7 Fakta Mencengangkan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Terbaru Polisi Gelar Rekonstruksi 38 Adegan
- Syamsul Huda-tvOnenews.com
Sisa jasad tersebut diduga hendak dibuang ke sungai, tetapi polisi menemukan serpihan tulang di area tungku pembakaran di belakang rumah tersangka.
Mesin pencacah itu disebut dibeli secara daring melalui transaksi cash on delivery (COD). Setelah dipakai, mesin tersebut kemudian dijual kembali.
4. Tersangka Sempat Menemani Keluarga Melapor
- Threads/ikbalsermaf11 - Istimewa
Keluarga Dini mulai khawatir setelah komunikasi dengan korban terputus.
Dini sebelumnya rutin memberikan kabar kepada keluarganya di Bogor, tetapi komunikasi terakhir tercatat pada 20 September 2026.
Keluarga kemudian melaporkan kehilangan Dini dan anaknya ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.
Dalam perkembangan yang mengejutkan, Dwi Bagus disebut sempat mendampingi keluarga korban ketika membuat laporan kehilangan tersebut.
Polisi kemudian menyelidiki sejumlah petunjuk, termasuk rekaman CCTV hotel dan keterangan para saksi, hingga akhirnya mengarah kepada tersangka.
5. Istri Sah Disebut Tidak Mengetahui Peristiwa Tersebut
Pemberitaan mengenai kasus ini turut menyoroti keberadaan istri sah tersangka.
Berdasarkan informasi awal yang disampaikan keluarga dan penyidik kepada media, Dwi Bagus sebelumnya disebut mengaku telah menduda ketika menjalin hubungan dengan Dini.
Namun, keterlibatan pihak lain harus tetap didasarkan pada keterangan resmi kepolisian.
Hingga informasi yang tersedia dalam laporan terbaru, penyidik berfokus pada dugaan peran Dwi Bagus dalam pembunuhan dan upaya menghilangkan jejak.
6. Pelarian Berakhir di Jombang
Setelah penyelidikan mengarah kepadanya, Dwi Bagus ditangkap di wilayah Jombang, Jawa Timur, pada Minggu malam, 25 Oktober 2026.
Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan kehilangan yang dibuat keluarga korban.
Setelah diamankan, tersangka dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polda Jatim.
7. Perkembangan Terbaru: Rekonstruksi dan Tes DNA
Pada Selasa, 27 Oktober 2026, penyidik melakukan rekonstruksi untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan rangkaian peristiwa di sejumlah lokasi, termasuk hotel dan rumah tersangka.
Dwi Bagus dikabarkan memperagakan 38 adegan di sejumlah lokasi.
Polda Jatim juga menyatakan telah mengirimkan serpihan tulang yang ditemukan di area pembakaran ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan DNA.
Hingga laporan yang diterbitkan pada 27 Oktober, hasil pemeriksaan tersebut masih ditunggu sehingga identitas serpihan tulang belum dapat dipastikan secara ilmiah.
Load more