News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sertifikat Higiene SPPG Berlaku 5 Tahun, Kemenkes Ingatkan Risiko Keracunan Makanan

Kemenkes menegaskan pengawasan rutin SPPG tetap diperlukan meski sudah memiliki SLHS. Simak standar keamanan pangan dan perkembangan sertifikasi dapur MBG
Rabu, 4 November 2026 - 17:10 WIB
Sertifikat Higiene SPPG Berlaku 5 Tahun, Kemenkes Ingatkan Risiko Keracunan Makanan
Sumber :
  • ANTARA/Irfan.

tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bergantung pada kualitas bahan makanan dan kandungan gizinya. Keamanan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat juga menjadi faktor penting untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan. 

Makanan yang bergizi tetap berisiko menimbulkan gangguan kesehatan apabila proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusinya tidak memenuhi standar kebersihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Risiko tersebut dapat muncul dari berbagai hal, mulai dari air yang tercemar mikroorganisme, kebersihan peralatan dapur yang kurang terjaga, hingga petugas yang sedang sakit tetapi tetap menangani makanan. 

Jika pengawasan tidak dilakukan secara konsisten, masalah kecil dalam proses pengolahan pangan berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB), termasuk keracunan makanan yang dapat berdampak pada banyak orang.

Karena itu, pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perlu memperhatikan keamanan pangan sejak tahap persiapan hingga makanan diterima konsumen. 

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi salah satu instrumen untuk memastikan kelayakan dapur, tetapi penerbitannya bukan akhir dari proses pengawasan.

Mengapa Sertifikat Higiene SPPG Tidak Cukup Tanpa Pengawasan Rutin?

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Then Suyanti, menekankan bahwa penerbitan SLHS perlu diikuti pengawasan rutin terhadap setiap SPPG. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan standar higiene dan sanitasi tetap diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Dalam Rapat Sosialisasi dan Koordinasi SPPG di Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Rabu, (04/11), Suyanti menjelaskan bahwa prosedur operasional standar atau Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan dan pengawasan SPPG mengacu pada regulasi yang telah disahkan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama kementerian terkait.

"Jika seluruh SOP dijalankan dengan teliti dan konsisten, risiko KLB seperti gangguan kesehatan atau keracunan makanan dapat dicegah sedini mungkin," kata Suyanti.

Ia juga mengingatkan bahwa SLHS yang berlaku selama lima tahun hanya menjadi jaminan awal. Keamanan pangan tetap bergantung pada kedisiplinan pengelola dalam menjalankan prosedur kebersihan setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Air Bersih, Kebersihan Petugas, dan Distribusi Jadi Perhatian

Berdasarkan evaluasi dan pengawasan di lapangan, terdapat sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki oleh pengelola SPPG. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026
Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026) membuat Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang di kandang klub Australia. 

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral