Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih dalam proses pemadaman. Salah satunya, di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) yang sudah padam tetapi meninggalkan asap.
Sehubungan dengan kondisi ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan peristiwa karhutla ternyata menyisakan titik-titik asap di dalam lapisan tanah, meski hujan telah turun di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
"Setelah hujan turun, masih ditemukan asap dari dalam tanah di beberapa titik yang diduga berasal dari bara api yang tersimpan di lapisan tanah gambut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dikutip dari Antara, Rabu (4/11/2026).
Kondisi tersebut ditemukan di kawasan gambut dalam wilayah Desa Ganongol Sari, Bolano Lambunu, yang sebelumnya sempat terbakar dan saat ini masih dalam penanganan tim petugas gabungan.
Menurut Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan lebih kurang seluas satu hektare lahan gambut yang terbakar di Desa Ganongol Sari. Peristiwa kebakaran ini diduga dipicu oleh aksi pembakaran lahan secara sengaja sebagaimana laporan yang diterima Minggu (1/11) sekitar pukul 16.00 WITA.
"Unsur gabungan dari BPBD bersama TNI, Polri, relawan, Satpol PP, aparat desa, dan masyarakat masih langsung melakukan pemadaman," katanya.
Karhutla di Sulteng, ia menambahkan skala yang jauh lebih luas juga terjadi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Jumat (30/10) sekitar pukul 11.10 WITA.
Kebakaran yang melanda kawasan perkebunan serta lahan kosong dengan luas dampak sementara mencapai sekitar 110 hektare.
Untuk diketahui, hingga Senin (2/11) titik-titik api dilaporkan masih menyala di beberapa lokasi akibat beratnya kondisi medan serta keterbatasan ketersediaan sumber air untuk proses pemadaman.
Sejauh ini tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong, unsur TNI dan Polri, pemadam kebakaran, Satpol PP, serta masyarakat, terus berjibaku melaksanakan upaya pemadaman hingga tahap pendinginan.(klw)
Load more