Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
bukti sitaan kasus pembobolan rekening nasabah BTPN di Polda Metro Jaya
Sumber :
  • ANTARA

Rekening 14 Nasabah BTPN Dibobol, Duit Rp2 Miliar Raib

Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:23 WIB

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembobolan rekening 14 nasabah Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) dengan total nilai kerugian mencapai sekitar Rp2 miliar.

"Ini pengungkapan kasus ilegal akses, korban 14 nasabah bank yang merasa tidak pernah melakukan transaksi tapi isi rekeningnya pindah semua ke rekening tersangka ini," kat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Rabu (13/10)

Dalam pengungkapan kasus tersebut polisi menangkap dua tersangka yakni inisial D dan O. Selain itu polisi juga masih mengejar dua tersangka lainnya yang masih buron.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Yusri mengatakan tersangka D dan O ditangkap di wilayah Sumatera pada pekan lalu. Sehari-harinya kedua tersangka berprofesi sebagai petani dan kuli bangunan.

"Modus pengambilalihan rekening nasabah dengan cara melakukan panggilan kepada korban dengan mengaku staf BTPN. Korban yang terpengaruh kemudian mengikuti petunjuk pelaku dengan mengirimkan login terdaftar dengan mengisi data nasabah dan OTP, setelah pelaku mendapat akun nasabah, pelaku mengambil alih rekening nasabah kemudian dikuras habis," tambahnya.

Dalam penangkapan terhadap kedua tersangka polisi menyita berbagai barang bukti seperti ponsel, kartu ATM, dan senjata api.

Atas perbuatannya kedua tersangka kini harus mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya dan terancam hukuman 12 tahun penjara.

Keduanya dijerat dengan Pasal 30 jo Pasal 46 jo Pasal 32 Jo Pasal 48 Jo Pasal 35 Jo Pasal 52 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian, Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api.

"Kami jerat juga UU Darurat Nomor 15 tahun 1951 ancaman 12 tahun penjara dan UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara," ujar Yusri

Polisi saat ini masih menyelidiki apakah masih ada korban lain dari komplotan ini dan mengimbau kepada nasabah bank yang pernah mengalami kejadian serupa untuk melapor ke pihak berwajib.

Pada kesempatan yang sama Perwakilan Direksi BTPN Argo Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya atas pengungkapan kasus yang sangat meresahkan masyarakat tersebut.

Argo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pihak yang mengaku-ngaku sebagai staf BTPN dan meminta data pribadi nasabah.

"BTPN atau produk Jenius tidak pernah pegawainya minta data pribadi apalagi OTP itu adalah data pribadi nasabah. Jadi sebaiknya terkait informasi rahasia tersebut lebih baik disimpan sendiri dan tidak disebarluaskan. Risiko di-"takeover" oleh pihak tidak bertanggung jawab besar sekali," ujar Argo.

Argo juga mengatakan pihaknya akan meningkatkan sisi keamanan sistem dan berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat. ner/Ant

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG mengingatkan adanya potensi bencana alam akibat tingginya curah hujan pada akhir 2021 dan awal 2022.
Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

untuk mengembangkan pengetahuan dampak positif masyarakat yang menjadi peserta, sehingga dapat mengetahui penting nya pertumbuhan Hutan Mangrove di perairan.
Malu Hamil Diluar Nikah, Remaja Ini Buang Bayi di Sungai

Malu Hamil Diluar Nikah, Remaja Ini Buang Bayi di Sungai

Dari rekonstruksi diketahui tersangka memperagakan adegan sadis menyumpal mulut darah dagingnya dengan plastik bekas pembalut.
Sidang Lanjutan NA Hadirkan Saksi Meringankan

Sidang Lanjutan NA Hadirkan Saksi Meringankan

Tim penasihat hukum NA menghadirkan sejumlah saksi meringankan pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Sulsel.
Menhan Prabowo: Alutista Harus Dirawat dengan Baik

Menhan Prabowo: Alutista Harus Dirawat dengan Baik

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memandang penting perawatan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI dengan sebaik-baiknya.
Polda Metro Jaya Ringkus Delapan Jambret Spesialis Pengguna Sepeda

Polda Metro Jaya Ringkus Delapan Jambret Spesialis Pengguna Sepeda

Polda Metro Jaya meringkus delapan orang diduga spesialis pelaku penjambretan kepada para pesepeda dan masyarakat yang tengah berolahraga di empat lokasi Ibu Kota.
Trending
Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

untuk mengembangkan pengetahuan dampak positif masyarakat yang menjadi peserta, sehingga dapat mengetahui penting nya pertumbuhan Hutan Mangrove di perairan.
Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Nurul Zaskya Kawatu (15), salah seorang siswi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Pasca divaksin, mulut anak pertama dari empat bersaudara itu 'menyong'.
Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Video yang diunggah akun twitter @aftertandakoma, saat dirinya melakukan ‘unboxing’ atau pembukaan paket HP yang telah dibelinya secara online, kini viral di Media Sosial. Apa pasalnya?
Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Pada saat kejadian, pelaku bermodus menuduh korban dan rekannya memukuli teman pelaku. 
Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Aktor Iko Uwais akan berperan sebagai penjahat di film "The Expendables 4", dilansir Deadline, Rabu (27/10)
Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Pelaku ingin merokok dan menyuruh adiknya untuk pergi ke toko tanpa diberikan uang. Sang adik hanya mengiyakan tanpa beranjak.
Ini Cara Pengepul Timbun BBM di Tengah Kelangkaan

Ini Cara Pengepul Timbun BBM di Tengah Kelangkaan

Lemahnya pengawasan dari pihak keamanan maupun dinas terkait, membuat para pengepul di dua kabupaten berani melakukan aksinya.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
03:00 - 03:30
Kabar Utama
03:30 - 04:00
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
Selengkapnya