GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumpai Putri Candrawathi Seusai Kejadian di Duren Tiga, Susanto: Putri Nangis Terus

Saksi sidang lanjutan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuwat Ma’ruf ungkap fakta baru terkait terdakwa  Putri Candrawathi yang menangis terus, ini katanya.
Selasa, 29 November 2022 - 00:19 WIB
Kolase terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi
Sumber :
  • Tvonenews.com

Jakarta - Saksi sidang lanjutan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuwat Ma’ruf ungkap fakta baru terkait terdakwa  Putri Candrawathi.

Hal itu diungkap mantan Kabag Gakkum Roprovost Divpropam Polri, Kombes Susanto yang berlangsung hari ini Senin (28/11/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesaksiannya, Susanto tiba di rumah Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga bersama dengan eks Karo Provos Divisi Propam Polri, Benny Ali untuk memeriksa TKP setelah kejadian penembakan. Kemudia Benny Ali mengajaknya untuk menemui Putri di rumah pribadi Ferdy Sambo di kawasan Saguling

“Ayo To, kita harus tahu cerita sesungguhnya, meminta keterangan, interogasi ibu,” ajak Benny menurut keterangan Kombes Santoso. 

Kemudian Susanto bersama dengan Benny dan Ferdy Sambo berangkat ke rumah Saguling yang memakan waktu 5 menit. 

Sesampainya disana, Benny Ali bertanya kepada Putri Candrawathi tentang apa kejadian sesungguhnya. Namun Putri Candrawathi tidak sempat menyelesaikan kesaksiannya karena terus menangis

“Begitu cerita, ‘Oh kami baru pulang dari Magelang, kemudian saya baru istirahat’ nangis. Kemudia berhenti nangis dan ditanya lagi tentang kejadian sebetulnya ‘Saya sedang istirahat, ada yang masuk,’ nangis lagi kemudian berhenti lagi,” jelas keterangan dari saksi Susanto.

Akibatnya, Susanto mengaku disentuh oleh Benny Ali untuk menghentikan pertanyaan dengan alasan trauma dari Putri sehingga belum bisa menerima keterangan banyak. 

Yang akhirnya membuat Susanto dan Benny Ali kembali ke TKP Komplek Polri Duren Tiga pada pukul 16.25 WIB. Dan Susanto menyampaikan sudah ada ambulans untuk membawa jasad Brigadir J ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Video Kunci yang Ingin Dimusnahkan Ferdy Sambo Diperlihatkan

Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakdwa Richard Eliezer, atau Bharada E Ricky Rizal, Kuwat Ma’ruf kembali digelar Senin (28/11/2022).

Persidangan hari ini, menampilkan sebuah video rekaman CCTV yang berhasil dicopy oleh salah satu anggota kepolisian. Rekaman CCTV ini menjadi penting karena tersangka Ferdy Sambo yang ingin memusnahkan video ini. 

Menurut Arif Rahman seorang saksi sidang, alasan pemusnahan video CCTV ini adalah agar sesuai dengan cerita yang diciptakan oleh Ferdy Sambo.

“Kenapa (Ferdy) Sambo keberatan video itu ada?” tanya Majelis Hakim kepada saksi.

“Karena tidak sesuai dengan ceritanya (Ferdy Sambo),” jawab Arif Rahman yang menjadi saksi dalam persidangan kali ini sekaligus tersangka kasus Obstruction of Justice. 

Arif juga mengaku sempat ditegur oleh tersangka Ferdy Sambo akibat terlihat beberapa kali melihat CCTV yang berada di area garasi TKP. 

“Beliau tanya kenapa lihat CCTV? Saya bilang ini bagus Ndan kalau ada gambarnya. Terus beliau bilang itu rusak,” jelas Arif Rahman saat memberikan kesaksian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arif Rahma  menjadi tersangka akibat kehadirannya dalam ruang otopsi korban atas perintah AKBP Agus dan pemufakatan pemusnahan barang bukti yakni CCTV di sekitar TKP Kompleks Polri Duren Tiga.

Arif Rahman diberhentikan secara tidak hormat atau PTDH bersama dengan enam anggota polisi lainnya akibat dugaan Obstruction of Justice. (MG9/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Selengkapnya

Viral