News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besok 500 Buruh Lakukan Unjuk Rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Tolak Kenaikan UMP Hanya 5,6 Persen

Aksi unjuk rasa unsur buruh terkait menolak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2023 ditunda hingga esok hari, Jumat (2/12/2022).
Kamis, 1 Desember 2022 - 14:00 WIB
Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOne

Jakarta - Aksi unjuk rasa unsur buruh terkait menolak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2023 ditunda hingga esok hari, Jumat (2/12/2022).

Ada pun gugatan yang mereka suarakan adalah tidak terima kenaikan UMP hanya sebesar 5,6 persen atau setara dengan Rp4,9 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya, demo akan digelar di depan Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat.

"Kami mulai demo pukul 10.00 WIB," kata Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, saat dihubungi media, Kamis (1/12/2022).

Nantinya, unsur buruh akan bergabung dalam aksi unjuk rasa ini.

Selain KSPI, akan turut diikuti pula oleh Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), FSP KEP dan KSPSI.

"Massa yang kami kerahkan lebih dari 500 orang," jelasnya.

Sementara diberitakan sebelumnya, sejumlah buruh akan geruduk Balai Kota DKI Jakarta besok, Kamis (1/12/2022) lantaran tidak terima kenaikan UMP 2023 DKI Jakarta hanya 5,6 persen atau sebesar Rp4,9 juta.

Partai Buruh bersama organisasi serikat buruh menolak keputusan Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono terkait UMP 2023 DKI Jakarta.

“Tidak punya hati pada buruh. Tidak punya rasa empati pada buruh. Kami mengecam keras kebijakan Pj Gubernur DKI,” tegas Said Iqbal, Rabu (30/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said mengatakan kenaikan UMP sebesar 5,6 persen hanya membuat pihak buruh semakin miskin.

“Kenaikan 5,6 persen atau sebesar Rp259.944 akan membuat buruh semakin miskin. Apalagi di masa pandemi tidak ada kenaikan upah dan kenaikan harga-harga barang akibat kenaikan BBM menyebabkan daya beli buruh turun 30 persen. Kenaikan 5,6 persen membuat daya beli buruh dan masyarakat kecil semakin terpuruk,” kata dia. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral