GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemensos Realisasikan Janji Sekolah Darurat untuk Anak-anak Penyintas Gempa Cianjur

Semangat Siti Nur Azizah (10) bergelora. Rona bahagia bocah kelas IV SDN Pasir Sarongge, Kecamatan Pacet, Cianjur itu tergambar jelas di wajahnya.
Sabtu, 3 Desember 2022 - 18:57 WIB
Sekolah Darurat Kementerian Sosial,
Sumber :
  • Humas Kemensos

Cianjur, Jawa Barat - Semangat Siti Nur Azizah (10) bergelora. Rona bahagia bocah kelas IV SDN Pasir Sarongge, Kecamatan Pacet, Cianjur itu tergambar jelas di wajahnya. Pagi ini, dia mengikuti pembelajaran dengan penuh gelak tawa. Begitu pun, teman-teman seusianya.

Pasalnya, Sekolah Darurat yang ia minta langsung kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini tempo hari, sudah tersedia. Meski belum sepenuhnya normal, setidaknya, kini dia dapat kembali belajar bersama teman-teman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Senang sekali, semangat sekolah lagi karena sudah ada sekolah darurat," kata Azizah saat ditemui usai belajar di Sekolah Darurat, hari ini (3/12).

Berkat Sekolah Darurat yang disiapkan Kementerian Sosial, Azizah sudah mulai kembali bersekolah bersama guru dan teman-temannya dua hari ini, Jumat (2/12) dan Sabtu (3/12).

"Terima kasih Ibu Menteri atas bantuannya. Saya dan teman-teman sangat senang sekali bisa belajar kembali," kata bocah bersuara lugas ini.

Azizah, merupakan satu dari sekian anak penyintas gempa Cianjur yang mengeluhkan tak bisa belajar pasca sekolah mereka ambruk diguncang gempa.

Menurut penuturan Kepala Sentra "Mulya Jaya" di Jakarta, Adrianus Ala, Azizah sempat mencurahkan isi hatinya kepada Mensos Risma saat lokasi pengungsiannya didatangi Mensos, pekan lalu (26/11).

Kepada Risma, dia meminta agar sekolah tempatnya belajar yang rusak akibat gempa bisa segera diperbaiki. Dia mengatakan ingin kembali belajar di sekolah bersama teman-temannya.

"Terkait pembangunan Sekolah Darurat, ini berawal dari keprihatinan pimpinan Kemensos, khususnya Ibu Menteri Sosial, yang pada tanggal 26 November lalu, berkunjung ke Desa Ciputri," kata Adrianus di Cianjur.

Adrianus, yang pada saat itu, juga berada di lokasi, menyaksikan dialog yang terjadi antara Mensos dan Azizah. 

"Pada saat itu, (Mensos) sempat berdialog dengan salah satu siswa, anak Siti Nur Azizah, yang merindukan bersekolah kembali," ungkapnya.

Mendengar hal itu, Mensos berjanji sekolah tempat Azizah belajar akan segera diperbaiki. Namun, untuk sementara, pihaknya memohon anak-anak tetap berada di tenda Layanan Dukungan  Psikososial (LDP). Di sana, anak-anak tetap bisa belajar sambil menunggu perbaikan sekolah.

Atas permintaan itu, dikatakan Adrianus, Mensos kemudian menginstruksikan seluruh jajarannya yang bertanggungjawab atas lokasi pengungsian di Lapangan Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Cianjur untuk berkolaborasi, bersama merealisasikan permintaan si anak.

"Kami, mulai dari Direktorat PSKBA, Sentra "Mulya Jaya" di Jakarta, Poltekesos di Bandung, sampai teman-teman Tagana, berupaya semaksimal mungkin mendirikan Sekolah Darurat di Sarongge ini," kata dia.

Sejak mendapat instruksi Mensos pada Sabtu (26/11), beberapa keperluan untuk pendirian Sekolah Darurat didorong ke Lapangan Desa Ciputri, diantaranya 3 tenda besar yang digunakan sebagai ruang guru 1 dan ruang kelas siswa 2.

Tiap tenda pada ruang kelas siswa dibagi menjadi 3 sekat untuk ruang-ruang kelas yang lebih kecil sehingga 2 tenda besar yang disiapkan Kemensos mampu menyediakan 6 ruang kelas untuk menampung lebih dari 500 siswa. 

Adapun, untuk memberikan rasa nyaman pada saat belajar, tenda-tenda itu diberi alas palet dan triplek, sebelum ditutup terpal dan matras pada bagian atas. Hal ini untuk menghindari sentuhan langsung dengan tanah dan rembesan air jika hujan turun.

Selain itu, fasilitas pendukung lainnya juga terus dilengkapi, seperti papan tulis besar dan kecil di ruang-ruang kelas, toilet dan lampu penerangan solar cell, bahkan ruang khusus ibadah.

"Di sini, kami menyediakan fasilitas pendukung sekolah berupa toilet portable dan tandon air, lampu penerangan solar cell, juga ada rumah edukasi dan bermain di lapangan, serta ruang ibadah," kata dia menambahkan.

Berkejaran dengan Waktu

Seluruh persiapan pendirian Sekolah Darurat diupayakan rampung secepat mungkin mengingat anak sekolah akan menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) pada Senin (5/12) esok.

Terkait hal itu, Sub Koordinator Pemenuhan Kebutuhan Dasar Kemensos, Fahri Isnanta mengatakan pihaknya bersama tim mengupayakan rampungnya persiapan sebelum tiba hari itu.

"Atas dasar pertimbangan dari Dinas Pendidikan bahwasanya Hari Senin, 5 Desember besok, akan dilaksanakan ujian semester, kami sedikit berkejaran dengan waktu untuk menyiapkan sekolah darurat agar bisa segera digunakan," kata Fahri belum lama ini.

Berdasarkan hasil asesmen dia dan tim di lapangan, sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Cianjur mengalami kondisi kerusakan sehingga tidak memungkinkan untuk guru dan siswa kembali melakukan proses belajar mengajar di sana.

Oleh sebab itu, dikatakan Fahri, pendirian Sekolah Darurat untuk anak-anak penyintas bencana belajar, juga menjadi aspek kebutuhan dasar yang prioritas untuk dipenuhi Kemensos.

"Dalam pelaksanaan penanggulangan bencana di Kabupaten Cianjur, beberapa hal menjadi aspek prioritas, salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan dasar anak untuk belajar dan bermain," ucap pria berkacamata ini.

Fahri menyebut Sekolah Darurat untuk SDN Pasir Sarongge di Desa Putri, Kecamatan Pacet menjadi Sekolah Darurat pertama yang didirikan Kemensos di Kabupaten Cianjur pasca gempa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dimungkinkan adanya target perluasan Sekolah Darurat di lokasi-lokasi lain. "Ini Sekolah Darurat pertama yang kami dirikan. Sekolah Darurat ini nantinya akan dibangun, tidak hanya di Ciputri, tapi juga di Cariu, Cugenang, dan lain sebagainya. Jadi, lagi disiapin juga di tempat lain ini," kata dia. 

Saat berita ini dirilis, Sekolah Darurat untuk SDN Pasir Sarongge telah berdiri dan difungsikan sebagai tempat belajar mengajar selama dua hari, pada Jumat (2/12) dan Sabtu (3/12). Anak-anak pun sudah bisa menikmati suasana pembelajaran di dalam maupun luar kelas.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..
Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Operasi pencarian terhadap dua remaja atlet dayung yang hilang di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi berakhir pada Senin (25/5). 
Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan wajah berbeda di ajang ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung Juli mendatang. Pelatih kepala John Herdman
Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jawa Barat ini merencana-

Trending

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral