News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Mati demi Israel, Pelajar Indonesia Ini Bermimpi Jadi Aktivis Pembela Negeri Zionis

Sebuah video di Instagram memperlihatkan pernyataan dari seorang pelajar Indonesia yang bermimpi jadi aktivis pembela Israel bahkan siap mati demi bangsa Zionis
Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

tvOnenews.com — Viral di media sosial seorang pemuda yang mengaku bernama Raihan punya mimpi menjadi aktivis pembela Israel bahkan siap mati demi impiannya.

Pernyataan pemuda ini lantas menuai kecaman dari publik mengingat sikap Indonesia yang menentang segala bentuk penjajahan Israel atas Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan dengan pengakuan dari seorang pemuda yang bernama Raihan. Ia terang-terangan mengagumi Israel.

Lewat postingan yang diunggah @gazaupdate, Selasa (20/10/2026), Raihan yang menuliskan 'Free Israel' di dinding kamarnya membuat sebuah video.

Melalui pernyataannya itu, Raihan menegaskan dukungannya terhadap Israel. Menurutnya, kaum zionis tersebut merupakan bangsa pilihan Tuhan.

Ia bahkan merasa jika selama ini bangsa Israel selalu mendapat diskriminasi dari pihak lain. Oleh karena itu, pemuda tersebut siap mati demi membela mereka 

“Maka dari itu, saya sangat memuliakan, membela, bahkan berani mati dengan bangsa Israel karena bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan dan secara ironi, bangsa pilihan Tuhan yaitu bangsa Israel justru malah jadi target penindasan, diskriminasi dan target pembunuhan oleh bangsa lain, ini ironi banget,“ katanya dikutip dari @gazaupdate.

“Bangsa pilihan Tuhan malah jadi target kebencian, kekerasan, dan pembunuhan. Saya juga bingung hal ironi ini,“ sambungnya.

Pernyataan Raihan tadi lantas disambut hampir lima ribu komentar di postingan @gazaupdate. Kecaman ke pribadi pemuda tersebut juga tak terhindarkan.

Sehari berselang, Raihan pun membuat klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf yang dia tujukan kepada para pembela Palestina.

“Shalom semua, balik lagi di channel ini. Kali ini saya mau minta maaf kepada pembela-pembela Palestina,“ ucap Raihan dari @gazaupdate.

Namun di akhir video, Raihan mengatakan jika ucapannya itu adalah bohong. Ia pun bertanya-tanya kenapa dirinya harus meminta maaf atas pernyataan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat menyesal, saya orang bodoh, saya tl, tapi bohong. Siapa yang mau minta maaf, orang gue yang dengar kok gua yang harus minta maaf,“ ujarnya sambil tertawa lepas.

Menurut Raihan, semua yang telah dibicarakan olehnya adalah kebenaran. Dia pun tak takut kalau harus dibenci banyak orang terkait sikapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Algoritma Media Sosial Disebut-sebut Batasi Informasi Karhutla, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor ke Platform dan Kemkomdigi

Soal Algoritma Media Sosial Disebut-sebut Batasi Informasi Karhutla, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor ke Platform dan Kemkomdigi

Menkomdigi Meutya Hafid buka suara soal algoritma media sosial yang disebut-sebut membatasi informasi karhutla atas dasar community guidelines platform. Apabila ada gangguan, dia mengimbau masyarakat untuk melapor ke platform terkait dan kepada pihaknya.
Soroti Inklusi Keuangan Daerah, Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran Kabinet dan Kepala Daerah di JIExpo​​​​​​​

Soroti Inklusi Keuangan Daerah, Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran Kabinet dan Kepala Daerah di JIExpo​​​​​​​

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 yang berlangsung di JIExpo ..
Menkomdigi Buka Suara soal Isu Pembatasan Konten Karhutla di Media Sosial, Tegaskan Tidak Ada Permintaan Penurunan Konten

Menkomdigi Buka Suara soal Isu Pembatasan Konten Karhutla di Media Sosial, Tegaskan Tidak Ada Permintaan Penurunan Konten

Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pihaknya tidak membuat permintaan terhadap platform digital untuk membatasi informasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meutya menegaskan pemerintah terbuka atas masukan informasi yang faktual, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait karhutla.
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Megawati Hangestri Sudah Berseragam Hyundai Hillstate, Media Korea Masih Saja Singgung Masa Kejayaannya di Red Sparks

Megawati Hangestri Sudah Berseragam Hyundai Hillstate, Media Korea Masih Saja Singgung Masa Kejayaannya di Red Sparks

Media Korea menyoroti performa Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Torehan 15 poinnya mengingatkan pada masa kejayaannya bersama Red Sparks.
Kang Sung-hyung Temukan Masalah Utama Hyundai Hillstate di KOVO Cup! Siap Benahi Hal Ini Sebelum Liga Voli Korea

Kang Sung-hyung Temukan Masalah Utama Hyundai Hillstate di KOVO Cup! Siap Benahi Hal Ini Sebelum Liga Voli Korea

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, nampaknya sudah menemukan permasalahan utama Hyundai Hillstate jelang dimulainya Liga Voli Korea.

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Selengkapnya

Viral