News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Selasa, 3 November 2026 - 16:33 WIB
Pendakwah Habib Bahar bin Smith buka suara soal kontroversial Herri Pras.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / youtube tvOnenews / Tangkapan layar YouTube Herri Pras

Jakarta, tvOnenews.com - Nama konten kreator Herri Pras belakangan menjadi perbincangan publik setelah polemik tantangan duel yang disampaikannya melalui media sosial berujung pada kedatangan Yudi Cahyadi bersama sejumlah orang ke kediamannya pada Senin (2/11/2026).

Kedatangan rombongan tersebut menyita perhatian warganet. Pasalnya, Herri Pras sebelumnya menjadi sorotan setelah melontarkan sejumlah pernyataan kontroversial yang ditujukan kepada dua pendakwah ternama, yakni Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia juga sempat menyampaikan tantangan kepada pihak lain untuk menyelesaikan persoalan melalui duel.

Youtuber Herri Pras digeruduk.
Youtuber Herri Pras digeruduk.
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram/hannykristiantonew

Salah satu sosok yang disebut turut mendatangi kediaman Herri Pras adalah Yudi Cahyadi, seorang petarung seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA) yang pernah tampil dalam ajang Road to UFC.

Momen kedatangan Yudi Cahyadi bersama rombongan tersebut kemudian tersebar melalui sejumlah video di media sosial dan mengundang beragam reaksi dari masyarakat.

Di tengah ramainya polemik tersebut, pendakwah Habib Bahar bin Smith turut menyampaikan pandangannya mengenai perilaku konten kreator di media sosial, khususnya yang menjadikan penghinaan dan gunjingan terhadap ulama sebagai materi konten.

Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu mengingatkan bahwa para kreator seharusnya menghasilkan konten yang memberikan manfaat dan membawa pengaruh positif bagi masyarakat.

"Hendaknya bagi para konten kreator melakukan hal-hal yg baik yg bermanfaat bagi orang lain dalam konten-kontennya..sehingga kontennya bermanfaat dan orang-orang yang melihatnya di berbagai media sosial bisa memgambil kebaikan-kebaikan dan manfaat dalam kontennya…konten yg mengajak kepada hal-hal baik dan mencegah dari pada hal-hal yg buruk," ucap Habib Bahar kepada tim tvOnenews.com.

Lebih lanjut, Habib Bahar secara khusus menyoroti konten-konten Herri Pras yang menurutnya banyak berisi penghinaan, cacian, dan gunjingan terhadap kalangan ulama, kiai, serta habaib.

Ia menilai bahwa mencari penghasilan maupun popularitas melalui media sosial semestinya dapat dilakukan tanpa harus merendahkan atau memfitnah orang lain, terlebih mereka yang memiliki kedudukan sebagai ulama.

"Si Herri Pras ini konten-kontennya banyak menghina, mencaci dan menggunjing para ulama, kyai dan habaib..kalau mau mencari uang atau ketenaran dari media sosial tanpa harus mencaci dan memaki atau memfitnah orang lain, apalagi para alim ulama, kalau si Herri Pras tidak sejalan dan sepemikiran dengan ulama yg di hina dan gunjing," ujarnya.

Habib Bahar juga menegaskan bahwa perbedaan pandangan terhadap seorang ulama bukanlah alasan untuk melontarkan hinaan maupun cacian. Menurutnya, kritik tetap dapat disampaikan, tetapi harus menggunakan bahasa dan cara yang baik.

"Kalau pun mau mengkritik ya dengan cara yang baik,bukan dengan hinaan dan cacian…dia ulama bukan, orang berilmu bukan, terus sok-sokan mau menghakimi para ulama yang jauh berilmu dan derajatnya di tinggikan oleh Allah karena ilmu itu…fitnah itu tertidur dan celakalah orang-orang yang membangunkannya…"

Tak berhenti sampai di situ, pendakwah kelahiran Manado, Sulawesi Utara, tersebut turut menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya menjaga kehormatan dan menghormati kedudukan para ulama di tengah masyarakat.

Habib Bahar mengingatkan bahwa tindakan merendahkan ulama dapat membawa dampak yang lebih luas, terutama terhadap kepercayaan masyarakat awam terhadap ilmu, fatwa, serta nasihat keagamaan.

"Dan ingat bahwa sebenarnya daging ulama itu beracun, kebiasaan Allah Ta’ala dalam menyingkap tabir para pencela akan terlihat dengan sendirinya. Dan siapa yang melecehkan para ulama, maka Allah Ta’ala akan menimpakan kematian hati sebagai bencana baginya sebelum kematiannya, karena kasian masyarakat awam, jika kehormatan ulama di jatuhkan, masyarakat yang awam tidak akan percaya lagi pada ilmu, fatwa dan nasehat nya…maka berbicaralah yang baik atau lebih baik diam…semoga dia mendapat hidayah di jalan kebaikan..amin."

Habib Bahar bin Smith keluar dari mobil
Habib Bahar bin Smith keluar dari mobil
Sumber :
  • ANTARA

Melalui pernyataan tersebut, Habib Bahar bin Smith mengajak para kreator media sosial untuk lebih bijak dalam menyampaikan pendapat maupun membuat konten. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tutur kata, menghindari fitnah, serta mengedepankan kritik yang disampaikan secara santun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.
Kapolri Ganti Enam Wakapolda, Berikut Daftarnya

Kapolri Ganti Enam Wakapolda, Berikut Daftarnya

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen)
Viral Komplain Makanan Basi dan Tak Higienis via Online Food, Pembeli Malah Disindir Admin Toko: Semoga Anda Dapat Hidayah

Viral Komplain Makanan Basi dan Tak Higienis via Online Food, Pembeli Malah Disindir Admin Toko: Semoga Anda Dapat Hidayah

Peristiwa tidak menyenangkan dialami @saliviaaaa_ di Threads. Ia mengunggah pengalaman saat mendapat makanan basi dari toko Laok Paok Catering Harian, Sidoarjo.
IOAC 2026 Langsungkan Pertandingan Polo Air dengan Format Baru, Ketua Komtek Polo Air: Jadi Lebih Cepat dan Banyak Gol

IOAC 2026 Langsungkan Pertandingan Polo Air dengan Format Baru, Ketua Komtek Polo Air: Jadi Lebih Cepat dan Banyak Gol

Polo Air menjadi salah satu cabor yang mewarnai gelaran Indonesia Open Aquatic Championships 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI).

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral