News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kongres Masyarakat Adat Nusantara di Papua, Bersatu Pulihkan Kedaulatan Masyarakat Adat

Sebagai salah satu organisasi Masyarakat Adat terbesar di dunia, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) memiliki sebuah perhelatan yang menjadi momentum bagi refleksi dan konsolidasi menuju gerakan Masyarakat Adat yang terpimpin, yaitu Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN).
Kamis, 14 Juli 2022 - 20:10 WIB
Konpers AMAN
Sumber :
  • Tim tvOne/Ervan Bayu

Jakarta - Sebagai salah satu organisasi Masyarakat Adat terbesar di dunia, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) memiliki sebuah perhelatan yang menjadi momentum bagi refleksi dan konsolidasi menuju gerakan Masyarakat Adat yang terpimpin, yaitu Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN). 

KMAN diselenggarakan setiap lima tahun sekali dan menjadi proses pengambilan keputusan strategis tertinggi, di mana Masyarakat Adat melakukan musyawarah dalam merumuskan sikap dan pandangan Masyarakat Adat, mengonsolidasikan gerakan Masyarakat Adat, melakukan dialog, serta merumuskan dan menetapkan mekanisme organisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, AMAN tengah melakukan serangkaian persiapan menuju KMAN VI yang akan diselenggarakan di Wilayah Adat Tabi, Papua pada 24-30 Oktober 2022 dengan tema “Bersatu
Pulihkan Kedaulatan Masyarakat Adat untuk Menjaga Identitas Kebangsaan Indonesia yang Beragam dan Tangguh Menghadapi Krisis.” 

Pemulihan menjadi kata kunci yang menegaskan persoalan Masyarakat Adat, sementara kedaulatan menjadi pengikat atas melekatnya hak Masyarakat Adat yang sekaligus menjadi syarat bagi Indonesia untuk merawat keberagaman dan ketangguhan menghadapi krisis apa pun.

Ketua Panitia KMAN VI sekaligus Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengutarakan bahwa KMAN VI akan menjadi pelangi indah di Wilayah Adat Tabi yang menjadi tuan rumah.

“Kita harus bersatu dan kompak karena ini adalah persembahan luar biasa bagi Masyarakat Adat. Kita akan sambut saudara-saudara kita,” ucapnya. 

Selain instansi pemerintah di tingkat pusat dan daerah, dukungan atas KMAN VI juga datang dari komunitas Masyarakat Adat Papua, DPR Papua, Gubernur Papua, Dewan Adat Papua, dan Majelis Rakyat Papua.

Sekjen AMAN Rukka Sombolinggi menyatakan rasa terima kasih atas derasnya dukungan dari berbagai pihak, terutama Masyarakat Adat di Wilayah Adat Tabi. Ia mengutarakan bahwa AMAN ingin Masyarakat Adat di Papua menjadi salah satu fokus yang tampil dalam KMAN VI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, KMAN ini adalah untuk menunjukkan bahwa Masyarakat Adat adalah komponen utama dan garda terdepan Bangsa serta solusi atas berbagai persoalan di Indonesia dan dunia.

“KMAN VI akan dihadiri oleh sekitar lima ribu sampai sepuluh ribu Masyarakat Adat dari berbagai penjuru Nusantara serta ratusan peninjau (perwakilan Masyarakat Adat
mancanegara, aktivis, peneliti, akademisi, jurnalis, dan lainnya) yang mencapai sekitar 30 persen dari jumlah peserta. Kami akan hadir sebagai saudara, bukan tamu. 
Semua akan berkumpul di Wilayah Adat Tabi, tinggal di rumah penduduk, dan makan dari makanan yang dikonsumsi Masyarakat Adat di sana,” ungkap Rukka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Motivasi Terbesar Comeback ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Motivasi Terbesar Comeback ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri ungkap motivasi terbesar di balik keputusannya kembali ke Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate. Kali ini, Megatron membawa ambisi besar.
Ini Awal Mula Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipanggil 'Ayah' oleh Siswa

Ini Awal Mula Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipanggil 'Ayah' oleh Siswa

Seseorang yang mengaku alumni dari sekolah tersebut memberikan penjelasan kenapa oknum guru terduga pelaku pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Lima Bandara Kembali Dibuka Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Lima Bandara Kembali Dibuka Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Dudy menyampaikan pernyataan tersebut secara langsung dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa dini hari.
Yusril: Judul Buku Islam ala Prabowo Bikin Orang Salah Paham

Yusril: Judul Buku Islam ala Prabowo Bikin Orang Salah Paham

Yusril mengatakan perdebatan yang berkembang lebih banyak berkaitan dengan pemilihan judul buku. Menurut dia, judul tersebut berpotensi
Ole Romeny Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, membawakan kabar baik untuk John Herdman jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Padahal, sebelumnya dia absen pada lanjutan kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Gagal Cetak Sejarah UFC, Alex Pereira Bersikukuh Ingin Rematch Lawan Ciryl Gane

Gagal Cetak Sejarah UFC, Alex Pereira Bersikukuh Ingin Rematch Lawan Ciryl Gane

Setelah gagal mewujudkan sejarah sebagai juara tiga divisi UFC, Alex Pereira kembali menegaskan keinginannya untuk menghadapi Ciryl Gane dalam rematch demi.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Selengkapnya

Viral