News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Kerahkan Pasukan di Malam Pergantian Tahun Baru

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebut pihaknya akan menerjunkan dua pertiga pasukannya dari 35.000 personel pada perayaan malam pergantian tahun baru.
Jumat, 30 Desember 2022 - 17:43 WIB
Konferensi Pers Forkopimda DKI Jakarta di Polda Metro Jaya Terkait Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru
Sumber :
  • tim tvOnenews/Rizki Amana

Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebut pihaknya bakal menerjunkan dua pertiga pasukannya pada perayaan malam pergantian tahun baru.  

Hal itu disampaikannya usai menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta terkait pengamanan pada perayaan malam pergantian tahun.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Polda Metro Jaya akan menurunkan kekuatan dua pertiga kekuatan. Polda Metro Jaya ini kekuatannya 35.000, sepertiga istirahat untuk melaksanakan kegiatan rutin besoknya dua pertiga akan full total untuk melakukan back up," kata Fadil dalam konferensi persnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/12/2022). 

"Mulai dari sepanjang Sudirman-Thamrin ada tujuh titik panggung, stage. Kita juga sudah siapkan kemudian bersama Pak Gubernur kita di Taman Mini, dan masing-masing polres bersama para wali kota ada titik-titik yang akan diamankan," sambungnya.  

Fadil menuturkan nantinya pasukan Polda Metro Jaya bakal turut serta bersama personel gabungan yang berjaga pada perayaan malam pergantian tahun.  

Kata ia para personel gabungan tersebut bakal berjaga pada sejumlah titik keramaian pada perayaan malam pergantian tahun baru.  

"Kami menyesuaikan titik-titik perayaan malam pergantian tahun yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan juga titik-titik yang milik swasta, lokasi-lokasi bukan pemerintah yang biasa melakukan perayaan, dan juga jalan-jalan umum," katanya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Fadil memastikan para personel yang bersiaga bakal banyak ditempatkan di titik-titik rawan terjadinya konflik.  

"Juga jalan-jalan umum yang sering terjadi gangguan-gangguan kemacetan lalu lintas, mulai dari kerawanan kemacetan, kerawanan adanya timbulnya gesekan, atau perkelahian, potensi terjadinya bencana alam banjir sampai dengan gangguan-gangguan Kamtibmas, kejahatan-kejahatan yang lain," pungkasnya. (raa/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Selengkapnya

Viral