GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ricky Rizal Tak Terima Disebut Mencuri, Usai Pindahkan Uang Rp200 Juta ke Rekening Pribadi

Hakim ketua menyoroti tindakan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Ricky Rizal, yang memindahkan uang sebesar Rp200 juta
Selasa, 6 Desember 2022 - 00:15 WIB
Terdakwa Ricky Rizal menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di PN Jaksel, Senin 05/12/2022 pukul 10:29
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Hakim ketua, Wahyu Iman Santosa, menyoroti tindakan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ricky Rizal, yang memindahkan uang sebesar Rp200 juta dari rekening Brigadir J ke rekeningnya sendiri.

“Saudara ini, sudah disuruh membunuh, disuruh mencuri pun masih saudara lakukan,” kata Wahyu dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (5/12/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan tersebut, Ricky Rizal menyanggah ucapan Wahyu yang mengatakan bahwa dirinya disuruh membunuh dan mencuri uang. 

Terkait dengan pembunuhan, dia  menegaskan bahwa dia tidak diperintahkan untuk membunuh Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa uang yang ia transfer dari rekening atas nama Yosua merupakan uang operasional untuk keperluan keluarga Ferdy Sambo di Jakarta.

Akan tetapi, menurut Hakim Wahyu, yang terpenting adalah nama yang tertera di dalam rekening tersebut.

“Itu duit siapa kan tidak penting. Siapa yang punya rekening itulah yang merasa punya duitnya. Kalau dibalik, saudara (Ricky) yang dibunuh, uang saudara yang diambil, coba bayangkan,” kata Santosa.

Hakim Wahyu pun sempat mempertanyakan alasan tentang Ferdy Sambo yang membuka rekening atas nama Ricky Rizal dan Yosua Hutabarat. 

Akan tetapi, Ricky Rizal tidak mengetahui alasan di balik pembukaan rekening atas nama mereka berdua.

Bahkan, selain membuka rekening atas nama Ricky Rizal, Ferdy Sambo juga membeli sepeda motor atas nama dia. 

Menanggapi fakta tersebut, Santosa pun menyinggung mengenai pasal pencucian uang.

“Tahu undang-undang pasal pencucian uang?” tanya dia, yang kemudian dijawab Ricky Rizal bahwa ia tidak begitu memahami mengenai pasal tersebut.

Dalam persidangan hari ini, Ricky Rizal bersaksi untuk terdakwa Kuat Ma’ruf dan Richard Eliezer atau Bharada E. 

Para terdakwa didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan dakwaan primer melanggar ketentuan pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta dakwaan subsider pasal 338 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ricky Rizal Cuek saat Kuat Ma'ruf Bawa Pisau

Terdakwa Ricky Rizal mengaku melihat Kuat Ma'ruf membawa pisau untuk mengejar Yosua Hutabarat alias Brigadir J saat di Magelang, Jawa Tengah.

Menurutnya, seusai kejadian tetsebut, dirinya berinisiatif untuk mengamankan senjata api (senpi) milik Brigadir J.

"Saya takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," kata Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (5/12/2022).

Mendengar kesaksian tersebut, hakim pun mempertanyakan naluri Ricky Rizal sebagai polisi ketika melihat Kuat Ma'ruf membawa pisau.

Hakim bertanya soal satuan Ricky Rizal sebelum menjadi ajudan Ferdy Sambo.

"Saudara hanya bekerja di Lantas saja?"tanya hakim.

"Selama ini di Lantas," sahut Ricky Rizal.

Ricky menjelaskan pernah bertugas menjadi sopir pribadi Ferdy Sambo ketika menjabat sebagai Kapolres Brebes pada 2013.

Dia mengatakan setelah Ferdy Sambo dimutasi ke Polda Metro Jaya, dirinya juga dipindahkan ke Satlantas Polres Brebes.

"Tidak pernah di Reskrim (Reserse Kriminal)?"ujar hakim.

"Tidak," imbuh Ricky.

"Saya bingung, apakah di Lantas itu memang tidak punya naluri ya? Masa orang ngejar pakai pisau itu tidak dianggap masalah," cecar hakim.

Hakim lantas curiga pembunuhan Yosua Hutabarat sudah direncanakan ketika di Magelang, Jawa Tengah.

"Apakah memang kalian sebenarnya sudah merencanakan ini sejak di Magelang?"tanya hakim.

Ricky Rizal pun membantah hal tersebut lantaran mengaku tidak mengetahui peristiwa di Magelang.

"Siap, tidak ada karena kami tak tahu kejadian yang sebenarnya," kata Ricky.

Ricky Rizal Sebut Tak Dengar Perintah Ferdy Sambo “Woi Tembak”

Terdakwa Ricky Rizal mengaku tidak mendengar perintah Ferdy Sambo “Woi tembak” kepada Richard Eliezer alias Bharada E.

Menurutnya, sebelum Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas ditembak, Ferdy Sambo hanya mengucapkan “Jongkok, jongkok!”.

"Siap, yang saya dengar hanya ‘Jongkok, jongkok!’," kata Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (5/12/2022).

Jaksa penuntut umum (JPU) merasa heran terkait kesaksian Ricky Rizal seusai memperlihatkan bukti CCTV.

Dalam rekaman CCTV terlihat ruangan tempat penembakan Brigadir J yang tidak terlalu besar yang mana hampir mirip dengan ruangan persidangan.

"Kalau ruangannya segini, ada kursi pijat, kau tidak dengar 'Woi tembak’?," tanya jaksa.

Ricky Rizal mengaku tidak mendengar suara perintah Ferdy Sambo meski berada dalam ruangan yang sama.

Menurutnya, Ferdy Sambo hanya teriak "Jongkok, jongkok!" ke Brigadir J.

"Tidak ada Pak," kata Ricky Rizal.

"Tidak ada atau tidak dengar?," tanya jaksa.

"Siap, saya tidak mendengar," sahut Ricky Rizal.

Selain itu, Ricky Rizal mengaku tidak melihat Ferdy Sambo turut menembak Brigadir J.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan tidak memastikan hal tersebut lantaran terkejut seusai Bharada E alias Richard Eliezer menembak Brigadir J.

"Tidak tahu," imbuhnya. (lpk/nsi/ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Poin Ranking FIFA, Peringkat Timnas Indonesia Diprediksi Melesat Jika Berhasil Kangkangi Bulgaria

Hitung-hitungan Poin Ranking FIFA, Peringkat Timnas Indonesia Diprediksi Melesat Jika Berhasil Kangkangi Bulgaria

Babak final FIFA Series akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). 
Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Dedi Mulyadi turun tangan soal dugaan pungli di Pantai Sayang Heulang Garut. Wabup Garut beri klarifikasi usai video viral dikeluhkan wisatawan.
DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

Mundurnya Kabais TNI memang dianggap sebagai komitmen terhadap akuntabilitas dan integritas instansi Namun, DPR mengingatkan bahwa kasus air keras Andrie Yunus harus tetap diusut tuntas.
Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Tim terpadu dari Cidaun, Kabupaten Cianjur, bersama penduduk Desa Cibuluh tengah bekerja keras bersihkan material longsor yang menutup akses jalan antar-desa. 
Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Komisi III DPR menjadwalkan RDPU untuk membahas tudingan korupsi terhadap videografer Amsal Sitepu yang dituduh mark up harga proyek desa di Karo, Sumatra Utara
Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau mendalami dugaan keterlibatan petugas Imigrasi Batam pada kasus pungutan liar terhadap wisatawan asin

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT