News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Kamis, 5 November 2026 - 01:38 WIB
Anak balita 3 tahun diajak mendaki gunung oleh orang tuanya tanpa pengaman
Sumber :
  • Instagram @jejakpendaki

Tenggarong, tvOnenews.com — Beredar luas di media sosial Instagram aksi nekat kedua orang tua yang ajak putranya berusia 3 tahun untuk melakukan pendakian.

Tidak didukung peralatan penunjang yang memadai, sang anak dibiarkan berjalan di pinggir tebing curam hanya beralaskan sandal tanpa pengaman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah insiden anak yang ditinggal di Gunung Prau beberapa waktu lalu, dunia pendakian kembali dihebohkan dengan aksi tidak terpuji dari kedua orang tua.

Melansir dari postingan Instagram @jejakpendaki, tampak sebuah video menunjukkan aksi satu keluarga yang menuruni jalur terjal Bukit Biru, Tenggarong, Kalimantan Timur.

Dalam rekaman tersebut, diketahui bahwa ada seorang anak kecil berusia tiga tahun yang diboyong orang tuanya untuk melakukan pendakian.

Parahnya lagi, bocah ini diajak tanpa alat pengaman apapun. Dia hanya diarahkan untuk terus berpegangan dan sesekali digendong oleh sang ibu.

“Pegangan mama,“ ucap sang ibu berkali-kali kepada anak balitanya itu.

Bukan hanya itu, sang anak hanya memakai pakaian kaos, celana pendek hingga sandal ketika melakukan pendakian sehingga standar keamanan sangatlah mengkhawatirkan.

Pada pendakian tersebut, setiap pengunjung hanya diberi alat pengaman berupa tali tambang yang menjuntai agar memudahkan pendaki saat menuruni jalur terjal.

Anak balita 3 tahun diajak mendaki gunung oleh orang tuanya tanpa pengaman
Anak balita 3 tahun diajak mendaki gunung oleh orang tuanya tanpa pengaman
Sumber :
  • Instagram @jejakpendaki

Sementara itu, sang ayah terus mengawasi dari belakang anaknya ketika hendak turun menuruni jalur yang terjal dan cukup ekstrim di sekelilingnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen ini lantas dengan cepat beredar di media sosial, terlebih komunitas pendakian. Tak sedikit yang mengecam sikap egoisme orang tua terhadap anaknya.

Terlebih lagi, kasus serupa terjadi di Gunung Prau, Jawa Tengah ketika seorang bocah ditinggalkan kedua orang tuanya di tenda hanya untuk summit ke puncak.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus menggenjot penerapan teknologi digital dalam berbagai pelayanan ke masyarakat.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan warga dengan penjual bakso di Banyumanik, Semarang yang buang limbah minyak dan air cucian ke got secara sembarangan berakhir damai setelah mediasi
Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Pemandangan tak biasa terlihat di Jakarta belakangan ini seiring dengan adanya pengerahan personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam jumlah besar. 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.

Trending

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.
Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan warga dengan penjual bakso di Banyumanik, Semarang yang buang limbah minyak dan air cucian ke got secara sembarangan berakhir damai setelah mediasi
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus menggenjot penerapan teknologi digital dalam berbagai pelayanan ke masyarakat.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Pemandangan tak biasa terlihat di Jakarta belakangan ini seiring dengan adanya pengerahan personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam jumlah besar. 
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Selengkapnya

Viral