News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontribusi MIND ID Bersama PPAD Dukung Kementrian PUPR Hijaukan IKN

Indonesia sangat di anugerahi dengan Sumber Daya Alam yang Melimpah. Mulai dari kekayaan yang terkandung di dalam tanah, di perairan dan lautnya, hingga kandungan mineral.
Senin, 21 November 2022 - 19:09 WIB
Doni Monardo selaku Ketua Umum PPAD mengambil inisiasi dan langkah nyata dengan peduli terhadap lingkungan di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Indonesia sangat di anugerahi dengan Sumber Daya Alam yang Melimpah. Mulai dari kekayaan yang terkandung di dalam tanah, di perairan dan lautnya, hingga kandungan mineral di lapisan bebatuannya. Hal ini menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara kunci penyumbang komoditas minerba di dunia.

Banyak pemberitaan mengenai kerusakan alam yang saat ini sedang terjadi di Indonesia, belum maksimalnya pengelolaan kekayaan ini, perubahan iklim yang kian hari menjadi perbincangan. Benar, kondisi ini yang membutuhkan perhatian dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat, untuk memberi kontribusi nyata bagi Negeri ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Doni Monardo selaku Ketua Umum PPAD mengambil inisiasi dan langkah nyata dengan peduli terhadap lingkungan di Indonesia. Menjaga alam, merawat bumi merupakan komitmen yang ditunjukkannya sejak puluhan tahun lalu. Kini giliran perhatiannya ditujukan untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru yang bernama Nusantara. Selain mempersiapkan infrastruktur, sarana dan prasarana, perlu ada yang menyiapkan soal Penghijauan.

Doni Monardo yang sekarang juga menjabat sebagai Komisaris Utama MIND ID ini menyerahkan bibit tanaman sebanyak 141.400 bibit dengan 65 jenis tanaman kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono untuk Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan. Acara yang diselenggarakan di kebun bibit Cibubur ini dihadiri juga oleh Ketua Kadin, Arsjad Rasjid, Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan.

Doni mengatakan pentingnya untuk menjaga dan melestarikan alam sebagai salah satu peninggalan yang tak terlupakan. “Perlu untuk kita memberikan hadiah pada generasi berikutnya. Alam dan Lingkungan merupakan sebuah peninggalan dari generasi sebelumnya, mari kita tinggalkan dengan cerita yang baik,” ujar Purnawirawan TNI AD yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNPB tersebut.
 
Holding Industri Pertambangan menyambut positif langkah tersebut, karena sejalan dengan road map sustainability pathway MIND ID, terutama pada pilar Lingkungan. Selain itu juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada poin 13, Penanganan Perubahan Iklim. 

Dany mengatakan Grup MIND ID berkomitmen untuk menjalankan seluruh operasional dan bisnis pertambangan yang berkelanjutan. “MIND ID berkomitmen mendukung penuh program berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Sebagai Holding Industri Pertambangan dan Pelopor Dekarbonisasi di Indonesia MIND ID turut berperan aktif dalam menerapkan prinsip good mining practice, serta melaksanakan kewajiban reklamasinya,” ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Grup MIND ID memiliki program reklamasi, dan program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS. Sampai dengan akhir tahun 2021 luas reklamasi sebanyak 5.814 hektar. Sedangkan untuk rehabilitasi DAS sampai dengan tengah tahun 2022 Grup MIND ID telah mengerjakan penanaman dan pemeliharaan sebanyak 1.949 hektar dari target keseluruhan 3.641 hektar. 

“MIND ID sebagai bagian dari Kementrian BUMN tidak hanya menjalankan bisnis dan operasional Perusahaan, namun juga harus mampu sebagai agen pembangunan Negara. Oleh karena itu, apa yang kami lakukan hari ini harus dipandang sebagai kontribusi MIND ID dalam membangun bangsa Indonesia,” tutup Dany.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral