News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Hangus Terbakar Ratusan Warga Mampang Prapatan Mengungsi di Masjid dan Ruko

Puluhan korban kebakaran di Jalan Bangka Buntu, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengungsi di Masjid Al-Aqwan dan dua ruko.
Selasa, 27 Desember 2022 - 03:04 WIB
Puluhan korban kebakaran di Jalan Bangka Buntu, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengungsi di Masjid Al-Aqwan, Senin (27/12/2022).
Sumber :
  • Haecal Vandhea Tan Pane/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan korban kebakaran di Jalan Bangka Buntu, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengungsi di Masjid Al-Aqwan.

Mereka terpaksa mengungsi ke masjid setelah rumah mereka hangus terbakar dilalap si jago merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan membawa sebagian barang-barang yang dapat diselamatkan, para korban kebakaran memilih mengungsi karena kediaman mereka tak lagi bisa dihuni.

Menurut Andi Waris, salah satu korban kebakaran mengaku jika rumahnya menjadi bangunan terakhir yang terbakar akibat perambatan dari bangunan lain saat kebakaran terjadi.

Dirinya hanya bisa menyelamatkan beberapa dokumen berharga karena tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat melahap rumahnya.

Kini Andi mengungsi bersama anak istrinya serta berharap pemerintah membantu para korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal.

"Kemungkinan bermalam disini karena rumah sudah berantakan, kalau saya sama anak istri saja yang mengungsi. Rumah saya habis sudah, api terakhir di situ, ngikutin angin soalnya, apinya cepat banget kena angin", ujar Andi.

Meski api sudah dapat dipadamkan, namun hingga Selasa (27/12/2022) dini hari, petugaa pemadam kebakaram bersama warga masih melakukan pendinginan karena masih terdapat bara yang menyala.

543 Jiwa Terdampak Kebakaran

Sebanyak 543 jiwa terdampak kebakaran yang terjadi di Jalan Bangka Buntu I Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022) malam.

Peristiwa kebakaran sendiri terjadi di 3 RT di antaranya RT 6, 7 dan 8 yang berada di RW 5.

Untuk warga yang terdampak, petugas sendiri sudah menyiapkan tiga titik lokasi pengungsian di antaranya di Masjid Al Aqwam di Jalan Bangka Buntu II dan di depan dua buah ruko yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

Selain itu petugas juga akan segera membangun dapur umum untuk menyuplai kebutuhan warga yang terdampak.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary mengatakan ada sebanyak 180 keluarga dan 543 jiwa yang terdampak, polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut karena masih dalam penyidikan.

"Ya kami dari petugas kepolisian, kecamatan, PMI, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 19.30 WIB, dimana ada 180 kk (kepala keluarga), dan 543 jiwa terdampak. Ada tiga lokasi pengungsian yang disiapkan, di Masjid Al Aqwam, di Jalan Bangka Buntu II, dan ruko, kita juga akan membangun dapur umum untuk warga", ujar Ade.

Peristiwa kebakaran sendiri akhirnya bisa dipadamkan pukul 12.00 WIB Senin (26/12/2022) malam oleh pihak pemadam kebakaran, setelah menerjunkan 26 unit mobil pemadam kebakaran dan 120 personel.

Damkar Kesulitan Padamkan Api

Proses pemadaman kebakaran terhambat karena akses menuju lokasi kebakaran di Jalan Bangka Buntu I RT 05/07, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan merupakan gang sempit.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebakaran Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan, saat dihubungi tvOne pada Senin (26/12/2022).

"Total ada 23 unit Damkar dengan jumlah personel 120 orang ke TKP. Saat ini sedang proses pemadaman," tuturnya.

Satriadi Gunawan menyebut kendala pemadaman api dikarenakan akses jalan yang sangat sempit.

"Kami terus menambah jumlah armada dan personil untuk memblok perambatan api demi mengurangi risiko perambatan yang lebih luas lagi," tuturnya.

Satriadi belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar di Jalan Bangka Buntu I Mampang Prapatan tersebut.

"Angka pasti belum bisa dipastikan karena masih proses pemadaman, jumlah berapanya (rumah) yang terdampak belum bisa kami pastikan," ungkapnya.

Namun Satriadi menginformasikan jika sebagian besar rumah yang berada di Jalan Bangka Buntu ini merupakan bangunan rendah atau rumah tinggal karena wilayah tersebut merupakan perkampungan dengan hunian padat penduduk.

Begitupun dengan jumlah korban luka-luka maupun korban jiwa, Satriadi mengaku belum mendapat data pasti.

"Belum ada informasi korban, cuma tadi ada warga yang panik yang kami evakuasi. Kami masih fokus pemadaman dulu," katanya. 

Api Masih Merah

Pemadam kebakaran Jakarta Selatan menerjunkan 13 unit mobil pemadam kebakaran di Mampang Prapatan.

Puluhan rumah hangus terbakar di Gang Amal Satu, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022) malam.

Kejadian kebakaran pada pukul 19:30 WIB di salah satu rumah warga. Hingga api merembet ke bangunan rumah lainnya.

Warga sekitar yang panik langsung mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat yang aman. 

Saat ini api masih terus dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran DKI Jakarta.

Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan menerjunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

Selang beberapa waktu Damkar Jaksel menerjunkan 13 unit mobil Damkar dengan 65 personel.

Damkar tiba pada pukul 20.13 WIB setelah mendapat laporan dari warga pada pukul 20.05 WIB.

Saat ini petugas masih berjibaku berusaha memadamkan kobaran api yang membakar puluhan rumah di gang sempit tersebut.(hvt/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Keberhasilan Aleksandar Dimitrov membawa Timnas Bulgaria menjuarai FIFA Series 2026 di Jakarta langsung menarik perhatian. Pelatih berusia 49 tahun itu kini di-
John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

Performa Timnas Indonesia meningkat di era John Herdman. Bung Ropan menilai skuad Garuda bisa uji kekuatan lawan tim Timur Tengah di FIFA Matchday Juni 2026.
Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Timnas Futsal Indonesia bersiap kembali tampil di ajang ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026 yang akan digelar di Nonthaburi. Berstatus sebagai juara ber-
Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral