GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembalap MotoGp 3 Dunia Junior Fadhilah Arbi Aditama Terancam Dikeluarkan Pihak Sekolah

Masa depan pendidikan pembalap ajang FIM Junior GP dan Red Bull Rookies Cup Fadhilah Arbi Aditama (17) di SMAN 1 Purworejo, jadi polemik dan terancam dikeluarkan sekolah. 
Jumat, 13 Januari 2023 - 21:28 WIB
Pembalap ajang FIM Junior GP dan Red Bull Rookies Cup asal Purworejo, Fadhilah Arbi Aditama (17)
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Purworejo, Jawa Tengah - Masa depan pendidikan pembalap ajang FIM Junior GP dan Red Bull Rookies Cup asal Kabupaten Purworejo, Fadhilah Arbi Aditama (17) di SMAN 1 Purworejo, jadi polemik dan terancam dikeluarkan sekolah. 

Aktivitas Arbi dalam mengikuti balapan yang digelar di sejumlah negara di Eropa, menyebabkan pelajar kelas XI Bahasa SMAN 1 Purworejo itu terkendala dalam memenuhi kewajiban sebagai siswa sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak sekolah menawarkan pilihan kepada Arbi dan orang tuanya, untuk memilih antara balapan atau belajar. 

"Kami diberi tiga opsi, pertama memilih mau balapan atau sekolah, kedua dimutasikan ke sekolah lain, dan ketiga ikut Kejar Paket C. Semuanya pilihan sulit bagi kami mengingat harapan orang tua, Arbi bisa menuntaskan kegiatan belajar di sekolah, tapi juga bisa balapan demi mengejar mimpinya," tutur ibu Fadhilah Arbi Aditama, Anggi Putri Anggraeni (35), jumat (13/1/2023).

Menurut Anggi Putri, persoalan itu muncul setelah Arbi menyelesaikan kompetisi musim 2022 dan kembali ke tanah air pada November 2022. 

Foto: Pembalap ajang FIM Junior GP dan Red Bull Rookies Cup asal Purworejo, Fadhilah Arbi Aditama (kanan).- Istimewa

Arbi kembali menjalani aktivitasnya bersekolah di SMAN 1 Purworejo. Kemudian, katanya, orang tua dipanggil ke sekolah dua hari menjelang penerimaan raport pada pertengahan Desember 2022. 

Pihak sekolah menyampaikan jika ada tugas-tugas akademik semester 2 dan 3 yang belum dikumpulkan oleh Arbi. Anggi mengakui jika kesibukan balapan dan tidak adanya dampingan langsung dari orang tua selama di Eropa, membuat Arbi tidak dapat menyelesaikan seluruh tugasnya. 

"Aktivitasnya di Eropa pada pukul 08.00 - 12.00 latihan fisik, lalu pukul 13.00 - 18.00 latihan motor, pukul 18.00 - 21.00 belajar atau kuliah di universitas lokal di Tarragona Spanyol, setelah itu baru mengerjakan tugas dari Indonesia. Kami tidak bisa berkomunikasi setiap hari mengingat perbedaan waktu antara Indonesia dengan Spanyol, ketika di sana jam 21.00, di Purworejo jam 01.00 WIB," terang Anggi.

Ketika dipanggil itu, lanjutnya, pihak sekolah menyampaikan jika Arbi bisa menyelesaikan semua tugasnya sebelum berangkat ke Eropa untuk musim balapan 2023, atau sekitar Februari-Maret. 

Foto: Pembalap ajang FIM Junior GP dan Red Bull Rookies Cup asal Purworejo, Fadhilah Arbi Aditama (kanan).- Istimewa

Anggi mengaku ia dan Arbi meminta maaf kepada pihak sekolah atas keterlambatan tugas itu dan berjanji akan memenuhi kewajibannya sebelum berangkat ke Eropa.

Arbi, katanya, juga diminta membuat surat pernyataan kesanggupan selesaikan tugas. Tapi karena konsentrasi kerjakan tugas, lanjutnya, surat itu baru dibuat saat masuk sekolah 2 Januari 2023, sekaligus Arbi mencicil kumpulkan tugasnya. 

"Lalu 6 Januari saya dan Arbi dipanggil untuk konferensi kasus, dan muncullah tiga pilihan itu. Saya sampaikan soal kesepakatan kumpulkan tugas sebelum berangkat ke Eropa, ternyata kebijakannya berubah," tuturnya.

Anggi berkonsultasi dengan suaminya, Robbi Yudha Kurniawan dan memutuskan tidak akan memilih salah satu dari tiga pilihan itu. 

"Kami berharap Arbi tetap bisa melanjutkan sekolahnya di SMAN 1 Purworejo mengingat saat kelas X juga semuanya berjalan lancar hingga ia naik kelas XI. Arbi sudah membalap saat masuk SMAN 1 dan sudah saya jelaskan kepada guru," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Purworejo Nur Azismenegaskan, pihaknya membantah informasi tentang akan dikeluarkannya Arbi dari sekolah. Pihaknya masih mendiskusikan polemik itu guna menemukan solusi terbaik. 

"Masih proses diskusi, sedang kita bicarakan dan belum ada keputusan, jadi tidak ada kata-kata dikeluarkan," jelasnya.

SMAN 1 Purworejo, lanjutnya, tetap memberikan ruang bagi siswanya untuk mengejar prestasi di luar akademik. Meskipun demikian, katanya, sekolah juga memiliki sistem dan standar, sehingga apapun aktivitas non akademik harus tetap bisa bermanfaat bagi siswa maupun sekolah. 

"Guru tahu betul Arbi punya prestasi di dunia balap dan kami mendukungnya. Tapi, jangan sampai juga kinerja sekolah jadi turun, kami juga punya standar," paparnya.

Dijelaskan, sejumlah siswa SMAN 1 Purworejo juga memiliki kiprah di luar negeri. Mereka mengambil cuti untuk bisa menjalani aktivitas itu. 

"Tahun 2010, anak pergi ke Amerika, mereka memilih untuk cuti, saya kira bisa juga Arbi mengambil langkah itu. Saya berharap Arbi maksimal membawa nama besar SMA 1, Purworejo, dan Jawa Tengah," pungkasnya.

SMAN 1 Purworejo, katanya, masuk dalam jajaran 100 SMA terbaik di Indonesia. Pada tahun 2021, sekolah itu menduduki peringkat 55 dan pada tahun 2022 ada di peringkat 86.

Permasalahan Arbi ini juga menjadi pembahasan di di DPRD Kabupaten Purworejo Komisi 4 yang ikut membantu memediasikan kedua belah pihak dalam polemik tersebut.

Menurut keterangan Dion Agasi ketua DPRD kabupaten Purworejo, mediasi tersebut berjalan lancar dan baik, mendapat kesepakatan atau pemahaman kepada kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak SMA Negeri 1 Purworejo sebenarnya sudah memberikan kelonggaran, tapi harapan kedepan ada pemahaman lebih baik yang harus disepakati satu bahwa Arbi adalah atlet yang levelnya di MOTO GP 3 internasional tidak bisa disamakan siswa lain karena kesibukan Latihan dan lain sebagainya.

"Jadwalnya pun lain dan harus ada dispensasi khusus untuk atlet-atlet di Purworejo. Tidak hanya di SMA Negeri 1 tapi di semua sekolah, untuk pihak sekolah juga harus bisa mendorong para atlet di Purworejo untuk bisa mengembangkan karier atau prestasinya harus ada perlakuan khusus dari pihak sekolah dengan siswa-siswa tersebut." ungkap Dion Agasi. (Esa/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Ini Ketiban Rezeki Tak Terduga 16 Agustus 2026: Kambing Serasa Menang Undian

3 Shio Ini Ketiban Rezeki Tak Terduga 16 Agustus 2026: Kambing Serasa Menang Undian

Ramalan keuangan shio pada 16 Agustus 2026 mengungkap 3 shio dapat rezeki nomplok bak mimpi, lengkap dengan angka hoki keberuntungan finansial spesial ini.
Fakta Mencengangkan Rekonstruksi Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Bandung: Pengemudi Oknum TNI Mabuk, Mobil Melompat Hingga Korban Terseret

Fakta Mencengangkan Rekonstruksi Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Bandung: Pengemudi Oknum TNI Mabuk, Mobil Melompat Hingga Korban Terseret

Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi ulang kasus maut tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara, di Jalan Merdeka,
Bangladesh Sepakat Ambil Undangan FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Timnas Indonesia

Bangladesh Sepakat Ambil Undangan FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Timnas Indonesia

Bangladesh siap menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. Jika disahkan, mereka akan masuk Grup A dan menjadi lawan baru Timnas Indonesia bersama Malaysia dan Singapura.
Zaenal Arief Ungkap Rahasia Persib Bandung Bisa Berprestasi dan Dominasi Liga Indonesia

Zaenal Arief Ungkap Rahasia Persib Bandung Bisa Berprestasi dan Dominasi Liga Indonesia

Legenda Persib Bandung, Zaenal Arief, mengungkap rahasia di balik kesuksesan Maung Bandung meraih tiga gelar liga secara beruntun. Menurutnya, profesionalisme.
Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Jelang UFC 330, Islam Makhachev Remehkan Ian Machado Garry: Bukan Tantangan Terbesar Saya

Jelang UFC 330, Islam Makhachev Remehkan Ian Machado Garry: Bukan Tantangan Terbesar Saya

Islam Makhachev tampil percaya diri menjelang duel melawan Ian Machado Garry di UFC 330. Sang juara bahkan menilai Garry bukan tantangan terbesar dalam karier.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Selengkapnya

Viral