GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Kamis, 5 Februari 2026 - 13:47 WIB
Anak SD bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sumber :
  • tim tvOne - Kabar Siang

Jakarta, tvOnenews.com - Siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata terdaftar sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP). Bahkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat menanyakan kapan manfaat PIP dikirim kepada orang tuanya.

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia sempat tanya ke mamanya kapan PIP dicairkan. Orangtuanya bilang 'Nanti saya ke kabupaten untuk mencairkan itu'"," kata Bupati Ngada, Raimundus Bena, Kamis (5/2/2026).

Namun saat dicek, ternyata KTP orangtua korban tidak terdaftar sebagai warga Ngada. Ia pun disuruh kembali dan meminta surat keterangan penduduk desa. 

"Mungkin kelalaian mamanya ini sibuk ya, besoknya korban tanya lagi ke mamanya. Dijawab 'oke nanti baru saya akan urus sesegera mungkin ya'", ujar Raimundus.

Dia menambahkan, seiring berjalannya waktu, korban merasa kebutuhannya tidak terpenuhi karena tidak adanya PIP. Ia pun memilih tidak berangkat ke sekolah dan pergi kebun.

"Sesaat sebelum meninggal itu sempat bertemu beberapa petani. Tapi pada akhirnya orang ketiga yang bertemu itu sudah ditemukan meninggal gantung diri," terang Raimundus. 

Dia menjelaskan, pemerintah telah memberikan dana pendidikan berupa PIP versi pusat dan versi daerah. Bagi siswa yang tidak mendapat PIP versi pusat, akan diakomodir oleh daerah. 

"Saya mengalokasikan 1000 lebih siswa mendapatkan itu termasuk pakaian seragam ya," ujar dia.

Dalam kasus siswa bunuh diri ini, lanjut Raimundus, yang bermasalah adalah KTP orangtua korban yang terdaftar sebagai warga kabupten tetangga. 

"Kemungkinan besar di dalam mengakomodir berkaitan dengan hal ini kemungkinan besar terhambat ya. Hanya ibunya, neneknya, omanya itu KTP-nya Kabupaten Ngada," terang dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah pohon cengkeh tak jauh dari pondok sederhana tempat korban tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun, di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga kuat ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Kalah Langkah, Kini Liverpool Terdepan untuk Amankan Bintang Rp800 Miliar Milik Dortmund Musim Panas Nanti

AC Milan Kalah Langkah, Kini Liverpool Terdepan untuk Amankan Bintang Rp800 Miliar Milik Dortmund Musim Panas Nanti

Klub Liga Italia, AC Milan, semakin aktif bergerak jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026 dengan menargetkan sejumlah pemain potensial dari Eropa.
Presiden Prabowo Sindir Kaum Elite di Jakarta Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Presiden Prabowo Sindir Kaum Elite di Jakarta Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Presiden Prabowo Subianto menyindir sikap abai sebagian orang pintar alias kalangan elite di ibu kota Jakarta terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal ini
Media Vietnam Sampai Heran, Timnas Indonesia U-17 Ternyata Bisa Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Media Vietnam Sampai Heran, Timnas Indonesia U-17 Ternyata Bisa Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Media Vietnam dibuat heran melihat Timnas Indonesia U-17 berpeluang lolos ke Piala Dunia U-17 tiga kali beruntun. Begini katanya.
Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bahkan secara khusus menyoroti kecepatan pemain-pemain Qatar, terutama di sektor sayap dan lini depan
Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil sprint race MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada hari Sabtu 9 Mei malam WIB di mana Marc Marquez lagi-lagi menelan pil pahit.
Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Eks Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi berlari dari awak media usai diperiksa sebagai sebagai saksi oleh KPK pada Jumat (8/5/2026).

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Selengkapnya

Viral