News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Krematorium Penuh

Seorang pendeta Hindu di India utara mengatakan jumlah jenazah yang dibawa ke krematorium di tepi Sungai Gangga meningkat dua kali lipat dalam sepekan terakhir karena gelombang panas yang terjadi di beberapa bagian negara itu.
Jumat, 23 Juni 2023 - 06:48 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pendeta Hindu di India utara mengatakan jumlah jenazah yang dibawa ke krematorium di tepi Sungai Gangga meningkat dua kali lipat dalam sepekan terakhir karena gelombang panas yang terjadi di beberapa bagian negara itu.

"Situasi di sini berubah dalam empat hingga lima hari terakhir. Mencapai 25 hingga 30 jenazah dan orang-orang di sini siang dan malam kepanasan," kata pendeta Rajesh Pandey, yang melakukan upacara terakhir di krematorium, seperti dilansir Reuters, Jumat (23/6/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala pengawas medis untuk Ballia, S.K. Yadav, mengkonfirmasi lonjakan rawat inap di rumah sakit distrik utama dan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kematian.

"Pasien yang datang ke sini sudah memiliki beberapa kondisi komorbiditas dan berada dalam stadium akhir," kata Yadav, tanpa menyebutkan jumlah kematian.

Surat kabar Indian Express melaporkan bahwa rumah sakit tersebut telah mencatat setidaknya 80 kematian sejak 15 Juni karena suhu melonjak hingga hampir 45 derajat Celcius di wilayah tersebut, sebelum awan mereda pada hari Rabu.

Kematian di Ballia telah memicu perselisihan karena pemerintah negara bagian asalnya, Uttar Pradesh, menggantikan pejabat kesehatan distrik yang mengatakan bahwa kematian itu disebabkan oleh panas.

Pada hari Rabu, pasien yang putus asa terbaring di depan kipas pendingin di bangsal rumah sakit yang penuh sesak.

Brijesh Yadav, 28, mengatakan dia membawa kakeknya yang berusia 85 tahun ke rumah sakit pada hari Selasa setelah dia mengeluh kesulitan bernapas.

"Dokter mengatakan ini terjadi karena panas," katanya.

Menteri Kepala Negara Yogi Adityanath telah mengarahkan para pejabat untuk menghindari pemadaman listrik yang tidak perlu dan membeli listrik tambahan jika diperlukan.

Di negara bagian Bihar yang bertetangga, setidaknya 50 orang tewas karena penyakit terkait panas, lapor penyiar NDTV. Pejabat pemerintah Bihar tidak menanggapi panggilan telepon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

India memiliki rata-rata lima hingga enam peristiwa gelombang panas setiap tahun di bagian utara antara Maret dan Juni dan terkadang hingga Juli, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Sebuah studi oleh para peneliti Universitas Cambridge menemukan bahwa gelombang panas yang mematikan, yang dipicu oleh perubahan iklim, pada tahun 2022 membuat hampir 90 persen orang India lebih rentan terhadap masalah kesehatan masyarakat, kekurangan pangan, dan peningkatan risiko kematian. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir di Grobogan rendam rel KA jalur Utara, 8 perjalanan terganggu dan harus bergantian melintas sejak dini hari.
John Herdman Tuai Pujian Lagi, Kini Turuti Ajakan Foto Bocah Penggemar Timnas Indonesia Meski Lagi Berolahraga

John Herdman Tuai Pujian Lagi, Kini Turuti Ajakan Foto Bocah Penggemar Timnas Indonesia Meski Lagi Berolahraga

Aksi ramah John Herdman kembali mendapat pujian dari suporter Timnas Indonesia. Kali ini dia turuti ajakan foto seorang bocah meski tengah berolahraga lari.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (3/4). 
Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral