Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Siswa SD di Cianjur Jawa Barat
Sumber :
  • Chaeronsyah

Lama Tak Belajar di Sekolah, Murid SD di Cianjur Tidak Bisa Baca

Rabu, 15 September 2021 - 12:25 WIB
Oleh :

Cianjur, Jawa Barat- Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Cianjur, Jawa Barat, lupa membaca dan ada juga yang tidak bisa membaca akibat belajar jarak jauh selama masa Covid-19.

Hal itu diketahui Bupati Cianjur Herman Suherman saat inspeksi mendadak (sidak) Pembelajaran Tatap Muka (PTM)  ke SDN Ibu Jaenab 01 di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur Kota. Dalam Sidak tersebut Herman sempat mencoba salah satu siswi kelas 4 untuk membaca dan didapati siswi tersebut lupa cara mengeja huruf.

Menurut Herman adanya sejumlah siswa yang lupa membaca dan bahkan ada yang belum bisa membaca dikarenakan terlalu lamanya belajar jarak jauh tanpa dibekali fasilitas oleh orang tua siswa karena kemampuan orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

"Jadi setelah saya tanya, pada umumnya (penyebabnya) adalah ekonomi, ya.  karena di rumahnya tidak punya handphone dan juga orang tuanya bekerja serabutan, ada juga yang tidak bekerja, sehingga anak kelas empat lupa baca. Tapi alhamdulillah dari sekian puluh orang hanya beberapa anak ya. Ini akan jadi perhatian khusus untuk saya dan kepada dinas dan semua guru agar dijadikan khusus percepatan pembelajaran," ujarnya.

Herman melanjutkan pihaknya akan memberikan pelajaran khusus dengan menambah jam pelajaran bagi para murid yang kesulitan  membaca atau menulis dengan program guru kunjungi murid.

"Harus ditambah pembelajaran, misalkan sudah pulang ini anak yang tadi kurang bisa baca kita kasih pelajaran lagi, dikunjungi ke rumahnya kan ada program gurujug untuk anak-anak yang lupa baca dan ini wajib bagi wali kelasnya harus mendatangi keluarganya," tutur Herman.

Herman berharap para orang tua juga berperan aktif untuk meningkatkan kualitas belajar anaknya. Sehingga guru merasa terbantu saat anak belajar di sekolah.

"Saya berharap peran orang tua juga aktif kepada anaknya agar bisa membatu guru untuk meningkatkan kualitas belajar," katanya. (Chaeronsyah/act)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Puan Bicara Calon Panglima TNI, Ini Pernyataan Selengkapnya

Puan Bicara Calon Panglima TNI, Ini Pernyataan Selengkapnya

Persetujuan calon Panglima TNI akan didasarkan pada kepentingan organisasi TNI dan kepentingan rakyat secara luas. "Bukan didasarkan kepentingan politik sempit," kata Puan.
Pemerintah Vietnam Kembali Longgarkan Pembatasan di Hanoi Setelah Kasus Covid-19 Menurun

Pemerintah Vietnam Kembali Longgarkan Pembatasan di Hanoi Setelah Kasus Covid-19 Menurun

Hanoi akan melonggarkan lagi pembatasan Covid-19 pekan ini seiring dengan penurunan jumlah kasus baru dan bahwa sebagian besar populasi orang dewasanya sudah menerima dosis pertama vaksin, kata pemerintah.
Buntut Penganiayaan M Kece, Propam Polri Periksa Petugas Rutan Bareskrim

Buntut Penganiayaan M Kece, Propam Polri Periksa Petugas Rutan Bareskrim

Divisi Propam Polri memeriksa petugas Rutan Bareskrim Polri yang diduga lalai menjalankan tugas sehingga terjadi penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.
Akhirnya! 20 Ton Jagung Bantuan Presiden Diberikan ke Suroto

Akhirnya! 20 Ton Jagung Bantuan Presiden Diberikan ke Suroto

Suroto (51) Warga Desa, Suruwadang, Kecamatan, Kademangan, Kabupaten Blitar, peternak yang membentangkan poster bertuliskan
Istri Ustaz Arman: Bapak Tidak Pernah Terlibat Organisasi Tertentu

Istri Ustaz Arman: Bapak Tidak Pernah Terlibat Organisasi Tertentu

Dalam seminggu terakhir kerap melihat orang tak dikenal dengan berpakaian ojek online di depan gang rumah.
Kontak Tembak Kembali Pecah di Kiwirok Papua

Kontak Tembak Kembali Pecah di Kiwirok Papua

Kontak tembak antara anggota TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Senin (20/9), kembali terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Trending
Dirtipidum: Napoleon pukuli dan lumuri Kece dengan kotoran manusia

Dirtipidum: Napoleon pukuli dan lumuri Kece dengan kotoran manusia

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami M Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte telah memukuli dan melumuri Kece dengan kotoran manusia.
Ini Lho! Penampakan M Kece Sesaat Setelah Dihajar Irjen Pol Napoleon di Rutan

Ini Lho! Penampakan M Kece Sesaat Setelah Dihajar Irjen Pol Napoleon di Rutan

Tersangka penistaan agama Muhammad Kece menjadi korban penganiayaan Irjen Pol Napoleondi Rutan Mabes Polri. Napoleon pun siap mempertanggungjawabkan semua tindakannya terhadap M Kece.
Diduga Supir Mengantuk, Sebuah Minibus Tabrak Truk;

Diduga Supir Mengantuk, Sebuah Minibus Tabrak Truk; "Dua meninggal di lokasi kejadian."

Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantura Indramayu tepatnya di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Minggu malam (19/9). Akibat insiden tersebut 2 orang meninggal di lokasi kejadian satu di antaranya ibu hamil tujuh bulan. Semuanya, warga Kuningan, Jawa Barat.
Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Kasus Penganiayaan M Kece

Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Kasus Penganiayaan M Kece

Dirtipidum Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan jumlah saksi yang telah diperiksa dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece bertambah tiga orang sehingga menjadi enam orang.
Korban Perkelahian di Atas Kapal yang Jatuh Ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia 

Korban Perkelahian di Atas Kapal yang Jatuh Ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia 

Setelah tiga hari pencarian, korban perkelahian diatas Kapal Devina 2 atas nama Hamzah akhirnya ditemukan di Perairan Tanjung Pasir Bulungan, Kalimantan Utara.
Klasemen Liga Italia: Inter Milan di puncak setelah pesaing 'terpeleset'

Klasemen Liga Italia: Inter Milan di puncak setelah pesaing 'terpeleset'

Inter Milan menduduki puncak klasemen Liga Italia setelah para pesaingnya terpeleset dalam rangkaian laga pekan keempat hingga Senin dini hari WIB.
Gubernur DKI Anies Baswedan: Dunia Tercengang Melihat Indonesia Kendalikan Pandemi Covid-19

Gubernur DKI Anies Baswedan: Dunia Tercengang Melihat Indonesia Kendalikan Pandemi Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut masyarakat dunia saat ini tercengang melihat Indonesia karena mampu melewati masa krisis pengendalian pandemi Covid-19.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Damai Indonesiaku
15:00 - 15:30
Kabar Pasar
15:30 - 16:00
-Ragam Perkara
16:00 - 17:30
Kabar Petang
17:30 - 18:30
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
Selengkapnya