News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prakiraan Cuaca Indonesia 28 Oktober–2 November 2026: Panas Ekstrem Belum Reda, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan cuaca BMKG 27 Oktober–2 November 2026 menunjukkan kondisi kering masih dominan, tetapi hujan lebat, petir, angin kencang, dan karhutla perlu
Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB
Ilustrasi Prakiraan Cuaca Indonesia 28 Oktober–2 November 2026: Panas Ekstrem Belum Reda, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Cuaca panas masih membayangi sejumlah wilayah Indonesia menjelang pergantian bulan. Di tengah curah hujan yang relatif terbatas, suhu maksimum di beberapa daerah sempat mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. 

Namun, kondisi kering tersebut tidak berarti seluruh wilayah akan bebas dari hujan. Dinamika atmosfer justru membuka peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah pada akhir Oktober hingga awal November 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Indonesia pada 27 Oktober–2 November 2026 masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. 

Meski demikian, masyarakat perlu mewaspadai peningkatan curah hujan, potensi petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah. Pada periode tertentu, hujan lebat hingga sangat lebat juga berpeluang terjadi sehingga risiko genangan dan longsoran material tetap perlu diperhitungkan.

Di sisi lain, kondisi kering yang berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif turut meningkatkan perhatian terhadap ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Karena itu, prakiraan cuaca sepekan ini memperlihatkan dua kondisi yang perlu diantisipasi sekaligus: cuaca panas dan kekurangan air di sejumlah daerah, serta hujan signifikan yang dapat muncul secara lokal.

El Nino dan IOD Positif, Suhu Panas serta Titik Panas Perlu Diwaspadai

Berdasarkan pemantauan BMKG, periode 22–25 Oktober 2026 menunjukkan tutupan awan dan curah hujan masih terbatas di sejumlah wilayah Indonesia. Sebaliknya, suhu udara relatif tinggi teramati di beberapa daerah. Suhu maksimum mencapai 38 derajat Celsius atau lebih tercatat di Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mengantisipasi karhutla. Dalam pemantauan selama 10 hari terakhir, terdeteksi 4.098 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan. Sebanyak 879 titik lainnya teramati di Papua Selatan dan 784 titik di Sumatera Selatan.

Asap juga masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Meski begitu, keberadaan titik panas tidak selalu menandakan kebakaran telah terjadi. Peningkatan jumlahnya tetap perlu diwaspadai agar langkah pemantauan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat.

Di tengah kondisi yang relatif kering, hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem tetap tercatat di beberapa daerah pada periode 22–25 Oktober. 

Curah hujan harian mencapai 187 milimeter di Aceh, 103 milimeter di Sumatera Utara, 86,2 milimeter di Jawa Barat, 80 milimeter di Sumatera Barat, 78 milimeter di Kepulauan Riau, 65 milimeter di Papua, dan 61 milimeter di Riau.

Perbedaan kondisi antardaerah ini menunjukkan bahwa pengaruh cuaca kering tidak berlangsung seragam di seluruh Indonesia.

Prakiraan Hujan 27 Oktober–2 November, Ini Wilayah yang Perlu Siaga

BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di berbagai wilayah selama sepekan. Pada 27–29 Oktober 2026, peningkatan hujan sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, serta beberapa provinsi di Papua.

Pada periode yang sama, peringatan kategori **Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat** ditujukan bagi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Potensi angin kencang juga perlu diperhatikan di Sulawesi Selatan dan Papua Selatan.

Sementara itu, pada 30 Oktober–2 November 2026, potensi peningkatan hujan sedang diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan sejumlah wilayah Papua.

Untuk periode kedua ini, kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan berlaku di Kalimantan Barat. Adapun potensi angin kencang perlu diwaspadai di Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Daftar wilayah tersebut merupakan prakiraan potensi, bukan kepastian bahwa hujan atau angin kencang akan terjadi merata di setiap daerah. Masyarakat perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini sesuai lokasi masing-masing.

Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lokal, Masyarakat Diminta Antisipasi Dampaknya

Variasi cuaca dalam sepekan ke depan dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Mixed Rossby-Gravity diperkirakan berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Selain itu, sirkulasi siklonik yang diprediksi terbentuk di Laut Andaman dan Samudra Pasifik di sebelah utara Papua Barat Daya berpotensi memengaruhi pola angin regional. 

Perlambatan dan pertemuan angin dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif, terutama ketika kondisi atmosfer cukup labil dan ketersediaan uap air mendukung pembentukan hujan.

Untuk Dasarian I November 2026, BMKG memperkirakan 77,72 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori menengah, yakni 50–150 milimeter per dasarian. Sementara itu, 20,72 persen wilayah diprediksi berada pada kategori rendah, yaitu 0–50 milimeter, dan 1,56 persen pada kategori tinggi, yakni 150–300 milimeter.

Curah hujan kategori menengah diperkirakan mendominasi sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Papua, serta sebagian Jawa dan Sulawesi. Adapun kondisi lebih kering berpotensi bertahan di sebagian Lampung, Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian Sulawesi dan Maluku.

Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau menjaga kecukupan cairan tubuh, menggunakan tabir surya saat beraktivitas di bawah terik matahari, serta menghemat air. Warga juga diminta tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan api, terutama di kawasan gambut, semak belukar, dan hutan yang rentan terbakar.

Di tengah peluang hujan, kewaspadaan terhadap genangan, longsoran material, sambaran petir, dan angin kencang tetap diperlukan. Masyarakat dapat memantau prakiraan serta peringatan dini melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial @infobmkg.

Dengan kondisi atmosfer yang dinamis, cuaca panas dan hujan lebat dapat menjadi risiko yang muncul di wilayah berbeda dalam periode yang sama. 

Memantau informasi terbaru dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi setempat menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak cuaca selama akhir Oktober hingga awal November 2026. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Warga Palestina Jika Gadi Eisenkot Terpilih di Pemilu Israel 2026

Nasib Warga Palestina Jika Gadi Eisenkot Terpilih di Pemilu Israel 2026

Dampak positif dan negatif bisa diterima warga Palestina seandainya pensiunan militer Gadi Eisenkot terpilih dalam Pemilu Israel 2026 atas Benjamin Netanyahu.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Bingung Pilih Jenis Ponsel Lipat? Simak Perbedaan Model Cangkang dan Buku serta Kelebihannya

Bingung Pilih Jenis Ponsel Lipat? Simak Perbedaan Model Cangkang dan Buku serta Kelebihannya

Ponsel lipat semakin menarik perhatian berkat desain yang unik dan fitur yang terus berkembang. Ini perbedaan dua jenis utama, yakni model cangkang dan buku.
Ada Aksi Demo di Bundaran HI hingga Gedung DPR RI Hari Ini 28 Oktober 2026, Polri Minta Masyarakat Tertib dan Bertanggung Jawab

Ada Aksi Demo di Bundaran HI hingga Gedung DPR RI Hari Ini 28 Oktober 2026, Polri Minta Masyarakat Tertib dan Bertanggung Jawab

Sejumlah massa dari berbagai elemen mahasiswa akan melakukan aksi demo di sejumlah wilayah Jakarta Pusat meliputi Bundaran HI, Gedung DPR RI, hingga Monas hari ini 28 Oktober 2026. Masyarakat diharapkan tetap mengedepankan cara-cara yang konstruktif dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi dalam aksi penyampaian pendapat ini.
Manchester United Putuskan Pertahankan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Penentu Nasib?

Manchester United Putuskan Pertahankan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Penentu Nasib?

Manchester United kabarnya telah memutuskan untuk tidak memecat Michael Carrick seusai kekalahan dari Bournemouth. Sang pelatih punya satu kesempatan lagi jelang melawan Chelsea.
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.

Trending

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Ranking 1 Dunia Tunggal Putri dan Putra: An Se-young Mendominasi, Jonatan Christie Bertahan 5 Minggu

Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Ranking 1 Dunia Tunggal Putri dan Putra: An Se-young Mendominasi, Jonatan Christie Bertahan 5 Minggu

An Se-young masih kokoh di peringkat satu dunia tunggal putri dengan 122.287 poin, sementara sektor tunggal putra diwarnai pergantian takhta usai Christo Popov.
Jadwal Hylo Open 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Jonatan Christie, 3 Wakil Indonesia Unjuk Gigi

Jadwal Hylo Open 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Jonatan Christie, 3 Wakil Indonesia Unjuk Gigi

Jadwal Hylo Open 2026 hari ini Rabu (28/10/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi. Salah satunya Jonatan Christie.
Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jakarta diprediksi mengalami kepadatan arus lalu lintas pada Rabu (28/10). 
Selengkapnya

Viral