News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkaca dari Kasus Pria 'Imam Mahdi' Bangkalan, Kenapa Masih Banyak yang Mudah Percaya? MUI Beri Penjelasan

Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menjelaskan pelajaran dari kasus FF, pria mengaku Imam Mahdi asal Bangkalan hingga melakukan penipuan.
Senin, 26 Oktober 2026 - 14:44 WIB
Korban dugaan penipuan berkedok agama dilakukan oleh pria asal Bangkalan yang mengaku sebagai Imam Mahdi
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menyoroti kasus pria berinisial FF asal Bangkalan, Jawa Timur, yang diduga mengaku sebagai Imam Mahdi dan terlibat dalam penipuan hingga Rp1,3 miliar.

Cholil Nafis menilai, kasus itu menjadi pelajaran bagi masyarakat, terutama terkait fenomena mudahnya seseorang mempercayai tokoh yang berkedok sebagai guru agama. Kepercayaan yang diberikan tanpa sikap kritis dapat membuat seseorang terpengaruh ajaran menyimpang hingga berujung menjadi korban penipuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengetahui bahwa FF merupakan seorang guru yang diduga mengaku sebagai Imam Mahdi. Pria tersebut juga disebut mengklaim mampu melihat takdir, sehingga para pengikutnya percaya dan bersedia mematuhi berbagai perintahnya.

Menurut Waketum MUI itu, fenomena kepatuhan terhadap guru agama telah lama berkembang di sejumlah lingkungan masyarakat, termasuk di Madura. Tidak sedikit umat Islam menaruh kepercayaan besar kepada tokoh agama yang dijadikan panutan.

"Sebenarnya kultur di Madura, khususnya itu memang patuh kepada guru, yakin kepada guru agama. Karena memang dulu para guru yang memang benar-benar guru kiai itu ada banyak di sana," ujar Cholil Nafis saat dihubungi tvOne melalui program Kabar Petang, Minggu (25/10/2026).

Cholil Nafis menjelaskan, mudahnya seseorang mempercayai tokoh tertentu tidak hanya dipengaruhi oleh kultur, tetapi juga sejumlah faktor. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh oknum yang ingin menguasai kepercayaan masyarakat demi kepentingan pribadi.

Salah satu cara yang digunakan adalah manipulasi dengan menanamkan rasa takut kepada korban. Mereka bisa mengaitkan kepatuhan terhadap perintah tertentu dengan ancaman dosa, kemudian menawarkan jalan keluar melalui pembayaran atau sumbangan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu dimanfaatkan oleh orang yang tidak alim dengan cara menghegemoni masyarakat, mempengaruhi masyarakat seakan-akan dia kiai. Di sinilah sebenarnya ketaatan yang dulu kepada orang saleh ingin memperbaiki diri, sering kali dimanfaatkan oleh orang tidak saleh berpura-pura menjadi saleh," jelasnya.

Cholil Nafis mengaku mengikuti pemberitaan mengenai kasus yang dialami Halimi, salah seorang pengikut FF. Halimi mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,3 miliar setelah terjerat dugaan penipuan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Kontingen Jawa Barat membawa pulang Piala Menko Infrastruktur usai menjadi juara umum di Kejurnas Tinju Amatir 2026, yang digelar di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, Minggu malam (25/10/2026).
Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap pembunuhan sadis itu menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, berinisial AGF (4).
Kasus Dugaan Penipuan Kripto Disetop Polisi, Ini Profil Timothy Ronald Pendiri Akademi Crypto

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Disetop Polisi, Ini Profil Timothy Ronald Pendiri Akademi Crypto

Kasus dugaan penipuan kripto disetop polisi, ini profil Timothy Ronald pendiri Akademi Crypto.
Bukan Cuma Samsung, Ini 3 Ponsel Lipat Android yang Punya Spesifikasi Serupa dengan iPhone Duo

Bukan Cuma Samsung, Ini 3 Ponsel Lipat Android yang Punya Spesifikasi Serupa dengan iPhone Duo

Kehadiran iPhone Duo menambah persaingan di pasar HP lipat premium. Berikut 3 ponsel Android yang paling mirip produk keluaran terbaru Apple tersebut.
Siapa Saja yang Dapat Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026? Cek Syarat dan Nominalnya

Siapa Saja yang Dapat Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026? Cek Syarat dan Nominalnya

Berapa bansos PKH dan BPNT tahap 4 Oktober–Desember 2026? Simak rincian nominal bantuan, cara cek penerima lewat NIK, dan solusi jika data tidak ditemukan.
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ternyata Ini Alasannya

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ternyata Ini Alasannya

Perjalanan Timothy dimulai di usia 14 tahun, saat sebagian besar anak seusianya masih mencari jati diri, ia justru mengambil Langkah yang sangat berani....

Trending

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku telah menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 tahun tewas seusai nonton Persib vs Garudayaksa FC, ditemukan di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII diwarnai duka. Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam asal Jepara, meninggal dunia setelah mengalami insiden saat berlomba di nomor selam laut sejauh 3 kilometer di Pantai Awann Costa, Minggu (25/10/2026). 
Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Timnas Indonesia U-15 gagal menang dalam dua pertandingan yang mereka mainkan pada Piala Dunia U-15 2026. Ini memutus catatan positif setelah kemenangan 7-1 atas Fiji.
Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White mengungkap alasan Islam Makhachev tidak bertarung di UFC 336 setelah sang juara kelas welter memilih menunda penampilannya hingga Ramadan berakhir.
Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Selanjutnya, pengemudi mobil listrik tersebut kaget dan hilang kontrol hingga gasnya terus terinjak dan melindas pengemudi ojol serta menabrak sejumlah mobil.
Selengkapnya

Viral