News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gemoy! Balita Telepon Polisi, Dikira Darurat Ternyata Mau Ini

Polisi tersebut benar-benar datang ke rumah si bocah. Anak itu lalu memperlihatkan sejumlah mainan yang ada di rumahnya.
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:10 WIB
Opsir Kurt dan Anak yang Memanggil Nomor Darurat untuk Tunjukkan Mainannya
Sumber :
  • Instagram @newzealandpolice

New Zealand - Kejadian yang gemoy banget terjadi belum lama ini. Anak bawah lima tahun (balita) di New Zealand menelepon nomor darurat 111. Ternyata balita berusia empat tahun itu hanya ingin menunjukkan mainannya ke polisi.

"Meskipun polisi tidak mendorong anak-anak untuk menelepon nomor darurat, tetapi ini terlalu gemoy untuk tidak dibagikan," sebut keterangan di unggahan @newzealand police.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut adalah percakapan operator dengan anak itu:

Operator: "Halo ini polisi, Anda membutuhkan pertolongan?"

Balita: "Hai, Ibu Polwan?"

Operator: "Iya betul, apa yang terjadi?"

Balita: "Umm, boleh aku memberitahumu sesuatu?"

Operator: "Tentu saja."

Balita: "Aku punya beberapa mainan untukmu." 

Operator (dengan nada trenyuh): "Kamu punya beberapa mainan untukku?"

Balita: "Yup. Datang dan lihat sendiri ke rumahku."

Operator: "Kamu di mana?"

Balita: (Menyebutkan lokasi tetapi tidak jelas).

Lantas telepon diambil alih oleh ayah balita tersebut.

Ayah: "Halo?"

Operator: "Hai, kami terima telepon ke 111. Saya duga itu kesalahan, anak kecil yang menelepon."

Ayah: "Iya, dia sedang menolong ibunya yang sedang sakit."

Operator: "Aww, terberkatilah dia. Jadi dipastikan tidak ada hal darurat, ya?"

Ayah: "Tidak, tidak ada. Saya sedang mengurus anak saya yang lain. Maaf."

Operator: "Tidak masalah sama sekali, dia hanya ngomongin mainannya. Semoga hari kalian menyenangkan."

Ternyata operator tadi menyiapkan sebuah kejutan.

Operator: "Pusat memanggil untuk unit mana saja yang sedang lowong untuk mendatangi ke (sensor). Ada anak empat tahun di sana yang ingin menunjukkan mainannya ke polisi, ganti."

Opsir Kurt: "Aku bebas. Aku akan datang ke rumahnya, ganti."

Operator: "Roger, terima kasih."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi tersebut benar-benar datang ke rumah si bocah. Anak itu lalu memperlihatkan sejumlah mainan yang ada di rumahnya. Dan polisi itu bilang ke pusat komando, "Dia (anak) betul-betul punya mainan keren." 

Anak beruntung itu juga mendapat kesempatan lihat mobil patroli polisi dan Opsir Kurt menyalakan lampu sirene untuknya juga. Dia juga mengedukasi anak tersebut dan orang tuanya agar hanya menghubungi nomor 111 dalam keadaan darurat. (act)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.
Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil memberikan menutup perjuangan Indonesia dengan kemenangan atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Dengan melakukan pembayaran PDAM melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%.
Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Skandal demi skandal yang melibatkan legenda Manchester United, Ryan Giggs kembali mencuat ke permukaan setelah ia terseret kasus dugaan kekerasan terhadap eks
KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT