News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Penyidik KPK Stepanus Robin Didakwa Terima Suap Rp11,5 Miliar

Bekas penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju didakwa menerima suap total sebesar Rp11,5 miliar terkait pengurusan lima perkara dugaan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi.
Senin, 13 September 2021 - 12:00 WIB
Mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju menjalani sidang dakwaan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/9)
Sumber :
  • ANTARA

Pada Oktober 2020, Maskur mengiformasikan bahwa Ajay kemungkinan menjadi target KPK kepada terpidana kasus korupsi pemberian suap kepada anggota KPU, Saeful Bahri, di lapas Sukamiskin. Saeful Bahri lalu meminta agar Ajay dibantu.

Ajay lalu ditemui dan diyakinkan oleh seorang bernama Yadi bahwa KPK sedang melakukan penyelidikan. Yadi lalu menyebut salah satu penyidik KPK bernama Roni yaitu Stepanus Robin Pattuju bisa membantu Ajay terkait permasalahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajay lalu menemui Robin pada 14 Oktber 2020 dan saat itu Robin meyakinkan Ajay bahwa dirinya benar dari KPK dan bersedia membantu Ajay dengan imbalan Rp1,5 miliar meski akhirnya disepakati di harga Rp500 juta.

Uang diserahkan pada 15 Oktber 2021 oleh ajudan Ajay bernama Evodie Dimas Sugandy yaitu sejumlah Rp387,39 juta. Selanjutnya Robin kembali menerima uang sejumlah Rp20 juta dari Ajay pada 24 Oktober 2020 sehingga totalnya Rp507,39 juta.

Uang tersebut kemudian dibagi dua yaitu Robin mendapat Rp82,39 juta sedangkan Maskur Husain memperoleh Rp425 juta.

Perkara keempat, Robin dan Maskur mendapatkan Rp525 juta dari Usman Effendi, narapidana kasus korupsi hak penggunaan lahan di Tenjojaya yang sedang menjalani hukuman 3 tahun penjara.

Pada 3 Oktober 2020, Robin menghubungi Usman melalui telepon bahwa ia mencari Usman karena ada hal darurat yaitu Usman akan dijadikan tersangka terkait kasus Kalapas Sukamiskin. Usman lalu meminta Robin agar dirinya tidak dijadikan tersangka oleh KPK.

Robin bersedia membantu dengan imbalan Rp1 miliar namun karena Usman keberatan maka nilai kesepakatan menjadi Rp350 juta.

"Terdakwa Stepanus Robin Pattuju menyampaikan 'Bapak bayar Rp350 juta saja untuk tim dan tidak harus sekali bayar lunas. Yang penting masuk dananya hari Senin, karena jika tidak hari Senin dibayar, Bapak akan dijadikan tersangka pada ekspos pada hari Senin jam 16.00'," ungkap Jaksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga mulai 6 Oktober 2020 - 19 April 2021, Usman Effendi mentransfer uang ke rekening BCA milik Riefka Amalia dengan jumlah seluruhnya Rp525 juta. Uang dibagi dua dengan pembagian Robin memperoleh Rp252,5 juta sedangkan Maskur mendapat Rp272,5 juta.

Perkara kelima, Robin dan Maskur mendapatkan uang sejumlah Rp5.197.800.000 dari mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pegawai Ekspedisi Diduga Jadi Korban Penyekapan di Tanjung Priok, Polisi Ungkap Faktanya

Lima Pegawai Ekspedisi Diduga Jadi Korban Penyekapan di Tanjung Priok, Polisi Ungkap Faktanya

Viral di media sosial, lima pegawai sebuah perusahaan ekspedisi diduga menjadi korban penyekapan di wilayah gudang Dunex Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Perahu Muat Sound Horeg untuk Nyadran Tenggelam di Sungai Balongdowo Sidoarjo

Perahu Muat Sound Horeg untuk Nyadran Tenggelam di Sungai Balongdowo Sidoarjo

Salah satu warga, Samai, menyampaikan saat pertama berlayar suara kencang musik sound horeg meramaikan suasana. Namun, setelah melaju 50 meter perahu tersebut oleng dan akhirnya sound horeg tenggelam.
Terima Kunjungan 200 Alumni LPDP, Seskab Teddy Indra Wijaya: Harus Konstruktif dan Solid Kawal Kebijakan Pemerintah

Terima Kunjungan 200 Alumni LPDP, Seskab Teddy Indra Wijaya: Harus Konstruktif dan Solid Kawal Kebijakan Pemerintah

Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan dari 200 alumni penerima beasiswa LPDP yang tergabung dalam organisasi Mata Garuda di kantor Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Sabtu (7/2/2026).
Meski Timnas Futsal Indonesia Jadi Runner Up Piala Asia 2026, Kok Belum Bisa ke Piala Dunia 2028? Ini Alasan yang Jarang Diketahui

Meski Timnas Futsal Indonesia Jadi Runner Up Piala Asia 2026, Kok Belum Bisa ke Piala Dunia 2028? Ini Alasan yang Jarang Diketahui

Timnas Futsal Indonesia jadi runner up Piala Asia 2026, namun belum lolos ke Piala Dunia. Simak alasan utamanya dan peluang Garuda tampil di panggung dunia.
Hampir 90% Publik Percaya Riza Chalid Terlibat Kasus Minyak Pertamina

Hampir 90% Publik Percaya Riza Chalid Terlibat Kasus Minyak Pertamina

Survei Indikator menunjukkan 87,3% masyarakat yakin Riza Chalid terlibat kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina.
Kesaksian Karyawan Ekspedisi yang Viral Diduga Disekap Perusahaannya Sendiri: Lemas dan Tak Diberi Makan

Kesaksian Karyawan Ekspedisi yang Viral Diduga Disekap Perusahaannya Sendiri: Lemas dan Tak Diberi Makan

Viral sebuah video menampilkan lima orang di sebuah gudang di daerah Jakarta Utara. Diketahui, mereka adalah karyawan perusahaan ekspedisi yang diduga disekap.

Trending

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK membekukan izin underwriter UOB Kay Hian Sekuritas selama satu tahun akibat pelanggaran penjatahan pasti IPO Repower Asia Indonesia Tbk.
Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 9 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman membongkar masalah utama Timnas Indonesia di era sebelumnya hingga gagal maksimal di level internasional. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar skuad Garuda?
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Laga lawan Arema FC nanti malam cukup penting bagi Persija Jakarta yang bertekad untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas klasemen Super League
Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Di tengah performa menanjaknya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, nama Megawati Hangestri kembali jadi obrolan hangat di kalangan media Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT