News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Mahasiswa yang Nyambi jadi Tukang Ojek Termahal di Indonesia

Kalau ban bocor, biasa kami pakai rumput sebagai pengganti angin. Ban dalam dikeluarkan lalu dimasukkan rumput biar bisa digunakan lagi.
Minggu, 29 Agustus 2021 - 12:30 WIB
Ojek Seko Melewati Medan Berlumpur Sabbang-Seko, Sulsel
Sumber :
  • Haswadi

Luwu Utara, Sulawesi Selatan – Di usianya yang masih 20 tahun, Nastor sudah bekerja keras mencari nafkah sendiri untuk biaya kuliahnya. Mahasiswa teknik sipil, Universitas Andi Djemma (Unanda), Palopo ini, nyambi jadi tukang ojek Seko. Ojek Seko dikenal dengan biaya selangit karena Rute Sabbang-Seko, sekali jalan harus merogoh kocek Rp700 ribu hingga Rp1 juta.

Nastor mengatakan biaya yang mahal tersebut, sudah sepadan dengan ekstremnya perjalanan dan biaya operasional yang harus dikeluarkan.

"Sabbang ke Seko biasanya ditempuh selama tiga hari. Dan perjalanan akan lebih lama jika cuaca sering hujan," cerita Nastor Minggu (29/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan ke Seko tidaklah mulus. Sepeda motor yang dikendarai pasti mengalami kerusakan di jalan. Misalnya laher pecah, ban bocor, atau oli dan bensin habis. Masalah ini pasti muncul akibat beban muatan yang berlebih dan jalan yang berlumpur.

"Tapi kami sudah bawa persiapan untuk mengantisipasi jika sepeda motor rusak. Kalau ban bocor, biasa kami pakai rumput sebagai pengganti angin. Ban dalam dikeluarkan lalu dimasukkan rumput biar bisa digunakan lagi," ujarnya.

Tak jarang tukang ojek di Seko mengalami kecelakaan. Bahkan sudah ada beberapa orang yang cacat akibat kecelakaan saat membawa penumpang.

Meski butuh perjuangan berat dan menantang maut, tukang ojek Seko akan tetap ada. Nastor mengatakan jika sedang tidak ada mata kuliah, dia kembali ke Sabbang, untuk mengantar penumpangnya ke Seko.

"Biasa beriringan dengan teman-teman yang lain tapi sering juga saya jalan sendiri. Tergantung orderan kalau tarifnya cocok ya kita jalan," ungkapnya.

Ojek Seko tidak hanya melayani angkutan orang, tapi juga melayani pengiriman barang. Sekali narik bisa membawa muatan seberat 150 kg. Barang kiriman ini biasanya berupa peralatan rumah tangga, bahan bangunan, dan pecah belah. (Haswadi/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral