Agar Karhutla Tak Terulang Lagi, DPR Dorong Reaktivasi Kanal Gambut
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB Ahmad Fauzi mendorong penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut.
Fauzi memaparkan langkah itu dapat dilakukan melalui pengelolaan tata air yang berkelanjutan dengan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk mereaktivasi kanal dan pintu air gambut sebagai langkah strategis mencegah kebakaran sejak dini.
Fauzi menilai penanganan karhutla selama ini masih menghadapi tantangan besar terutama di kawasan gambut yang memiliki karakteristik kebakaran sulit dipadamkan secara menyeluruh.
Menurutnya upaya pemadaman perlu diimbangi dengan penguatan sistem pencegahan melalui pengendalian tinggi muka air tanah.
“Selama ini kita melakukan berbagai upaya pemadaman, tetapi kebakaran gambut tidak mudah dituntaskan secara menyeluruh. Karena itu, yang paling penting saat ini adalah memperkuat manajemen pencegahan melalui aktivasi kembali kanal dan pintu air di kawasan lahan gambut,” kata Fauzi kepada awak media, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
- Istimewa
Ia menyoroti fungsi kanal dan pintu air disejumlah kawasan gambut yang sejak sekitar 2010 dinilai tidak lagi berjalan maksimal.
Padahal, kata Fauzi, infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air dan menjaga kelembapan gambut, terutama ketika memasuki musim kemarau.
Menurutnya reaktivasi kanal dan pintu air harus disertai pengaturan tinggi muka air tanah secara berkelanjutan agar gambut tidak mengalami kekeringan berlebihan.
Selain itu, Fauzi juga mendorong penempatan petugas khusus di titik-titik strategis kanal dan pintu air untuk melakukan pengawasan, pemantauan tinggi muka air, serta memastikan sistem pengendalian air berfungsi optimal.
“Jangan hanya menunggu kebakaran terjadi, kemudian melakukan pemadaman. Kita harus memastikan gambut tetap basah dengan menjaga tinggi muka air tanah, mengoptimalkan fungsi pintu air, serta memperkuat pengawasan di lapangan, terutama menjelang musim kemarau,” tegasnya. (raa/amr)
Load more