News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Politik dan Ekonomi, Geng di Haiti Culik Misionaris AS dan Kanada

Sebuah organisasi bantuan Kristen AS pada Minggu (17/10) mengatakan sekelompok misionarisnya telah diculik di Haiti.
Senin, 18 Oktober 2021 - 09:39 WIB
Kantor pusat Christian Aid Ministries di Millersburg, Ohio, AS.
Sumber :
  • (ANTARA/Reuters/as

Port-Au-Prince - Sebuah organisasi bantuan Kristen AS pada Minggu (17/10) mengatakan sekelompok misionarisnya telah diculik di Haiti.

Kejadian itu menandakan bahwa geng-geng kejahatan di negara Karibia itu semakin berani di tengah krisis politik dan ekonomi.

Kelompok misionaris itu berada di Haiti untuk mengunjungi panti asuhan ketika bus mereka dibajak pada Sabtu di luar ibu kota Port-au-Prince.

Christian Aid Ministries yang berpusat di Ohio mengatakan tidak memiliki informasi tentang siapa yang berada di balik penculikan itu atau di mana mereka membawa kelompok itu, yang terdiri dari 16 orang Amerika dan satu orang Kanada.

"Kami mencari arahan Tuhan untuk bertindak, dan pihak berwenang mencari cara untuk membantu," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Seorang juru bicara polisi Haiti mengatakan mereka tidak memiliki informasi apa pun tentang insiden tersebut.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah mengetahui laporan tersebut. Kedutaan AS biasanya tidak merilis informasi tentang warga negara karena peraturan privasi.

Pemerintah Kanada mengatakan sedang bekerja dengan otoritas lokal dan kelompok untuk mengumpulkan lebih banyak informasi.

Pakar keamanan percaya sebuah geng bernama 400 Mawozo terlibat dalam penculikan para misionaris itu.

Kelompok tersebut mendominasi daerah Croix-des-Bouquets, sebelah timur Port-au-Prince, dan dekat dengan tempat para misionaris dilaporkan telah diculik.

400 Mawozo diduga terlibat dalam penculikan sekelompok pastor dan suster, termasuk warga negara Prancis, pada April di area yang sama.

Anggota Kongres AS Adam Kinzinger, seorang Republikan Illinois, mengatakan kepada CNN bahwa Amerika Serikat harus menemukan para misionaris itu dan berusaha untuk merundingkan pembebasan mereka tanpa membayar uang tebusan, atau harus menggunakan militer atau polisi untuk menjamin kebebasan mereka.

"Kita perlu melacak di mana mereka berada dan melihat apakah negosiasi tanpa membayar uang tebusan dimungkinkan. Atau melakukan apa pun yang perlu kita lakukan, dengan kekuatan militer atau polisi," kata Kinzinger yang duduk di Komite Urusan Luar Negeri DPR.

Penculikan telah meningkat selama berbulan-bulan di Haiti karena ekonomi negara miskin itu memburuk, meskipun penculikan orang asing relatif jarang.

Korban umumnya berasal dari kelas menengah Haiti, seperti guru, pendeta, pegawai negeri, pemilik usaha kecil, yang tidak mampu membayar pengawal tetapi dapat dimintai uang tebusan.

Migran Haiti pada September memadati perbatasan AS-Meksiko dengan harapan menemukan peluang ekonomi, namun 7.000 orang di antaranya dideportasi oleh pihak berwenang AS. (ant/rif)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yusril Tegaskan Bukan Penulis Buku Islam ala Prabowo: Cuma Narasumber

Yusril Tegaskan Bukan Penulis Buku Islam ala Prabowo: Cuma Narasumber

Yusril menjelaskan keterlibatannya dalam buku tersebut hanya sebagai narasumber. Ia mengaku pernah diwawancarai tim penyusun
Nasib Keuangan Shio Anjing 9 September 2026: Ada Hoki Melimpah, tapi Waspadai Pengeluaran Mendadak

Nasib Keuangan Shio Anjing 9 September 2026: Ada Hoki Melimpah, tapi Waspadai Pengeluaran Mendadak

Karakter Shio Anjing yang dikenal sangat jujur, setia, dan penuh pertimbangan akan menghadapi tantangan nyata dalam mengelola keuangan pada 9 September 2026.
Juventus Ketiban Sial Tanpa Ampun usai Gagal Kalahkan AC Milan, Manuel Locatelli Terancam Absen Panjang

Juventus Ketiban Sial Tanpa Ampun usai Gagal Kalahkan AC Milan, Manuel Locatelli Terancam Absen Panjang

Juventus tampaknya harus kehilangan satu pemain kunci mereka untuk jangka waktu panjang. Setelah Kenan Yildiz dan Khephren Thuram, Manuel Locatelli kini terancam dioperasi.
Tampang Sejoli ABG yang Kubur Bayi di Bandungan Semarang Diduga Beredar di Media Sosial, Identitasnya Terungkap

Tampang Sejoli ABG yang Kubur Bayi di Bandungan Semarang Diduga Beredar di Media Sosial, Identitasnya Terungkap

Tampang dan akun media sosial diduga milik sejoli ABG yang mengubur bayi sendiri di Pekalongan viral di media sosial setelah menangkapan dilakukan pihak polisi.
Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta dan Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan. 
Diejek Setelah Kualifikasi Piala Asia U-20, Para Pemain Timnas Indonesia Kompak Serbu Instagram Pundit Australia

Diejek Setelah Kualifikasi Piala Asia U-20, Para Pemain Timnas Indonesia Kompak Serbu Instagram Pundit Australia

Para pemain Timnas Indonesia berkomentar di Instagram konten kreator Australia yang belum lama ini remehkan Garuda Muda selepas Kualifikasi Piala Asia U-20.

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Selengkapnya

Viral