News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria yang Kapak Kepala Tetangga Gara-Gara Wifi Masih Diburu Polisi

Polisi pun masih menyelidiki motif di balik penganiayaan dengan kapak tersebut. Sejauh ini, berdasarkan pernyataan para saksi, keributan itu dipicu masalah jaringan internet. 
Rabu, 13 Oktober 2021 - 10:38 WIB
Tangkapan Layar Video Viral Lelaki di Cikarang Kapak Kepala Tetangga
Sumber :
  • Suryo Daryono

Bekasi, Jawa Barat - Polres Metro Bekasi masih memburu Efendi Marbun, warga Karanganyar Residence, Karangbahagia, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat yang membacok kepala tetangganya sendiri, Lasdo Ampuan, dengan kapak. Perbuatan sadisnya itu dia lakukan karena Efendi menuduh Lasdo memakai wifi-nya tanpa izin.

Saat ini Efendi Marbun (60) belum diketahui keberadaannya dan polisi tengah melacak posisinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari Polsek Cikarang Utara dan Satreskrim Polres Metro Bekasi sedang menyelidiki keberadaan terduga pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Rahmat Sujatmiko. 

Menurut Rahmat, pihaknya juga sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

"Kita masih kumpulkan bukti-bukti yang mengarah pada pelaku. Doakan segera terungkap," lanjutnya. 

Polisi pun masih menyelidiki motif di balik penganiayaan dengan kapak tersebut. Sejauh ini, berdasarkan pernyataan para saksi, keributan itu dipicu masalah jaringan internet. 

Kejadian yang berlangsung pada Senin (11/10) pagi itu juga sempat viral di media sosial karena peristiwanya terekam kamera cctv.

"Sementara motifnya masalah wifi, tetapi kita cari motif yang lain," ujar Rahmat.

Warga Karanganyar Residence yang mengenal Efendi tak menyangka pelaku bisa berbuat senekat itu. Karena selama ini pelaku dikenal sebagai sosok yang baik.

"Efendi ramah, baik, dan suka menyapa warga. Dia sering di sini, ngopi, nongkrong," ungkap Viana yang merupakan tetangganya.

Efendi kerap bercerita pada warga yang dikenalnya mengenai masalah wifi-nya yang dipakai tanpa izin.

"Pernah ngomong soal wifi, dipakai dia (korban) tanpa sepengetahuan. Katanya anaknya (Efendi) mengecek, bisa dilihat (pengguna wifi) pakai aplikasi. Dia enggak senang wifinya dipakai," tambah Viana.

Andi, warga lain menuturkan, Efendi pernah curhat tentang wifinya. Namun Andi menyarankan Efendi untuk tidak main kasar.

"Sempat cerita masalah wifi, 'wifi saya ada yang pakai,' kemudian dia nunjuk rumah korban. Saya bilang,'coba ditanya dulu jangan main kasar,'. Sejak itu dia enggak akur," ujar Andi. Menurutnya, masalah wifi ini sudah berlangsung lebih dari sebulan dan keduanya sempat berdamai. 

Penganiayaan yang dilakukan Efendi kepada tetangganya, Lasdo (38) terjadi pada Senin lalu. Pelaku tiba-tiba datang menggedor rumah korban dan mengayunkan kapaknya secara membabi buta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayunan kapak tersebut sempat mengenai kepala korban, sehingga Lasdo terpaksa mendapat delapan jahitan akibat lukanya.

Sejak peristiwa itu, Efendi kabur. (Suryo/act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral