News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kompol Ricky Lado, Polisi Asal NTT Raih Gelar Doktor setelah Ditolak Lima Kali

Perjalanan hidup penuh inspirasi ditorehkan oleh perwira menengah Polri Kompol Ricky Neygersan Lado. Di balik seragamnya sebagai anggota kepolisian, ia sukses -
Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:06 WIB
Kompol Ricky Neygersan Lado sandang gelar doktor UI.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com, Jakarta – Perjalanan hidup penuh inspirasi ditorehkan oleh perwira menengah Polri Kompol Ricky Neygersan Lado.

Di balik seragamnya sebagai anggota kepolisian, ia sukses membuktikan ketekunannya hingga resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 11 September 1989, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2012 ini merupakan putra dari pasangan Aiptu (Purn) Oscar Lado dan mendiang Costantina J. Maak.

Siapa sangka, jalan hidup Lado menuju dunia akademik dan kepolisian tidaklah instan. Semasa kecil, ia sempat bercita-cita menjadi seorang dokter dan mendambakan bisa mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia. Namun, takdir membawanya mengabdi sebagai bhayangkara negara.

Gagal Bintara hingga Ikuti Seleksi S3 Sampai 5 Kali

Perjuangan hidup Lado diwarnai berbagai tantangan. Sebelum diterima di Akpol pada 2009, ia sempat mengalami kegagalan saat mengikuti seleksi Bintara Polri. Alih-alih menyerah, ia bangkit dan membuktikan kapasitasnya.

Usai merampungkan pendidikan Akpol, Lado melanjutkan studi S1 di STIK-PTIK Jakarta (lulus 2013). Berkat dedikasinya, ia kemudian dianugerahi beasiswa dari Mabes Polri untuk menempuh program magister di Universitas Indonesia pada 2018.

Perjuangan paling gigih diuji saat ia hendak menempuh jenjang doktoral. Lado mengaku harus mengikuti seleksi masuk Program Doktoral UI hingga lima kali percobaan sebelum akhirnya dinyatakan diterima dan lulus meraih gelar doktor pada 2026.

“Akar pendidikan memang pahit tetapi buahnya manis. Pendidikan itu penting untuk mengubah dunia lebih baik lagi dan berdampak untuk sesama. Karena semua yang terjadi di dunia ini karena anugerah Tuhan, termasuk dalam hidup saya hari ini,” ungkap Kompol Lado di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Meski telah mencapai puncak prestasi akademik tertinggi di kampus impiannya, Kompol Lado tetap mengenang masa-masa kecil dan pendidikannya di tanah kelahiran, NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menamatkan pendidikan dasar hingga menengah di TK Tunas Rimba Atambua, SDK Theresia Atambua, SMPK HTM Halilulik, hingga lulus dari SMAK Suria Atambua pada 2008.

Dalam kesempatan yang sama, Lado turut menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat atas perhelatan Reuni Akbar Alumni SMAK Suria Atambua yang ke-68 tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral