News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecintaan pada Dunia Baca Berawal dari Buku yang Menarik

Ahmad, seorang pegiat pendidikan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggalkan pekerjaannya sebagai dosen dan memilih jalan sunyi.
Rabu, 30 November 2022 - 07:49 WIB
Ahmad, pegiat pendidikan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Sumber :
  • Humas Kemendikbudristek

Jakarta - Ahmad, seorang pegiat pendidikan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggalkan pekerjaannya sebagai dosen dan memilih jalan sunyi. Hatinya terenyuh ketika melihat anak-anak di desanya lebih piawai memainkan gawai dibanding membaca buku. Ahmad bertekad membangunkan anak-anak itu dari tidur panjang. Rencana ia susun dan lahirlah Uma Lengge Mengajar.

Ahmad mengaku bahwa sejak kecil ia dan kawan-kawannya sudah menyukai buku, meski kala itu akses buku masih sangat minim. Ahmad dan anak-anak di desanya pun biasa membaca Al Qur’an selepas magrib di langgar. Hal tersebut menandakan bahwa kegiatan membaca begitu lekat dalam keseharian mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegelisahan Ahmad muncul setelah bertahun-tahun merantau dan kembali ke kampung halamannya. Ia menyaksikan sendiri perubahan kebiasaan yang terjadi pada anak-anak di desanya. Selain lebih akrab dengan gawai, aktivitas belajar mengaji setelah magrib pun mulai berkurang. Bahkan, sebagian anak terjebak dalam kenakalan remaja.

Padahal, menurut Ahmad, jumlah sarjana dan mahasiswa di Kecamatan Wawo tak bisa dibilang sedikit. Namun, kehadiran kaum intelektual kampus rupanya belum berbanding lurus dengan kualitas sumber daya dan moralitas masyarakat. Sebagai dosen lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dan guru pondok pesantren, ia prihatin dengan keadaan tersebut.

Pria berusia tiga puluh tahun tersebut akhirnya menelaah permasalah sosial yang melanda kampung halamannya. Hasil penelusuran Ahmad menunjukkan bahwa tingkat literasi dasar yang minim di kalangan anak usia Sekolah Dasar (SD) ternyata menjadi salah satu faktor penyebabnya. 

Ahmad, pegiat pendidikan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Ahmad tidak ingin anak-anak terus terpuruk. Ia meyakini anak adalah aset bangsa. Maka, menurutnya perlu ada suatu gerakan yang lahir dari kesadaran kelompok intelektual, sebuah gerakan literasi yang membangkitkan kecintaan anak-anak pada dunia baca. Itulah mengapa pada akhirnya ia menginisiasi lahirnya Uma Lengge Mengajar. 

Nama Uma Lengge terinspirasi dari bagunan tradisional suku Mbojo yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan lumbung. Suatu hal yang fundamental dalam masyarakat agraris. Nama itu ia pilih karena keyakinannya bahwa pendidikan merupakan elemen fundamental dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Wawo tempat ia berasal.

Awalnya Uma Lengge Mengajar menuai cibiran dari Sebagian masyarakat. Bahkan, keluarganya pun tak sepakat dengan upaya Ahmad. Namun, kondisi itu tidak mematahkan semangat Ahmad dan kawan-kawannya untuk membangun pendidikan masyarakat Wawo.

Ahmad dan rekan relawan di Uma Lengge Mengajar memiliki dua fokus utama, yakni kegiatan internal khusus yang diperuntukkan untuk para relawan dan fun literacy. Kegiatan internal ini berupa diskusi ilmiah, bedah buku, serta pelatihan penerapan metode dan strategi pembelajaran literasi yang tepat bagi masyarakat, sementara fun literacy merupakan kegiatan luar ruang bagi anak-anak. Mereka dapat belajar sambil bermain gim edukatif, ice breaking, membaca buku, dan kegiatan lainnya yang diprogramkan di tiap sekolah maupun desa.

Selain itu, Ahmad dan para rekan relawan lainnya juga mengembangkan kegiatan fun literacy dalam bentuk perpustakaan keliling. Tujuannya agar gerakan literasi dapat merangkul lebih banyak anak di setiap rukun tetangga dan dusun. Mereka membawakan buku bacaan dan mendongengkan kisah untuk menghidupkan mimpi dan cita-cita anak-anak di Kecamatan Wawo.

Semangat Ahmad tentunya perlu terus didukung agar kemampuan literasi anak-anak bangsa terus meningkat. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan berbagai upaya untuk mendukung hal tersebut, salah satunya melalui platform digital Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).

SIBI menjawab kebutuhan publik akan buku yang interaktif dan menarik. Publik dapat menemukan buku teks dan buku nonteks digital dalam bentuk Portable Document Format (PDF), audio, dan interaktif. Buku-buku tersebut telah melalui proses penilaian dan kurasi dari pemerintah, sehingga layak digunakan. Selain itu, Kemendikbudristek juga mengutamakan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam membangun pilar strategi literasi di Indonesia sebagai upaya membangun Profil Pelajar Pancasila. 

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam sebuah lokakarya bertajuk “Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Buku Cerita Anak dari Sabang sampai Merauke: Kebijakan, Kegiatan dan Inovasi Daerah” pada Juni 2022 menyampaikan bahwa buku anak harus mengutamakan unsur yang menghibur (entertainment value), sehingga menyenangkan bagi anak. 

“Maka, membagikan buku saja tidak cukup, tetapi butuh lebih banyak upaya lainnya, seperti pelibatan dengan guru di sekolah, perpustakaan, penyedia buku bacaannya, dan banyak lagi,” ujar Nadiem.

Selaras dengan pernyataan Nadiem, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, mengatakan bahwa kriteria buku berkualitas adalah buku bacaan yang menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Buku bacaan yang membuat anak-anak terdorong mengambil buku tersebut dan tenggelam dalam dunia imajinasi mereka,” tutur Anindito.

Menurutnya, hal tersebut merupakan fondasi yang sangat penting bagi tercapainya profil pelajar Pancasila dan pembelajar sepanjang hayat yang bisa berpikir merdeka. Siswa, guru, pelaku perbukuan, dan publik dapat mengakses berbagai produk-produk, regulasi, dan kebijakan terkait perbukuan melalui platform digital SIBI pada tautan buku.kemdikbud.go.id.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral