News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi, Petugas Gagalkan Penyelundupan Burung dari Pelabuhan Bakauheni

Ribuan satwa yang disimpan dalam sembilan kardus besar dan 24 keranjang tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.
Rabu, 30 Juni 2021 - 11:24 WIB
Penyelundupan Ribuan Burung dari Lampung
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung - Tim gabungan kepolisian Seaport Interdiction Bakauheni, KSKP  Bakauheni, dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung lagi-lagi menggagalkan penyelundupan ribuan ekor satwa liar jenis burung tanpa dokumen, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Ribuan ekor satwa liar jenis burung tersebut, diangkut menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 1840 KH dari Kayu Agung, Lampung. Rencananya hewan-hewan itu hendak diselundupkan ke Serang, Banten.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan kendaraan yang membawa ribuan ekor burung itu berawal dari razia gabungan yang digelar oleh petugas terhadap sejumlah kendaraan penumpang dan barang.

Saat mobil Toyota Avanza mendapat giliran diperiksa, petugas gabungan mendapati berbagai jenis burung di dalam mobil. Mulai dari burung manyar, trucukan, emprit kaji, emprit kepala hitam, perkutut, hingga  tekukur.

Setelah dilakukan pengecekan bersama petugas karantina, ternyata ribuan satwa yang disimpan dalam sembilan kardus besar dan 24 keranjang tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. Total jumlah burung yang akan diselundupkan sebanyak 3.320 ekor.

Kepada petugas, pelaku penyelundupan Zainul mengaku memperoleh keuntungan berkisar Rp 4.500 per ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau burungnya banyak untungnya besar. Saya tahu kalau membawa burung dilarang,"jelas Zainul.   Selanjutnya petugas membawa pelaku berikut barang bukti ribuan ekor burung  ke KSKP  Bakauheni untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kejadian penyelundupan burung kerap terjadi di Lampung.  Beberapa waktu lalu, petugas berhasil menghentikan sebuah truk yang juga membawa ribuan ekor burung untuk diselundupkan ke Pulau Jawa. (pujiansyah/imn/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral