GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Jet Pribadi Hendra Kurniawan, IPW Ungkap Poin Penting Polri harus Selidiki Ferdy Sambo

Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti penyelidikan jet pribadi yang digunakan mantan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J.
Senin, 10 Oktober 2022 - 19:42 WIB
Eks Karo Paminal Propam Polri, Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / antara

Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti penyelidikan jet pribadi yang digunakan mantan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J di Jambi.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menilai Polri juga perlu memeriksa keterangan dari atasan Hendra Kurniawan, yakni Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penyidik Bareskrim Polri harus melakukan penyidikan terkait dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi dari Hendra Kurniawan hingga Ferdy Sambo.

"Kalau Bareskrim sudah menyelidiki, harusnya penyelidikan itu komprehensif dan profesional. Jadi, yang akan diperiksa juga termasuk pihak terkait dengan kasus awal yang terjadi, yaitu FS (Ferdy Sambo)," ujar Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).

Sugeng Teguh menjelaskan pihaknya menekankan dua poin penting terlait keterangan Ferdy Sambo soal jet pribadi yang digunakan Hendra Kurniawan.

Menurut dia, penyidik perlu menyidiki penggunaan jet pribadi itu berdasarkan perintah Ferdy Sambo atau bukan.

Selain itu, tim penyidik perlu memeriksa jikadalam perintah itu, Ferdy Sambo menyediakan jet pribadi termasuk biaya perjalanan dinas atau menyerahkan sepenuhnya teknis kepada Hendra Kurniawan.

"Itu poin penting yang harus didalami. Pendalaman kedua poin itu masing-masing memiliki implikasi," jelasnya.

Adapun Brigjen Hendra Kurniawan telah ditetapkan sebagai terdangka obstruction of justice atau merintangi penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Dia kini menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan segera dilimpahkam ke Pengadilian Negeri Jakarta Selatan.

Meski demikian, Hendra Kurniawan belum disidang etik melalui Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait perkara obstructin of justice.

"Proses sidang etik tetap akan berlanjut terhadap BJP HK dalam waktu dekat," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, beberapa waktu lalu.

Hasil Lidik Jet Pribadi Brgjen Hendra Kurniawan diumumkan Kapan?

Salah satu tersangka obstruction of justice, Brigjen Hendra Kurniawan yang ikut terseret dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo. Terbaru, Brigjen Hendra Kurniawan diperiksa soal Jet Pribadi, Bareskrim bocorkan kapan hasil lidiknya, Minggu (9/10/2022).

Eks Karo Paminal Propam Polri, Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan jadi sorotan setelah berangkat ke kediaman keluarga Brigadir J di Jambi menaiki jet pribadi atau private jet

Akhirnya Brigjen Hendra Kurniawan Diperiksa Soal Jet Pribadi, Bareskrim Bocorkan Kapan Hasil Lidiknya.

Brigadir Jenderal Polisi Hendra Kurniawan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan pesawat jet pribadi. 

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Cahyono Wibowo mengatakan pemeriksaan dalam rangka meminta klarifikasi atau keterangan Brigjen Hendra Kurniawan itu telah dilaksanakan pada Jumat (7/10) lalu. 

"BJP HK sudah dilakukan klarifikasi atau permintaan keterangan dalam penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan private jet," kata Cahyono kepada wartawan di Jakarta, Minggu. 

Ia menjelaskan pemeriksaan itu bertempat di Mako Brimob, tempat mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Divisi Propam Polri itu ditahan sebagai tersangka kasus menghalangi penyidikan atau obstruction of justice perkara penembakan Brigadir J. 

"Pemeriksaan berlangsung pada pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB," kata Cahyono.

Tidak hanya Brigjen Hendra Kurniawan yang dimintai keterangan, Cahyono mengatakan pihaknya juga telah meminta keterangan pihak lainnya, namun enggan merinci siapa-siapa saja. Cahyono menyebutkan perkembangan penyelidikan terkait penggunaan pesawat jet pribadi oleh Brigjen Polisi Hendra Kurniawan akan disampaikan secara resmi pada Senin (10/10). 

"Hari Senin disampaikan hasil lidiknya, tapi kuantitas hasil lidik saja, bukan kualitasnya atau subtantif perkara," ujar Cahyono.

Dibongkar IPW

Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa mengatakan  pihaknya meminta timsus bentukan Kapolri untuk mengusut orang-orang yang memberikan jasa private jet yang membawa Brigjen Hendra Kurniawan dari Jakarta ke Jambi rumah Brigadir J.

Dari penelusuran Sugeng, dia menyebut ada dua orang sipil yang diduga terlibat di konsorsium 303 Ferdy Sambo yang punya jet pribadi tersebut dna dipinjamkan ke Hendra. Berikut pernyataan IPW soal private jet tersebut: 

Indonesia Police Watch, (IPW) meminta Tim Khusus Polri menjelaskan keterlibatan nama (pemilik privat jet) dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303. Sekaligus membongkar peranannya, menyusul terungkapnya pemakaian private Jet oleh Brigjen Pol Hendra Kurniawan dalam kaitan temuan uang Rp 155 Triliun oleh PPATK dari judi online. 

Pasalnya, Brigjen Pol Hendra Kurniawan diketahui pada tanggal 11 Juli 2022, diperintah atasannya Irjen Ferdy Sambo, yang saat itu Kadiv Propam Mabes Polri ke Jambi menemui keluarga Briptu Josua guna memberikan penjelasan atas kematian ajudannya tersebut.

Mantan Karo Paminal Divpropam Polri itu bersama-sama Kombes Pol Agus Nurpatria, Kombes Pol Susanto,  AKP Rifazal Samual Bripd Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu dan Briptu Mika menggunakan  private jet  yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak sebagai milik seorang mafia  berinisial RBT.  

Dua nama ini muncul dalam struktur organisasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, sebagai Bos Konsorsium Judi Wilayah Jakarta.  

Nama (pemilik jet pribadi) dalam catatan IPW adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya  berjarak 200 meter dari Mabes Polri. 

Almarhum Ketua Presidium IPW Neta S Pane pada  Juli 2020 sudah pernah meminta kepada Tim Satgasus Merah Putih Polri untuk segera bertindak membubarkan guna menjaga marwah Merah Putih.

“Satgasus Merah Putih yang selama ini sigap memburu bandar narkoba, tapi impoten dalam memberangus bandar judi online” ujar Neta Pane ketika itu.  

Dengan kenyataan ini, apa yang dinyatakan Neta S Pane itu adalah benar adanya, dimana terbukti Konsorsium Judi Online  selama ini dilindungi oleh Satgas Merah Putih. 

IPW berhasil mengidentifikasi jenis private jet  yang dipakai oleh Brigjen Hendra Kurniawan dan-kawan ketika terbang ke Jambi pada tanggal 11 Juli tersebut, yakni tipe Jet T7-JAB. Dua orang tersebut diketahui mantan narapidana kasus korupsi.

Timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan tali temali antara Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 Triliun milik Konsorsium 303, dalam kaitan pemberian dukungan kepada  pencalonan capres tertentu pada 2024 dimana Irjen Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya.

Menurut IPW, tidak ada alasan bagi Timsus Polri atau Bareskrim Polri untuk tidak memproses hukum judi online kelompok Konsorsium 303 dengan transaksi sebesar  Rp. 155 Triliun yang sudah dijejaki oleh PPATK.

Utamanya, saat Polri melakukan bersih-bersih di internalnya, aliran dana dari judi online yang masuk ke anggota-anggota Polri harus dibongkar secara terang benderang. Sebab itu, IPW menghimbau kepada Presiden Joko Widodo untuk serius memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memproses hukum temuan aliran dana Rp 155 Triliun dari judi online. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekaligus, membongkar peran Irjen Ferdy Sambo saat menjadi Kasatgassus Merah Putih serta penerimaan gratifikasi fasilitas penggunaan pesawat privat jet oleh Brigjen Pol. Hendra Kurniawan dkk yang adalah tindak pidana Korupsi. Karenanya KPK juga harus memeriksa terkait gratifikasi pesawat jet. (chm/ind/lpk/muu)

Jangan lupa tonton berita terbaru lainnya dan Subscribe tvOneNews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Massa Unjuk Rasa Laksanakan Salat Gaib di Depan Polda DIY untuk Korban Kekerasan Aparat

Massa Unjuk Rasa Laksanakan Salat Gaib di Depan Polda DIY untuk Korban Kekerasan Aparat

Di tengah aksi unjuk rasa di markas Polda DI Yogyakarta, sebagian massa menggelar salat gaib bagi korban kekerasan aparat, pada Selasa (24/2/2026) malam.
109 Tiang Monorel di Rasuna Said Selesai Dibongkar, Pemprov Jakarta Mulai Bangun Trotoar hingga Taman

109 Tiang Monorel di Rasuna Said Selesai Dibongkar, Pemprov Jakarta Mulai Bangun Trotoar hingga Taman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan seluruh tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta Selatan, sudah selesai dibongkar.
4 Posisi yang Bisa Ditempati Wonderkids Arsenal Demiane Agustien di Timnas Indonesia

4 Posisi yang Bisa Ditempati Wonderkids Arsenal Demiane Agustien di Timnas Indonesia

Wonderkids Arsenal U-21, Demiane Agustien, berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak 4 posisi yang bisa ditempatinya di skuad Garuda era John Herdman.
Arief Rahman Hakim

Arief Rahman Hakim

Saya kira, baik jika setiap Februari kita merevitalisasi makna gugurnya pahlawan Ampera Arief Rahman Hakim bagi kemajuan bangsa ini. Karena sejujurnya, kita adalah bangsa yang mudah lupa.
Terbukti Tajam di Lini Depan, Nasib Benjamin Sesko di MU Masih Tak Tejas

Terbukti Tajam di Lini Depan, Nasib Benjamin Sesko di MU Masih Tak Tejas

Penyerang muda Manchester United (MU), Benjamin Sesko, tengah berada dalam performa menanjak. Namun, statusnya sebagai starter belum juga terjamin.
KNVB Tak Mau Kecolongan Lagi? Timnas Belanda Berpotensi Panggil 4 Pemain Keturunan di FIFA Matchday, Timnas Indonesia Bisa Gigit Jari

KNVB Tak Mau Kecolongan Lagi? Timnas Belanda Berpotensi Panggil 4 Pemain Keturunan di FIFA Matchday, Timnas Indonesia Bisa Gigit Jari

KNVB akan memanggil empat pemain keturunan Indonesia pada FIFA Matchday? Langkah Ronald Koeman ini berpotensi menggagalkan rencana naturalisasi PSSI untuk Timnas Indonesia

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Proyek Sosial

Ketum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Proyek Sosial

​Ketua Umum PP Hima Persis, Sholahudin Hasan, menegaskan bahwa polemik mengenai besarnya anggaran program ini harus dilihat dengan kacamata investasi jangka panjang
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT