alias Bung Binder, mengklaim bahwa Timnas Indonesia segera mendapatkan dua pemain tambahan dari jalur naturalisasi. Mereka diharapkan tersedia untuk Piala Asia 2027.
ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Selengkapnya

Viral