JPE Tak Bisa Hanya Andalkan Megawati Hangestri, Ini yang Harus Dilakukan Agar Tak Kalah Lagi
- instagram JPEVolley
tvOnenews.com - Jakarta Pertamina Enduro harus menerima hasil pahit pada laga perdana seri ke-6 Proliga 2026 yang digelar di Bojonegoro, Jawa Timur. Tim yang diperkuat Megawati Hangestri itu takluk saat menghadapi Jakarta Livin Mandiri di GOR Utama, Bojonegoro, Jumat (13/2/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Jakarta Pertamina Enduro gagal membendung permainan solid lawan dan harus mengakui keunggulan Jakarta Livin Mandiri dengan skor 1-3 (25-12, 25-20, 15-25, 25-20).
Kekalahan ini membuat posisi Jakarta Pertamina Enduro di puncak klasemen terancam. Mereka kini hanya unggul satu poin dari Gresik Phonska Plus yang belum memainkan laga di seri Bojonegoro.

- PBVSI
Sebaliknya, tambahan tiga poin membuat peluang Jakarta Livin Mandiri untuk menembus babak final four semakin terbuka. Tim yang diperkuat Yolla Yuliana tersebut kini kokoh di peringkat keempat dan hanya terpaut dua poin dari Jakarta Electric PLN di atasnya.
Keberhasilan meredam “Megatron” menjadi salah satu faktor kunci kemenangan Jakarta Livin Mandiri. Pertahanan mereka mampu membatasi pergerakan Megawati Hangestri sepanjang laga.
Mantan pemain terbaik Red Sparks itu hanya mampu mencetak enam poin dalam empat set dengan efektivitas serangan 33 persen.
Catatan tersebut jauh di bawah rata-rata penampilannya dan berdampak besar terhadap menurunnya daya gedor Jakarta Pertamina Enduro. Mandeknya aliran poin di momen-momen krusial membuat tim kesulitan mengejar ketertinggalan.
Serangan Merata JLM: Berbanding terbalik dengan JPE yang terlalu bertumpu pada Wilma Salas (22 poin) dan Iana Shcherban (18 poin), JLM menampilkan distribusi bola yang lebih mematikan. Trio Ana Bjelica, Salsabila Dara, dan Weronika Szlagowska semuanya mencetak double digit.
Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa dalam permainan tim, kemenangan tidak bisa diraih hanya dengan mengandalkan segelintir pemain, termasuk semata-mata bertumpu pada Megawati Hangestri Pertiwi atau pemain asing.
Load more